Friday , 24 March 2017
Home » Info Kesehatan » Terapi untuk Mengatasi Post Traumatic Stress Disorder

Terapi untuk Mengatasi Post Traumatic Stress Disorder

Terapi untuk Mengatasi Post Traumatic Stress Disorder

Terapi untuk Mengatasi Post Traumatic Stress Disorder

Terapi untuk Mengatasi Post Traumatic Stress Disorder

Terapi untuk Mengatasi Post Traumatic Stress Disorder – Suatu peristiwa traumatis dapat berdampak pada munculnya beberapa gejala PTSD (Post Traumatic Stress Disorder). PTSD adalah salah satu jenis gangguan kecemasan yang muncul setelah seorang mengalami kejadian atau peristiwa traumatis. Tingkat kejadian PTSD lebih banyak dari yang kita duga dan kondisi ini tak memandang usia, jenis kelamin, maupun etnis seseorang. Gejalanya dapat berpengaruh besar pada banyak aspek kehidupan seseorang. Untungnya, sekarang ini sudah ada beberapa terapi yang bisa dilakukan untuk mengatasi gejala PTSD.
Gejala PTSD dapat sulit untuk diatasi sehingga banyak orang yang mengalaminya justru melakukan koping ( respon atau pertahanan diri ) yang tidak sehat, seperti penyalahgunaan obat atau alkohol, atau sengaja menyakiti diri sendiri. Respon terhadap suatu peristiwa traumatis berbeda antara satu orang dengan orang lainnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengembangkan sejumlah strategi koping yang sehat untuk mengelola gejala yang ditimbulkan PTSD. Berikut adalah beberapa terapi yang bisa membantu mengatasi gejala PTSD, diantaranya:

1. Cognitive-Behavioral Therapy (Terapi Kognitif-Perilaku)
Cognitive-Behavioral Therapy (CBT) untuk PTSD berfokus pada bagaimana mengubah cara pandang seorang dalam menilai dan menanggapi situasi, perasaan, pikiran, serta perilaku tidak sehat yang berasal dari pikiran dan perasaannya.

2. Exposure Therapy
Exposure Therapy merupakan terapi perilaku untuk PTSD yang tujuannya untuk mengurangi rasa takut, kecemasan, dan perilaku menghindar dengan melakukan konfrontasi atau memaparkan pikiran dan perasaan pada situasi yang ditakutinya.

3. Acceptance and Commitment Therapy (Terapi Penerimaan dan Komitmen)
Terapi Penerimaan dan Komitmen adalah terapi perilaku yang didasarkan pada gagasan bahwa penderitaan kita tidak berasal dari pengalaman rasa sakit emosional, tetapi karena usaha kita yang mencoba menghindari rasa sakit tersebut. Terapi ini bertujuan membantu pasien agar lebih terbuka dan mau menerima pengalaman batin mereka sambil memfokuskan perhatian agar tidak berusaha melarikan diri atau menghindari rasa sakit (karena mustahil dilakukan) tapi sebaliknya, memfokuskan diri pada hidup yang bermakna.

4. Psychodynamic Psychotherapy
Terapi ini berfokus pada berbagai faktor yang mempengaruhi atau menyebabkan gejala pada seseorang, seperti pengalaman anak usia dini, hubungan saat ini, dan hal yang dilakukan untuk melindungi diri dari pikiran dan perasaan yang menjengkelkan. Tidak seperti CBT (Cognitive-Behavioral Therapy), psikoterapi psikodinamik lebih menekankan peran pikiran bawah sadar dalam perilaku kita. Jika mengalami gejala PTSD, sangat penting untuk segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Banyak orang yang berhasil sembuh dari PTSD setelah melalui pengobatan. Gejala PTSD yang diabaikan dapat bertambah buruk dari waktu ke waktu dan bisa berkontribusi pada perkembangan gangguan psikologis lain, seperti depresi berat, penyalahgunaan alkohol atau obat, maupun gangguan makan ata gangguan kecemasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates