Wednesday , 29 March 2017
Home » Info Kesehatan » Tanda-Tanda Persalinan yang Wajib Anda Ketahui

Tanda-Tanda Persalinan yang Wajib Anda Ketahui

Tanda-Tanda Persalinan yang Wajib Anda Ketahui

Tanda-Tanda Persalinan yang Wajib Anda Ketahui

Tanda-Tanda Persalinan yang Wajib Anda Ketahui

Tanda-Tanda Persalinan yang Wajib Anda Ketahui – Jika anda sudah memasuki trimester ketiga, artinya anda masuk pada akhir kehamilan. Mungkin anda hanya tinggal menunggu waktu selama beberapa jam atau beberapa hari kemudian untuk menuju sebuah proses yang mendebarkan yaitu melahirkan atau persalinan. Akan tetapi, apapun yang terjadi anda harus siap menjalani semua prosesnya dengan keikhlasan. Sebelum hal tersebut terjadi, ada baiknya jika kita mengetahui tentang proses melahirkan, dimulai dengan tanda-tanda seperti apa dan bagaimana, sehingga kita yakin jika kita merasakan tanda-tanda tersebut, seluruh tenaga, mental, serta pikiran akan kita optimalkan untuk menghadapi proses melahirkan.

Rara-rata wanita melahirkan dimulai antara minggu ke- 39 hingga minggu ke- 41 usia kehamilan. Akan tetapi karena lama kehamilan setiap orang berbeda, maka tidak sedikit bayi yang dilahirkan pada salah satu minggu tersebut tanpa menunjukkan adanya tanda-tanda prematur atau lahir kurang bulan. Pada minggu-minggu akhir kehamilan, tubuh anda memproduksi hormone progesteron yang berfungsi untuk melunakkan jaringan di sekitar serviks (leher rahim menghubungkan uterus dan vagina) dan pelvik (panggul) untuk persiapan proses melahirkan. Proses persalinan akan di mulai saat kontraksi rahim mulai meregangkan jaringan di sekirar serviks.

Tanda-tanda persalinan akan di awali dengan gejala:

1. Terasa nyeri di selangkangan
Anda akan mulai merasakan nyeri di bagian selangkangan sebab adanya tekanan sebagai akibat posisi kepala janin telah turun ke daerah tulang panggul. Dikarenakan janin mulai menekan kandung kemih, ibu hamil akan menjadi sering buang air kecil. Anda pun akan merasakan sakit pada perut, mules, buang angin, dan sering buang air besar.

2. Sakit panggul dan tulang belakang.

Anda akan merasakan sakit yang cukup kuat pada panggul dan bagian tulang belakang. Rasa sakit ini muncul akibat pergeseran dan pergerakan janin yang mulai menekan arah tulang belakang.

3. Keluarnya Lendir yang Bercampur Darah

Selama hamil, janin anda tersumbat dalam rahim oleh mucus yaitu gumpalan lendir yang lengket pada leher rahim. Saat persalinan dimulai serta cervix mulai membuka, gumpalan mucus tadi terenggang. Dan pada saat bersamaan, membran yang mengelilingi bayi anda serta cairan amniotik akan terpisah dari dinding rahim. Penampakan dari darah serta mucus yang keluar terlihat seperti cairan lengket berwarna merah muda, ini ialah tanda anda segera akan menjalani proses persalinan.

4. Kontraksi

Kontraksi adalah hal yang pasti akan terjadi ketika anda mulai memasuki proses persalinan. Mulanya, kontraksi akan terasa seperti nyeri pada punggung bagian bawah, yang kemudian berangsur untuk bergeser ke bagian bawah perut. Beberapa menggambarkan kontraksi ini mirip dengan mulas saat haid. Saat mules bergerak kebagian perut, tangan anda dapat merasakan bagian perut tersebut mengeras. Kejangnya mirip dengan kontraksi palsu, namur terasa lebih teratur dan semakin seiring dengan adanya kemajuan proses persalinan. Rahim tersusun oleh otot-otot longitudinal involuntary, yaitu otot-otot yang tidak dapat dikontrol. Selama proses persalinan, otot-otot tersebut akan semakin menebal serta memendek seiring dengan setiap kontraksi, dan ketika itu pun otot-otot itu mulai menipis atau dengan kata lain menghapus cervix. Proses ini berlanjut sampai pembukaan cervix menjadi lengkap, ukuran lebarnya antara 8 sampai10 cm.

Tahap awal pembukaan dari 1 hingga 4 cm berlangsung paling lama. Kontraksi perlahan serta muncul setiap 15 sampai 20 menit, kemudian berangsur menguat serta semakin sering sehingga menjadi tiap 3 sampai 5 menit, ini akan membuat anda merasa tidak nyaman. Bila air ketuban belum pecah, lebih baik dating langsung ke rumah sakit atau praktik bidan begitu kontraksi terasa setiap 10 menit. Begitu pembukaan servix mencapai 4 sampai 5 cm, kontraksi akan terasa semakin cepat dan kuat hingga seperti muncul bergelombang. Untuk mengatasi hal ini ambillah nafas pendek-pendek namun cepat.

5. Pecahnya Air Ketuban

Pada sebagian kasus, selaput ketuban masih utuh sampai akhir tahap pertama persalinan. Lalu, desakan kontraksi serta tekanan kepala bayi pada mulut serviks menyebabkan pecahnya selaput ketuban.Saat air ketuban mulai merembes, anda akan merasakan semburan air atau mungkin hanya rembesan, akan tetapi persitiwa sebenarnya pecahnya air ketuban tidak akan terasa, karena selaput tidak memiliki syaraf. Tugasnya ialah menampung dua liter air ketuban, yang saat keluar juga sekaligus membersihkan jalur persalinan. Seiring dengan pecahnya selaput ketuban, proses melahirkan akan berlangsung lebih cepat. Kepala bayi akan berusaha keras menekan lebih kuat ke arah serviks agar semakin terbuka dan akan merangsang pelepasan hormon prostaglandin untuk memicu kontraksi anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates