Friday , 26 May 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Penyebab Mual Pada Saat Hamil Muda

Penyebab Mual Pada Saat Hamil Muda

Penyebab Mual Pada Saat Hamil Muda

Penyebab Mual Pada Saat Hamil Muda

Penyebab Mual Pada Saat Hamil Muda

Penyebab Mual Pada Saat Hamil Muda – Ketika hamil muda hingga kehamilan berumur tiga bulan, ibu hamil masih mengalami kerawanan dalam kehamilannya. Janin masih sangat rentan untuk mengalami keguguran, oleh karena itu, ketika hamil muda ibu hamil perlu menjaga kehamilannya. Bukan hanya janin yang rentan untuk gugur, ibu hamil pun mudah mengalami gejala mual dan muntah. Ibu hamil memiliki indera penciuman yang lebih peka, rasa mual mudah timbul apabila ibu hamil mencium sesuatu yang menusuk indra penciumannya.

Banyak hal yang dapat membuat ibu hamil mengalami mual. Bila ingin mengatasi mual, sebaiknya anda mengetahui penyebab apa saja yang dapat menyebabkan ibu hamil mual. Setelah itu ibu hamil akan tahu bagaimana cara mengatasi mual yang ia rasakan. Penyebab mual pada ibu hamil ialah sebagai berikut :

1. Menderita Asam Lambung atau Maag
Ibu hamil yang waktu mudanya mempunyai riwayat asam lambung tinggi atau maag, ia akan rentan untuk terkena mual serta muntah saat hamil. Apalagi bila ibu hamil sering membiarkan perutnya kosong dalam jangka waktu yang lama maka ia akan rentan terkena mual , hal ini disebabkan oleh asam lambung yang naik.

2. Hormon yang Meningkat
Penyebab asam lambung bisa naik serta kambuh sewaktu-waktu dikarenakan hormon yang ada di dalam tubuh meningkat. Peningkatan hormon itu adalah hormon estrogen. Hormon ini sangat berpengaruh pada kondisi asam lambung seseorang. Ketika asam lambung meningkat maka akan timbul rasa mual. Hormon estrogen banyak dikeluarkan ketika pagi hari, oleh karena itu banyak ibu hamil yang merasakan mual ketika pagi hari. Ibu hamil yang tidak memiliki penyakit maag, biasanya tidak akan memiliki keluhan mual dan muntah pada pagi hari.

3. Hormon HCG
HCG ialah hormon yang dapat dipakai untuk mendeteksi kehamilan seseorang. Berikut ini merupakan hal-hal yang berhubungan dengan hormon HCG :
• Ketika tes urin, testpack akan mengidentifikasi adanya hormon HCG di dalam tubuh.
• Apabila hormon HCG di dalam tubuh telah terbentuk, maka hasilnya akan menjadi positif. Bila tidak, hasilnya tentu akan negatif.
• HCG merupakan hormon yang dihasilkan oleh plasenta / ari-ari bayi.
• Sebelum janin terbentuk, plasenta terbentuk terlebih dahulu. Hormon yang dihasilkan oleh plasenta ini dapat menimbulkan perubahan di dalam rahim ibu. Perubahan itu yang bisa mengindikasikan kehamilan, yang menyebabkan ibu hamil muda menjadi mual.

4. Metabolisme Tubuh Berubah
Dalam tubuh seseorang, terjadi metabolisme. Metabolisme di dalam tubuh ini dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Begitu juga ketika hamil muda, metabolisme di dalam tubuh akan berubah. Metabolisme akan menjadi lebih lambat dibandingkan sebelum hamil. Hal itu yang bisa menyebabkan seseorang merasakan mual dan muntah.

5. Sistem Pencernaan Terdesak
Ada beberapa ibu hami yang mual ketika kehamilan muda, namun ada juga yang merasakan mual saat kehamilan justru sudah membesar. Ketika hamil besar serta baru merasakan mual, penyebabnya ialah perkembangan janin yang mendesak organ pencernaan serta saluran pencernaaan. Saluran cerna serta organ pencernaan semakin terdesak sebab memberikan ruang kepada janin untuk tumbuh serta berkembang.

6. Psikologis
Faktor lain yang mempengaruhi rasa mual pada ibu hamil adalah psikologis. Perasaan tertekan serta belum siap memiliki buah hati menjadi pemicu utama ibu hamil dalam merasakan mual.

Walaupun mual dianggap hal yang wajar bagi ibu hamil, akan tetapi ada indikasi bahaya pada beberapa kasus mual yang terjadi pada ibu hamil. Indikasi itu harus diketahui oleh ibu hamil agar ibu hamil segera mendapatkan penanganan medis yang sesuai serta cepat. Berikut adalah indikasi bahaya mual pada ibu hamil yang perlu segera mendapatkan penanganan :

1. Ketika makan dan minum ibu hamil selalu merasa muntah dan mual.

2. Jarang berkemih serta jumlah urin yang sedikit.

3. Badan terus lemas serta letih. Tidak bisa beranjak dari tempat tidur.

Ketiga indikasi di atas menjurus ke indikasi bahwa ibu hamil tersebut mengalami penyakit hiperemesis gravidarum. Penyakit itu ialah penyakit mual serta muntah yang berlebihan. Perawatan secara intensif di rumah sakit sangat diperlukan guna mengembalikan kondisi ibu hamil seperti semula. Jika tidak mendapatkan penanganan dengan cepat, itu akan membahayakan nyawa ibu hamil tersebut. Hal itu dapat membahayakan nyawa sebab ibu hamil bisa kekurangan cairan serta tenaga untuk bertahan hidup.

About seli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates