Monday , 24 July 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Seputar Karies Gigi dan Pencegahannya

Seputar Karies Gigi dan Pencegahannya

Seputar Karies Gigi dan Pencegahannya

Seputar Karies Gigi dan Pencegahannya

Seputar Karies Gigi dan Pencegahannya

Seputar Karies Gigi dan Pencegahannya – Pada saat seseorang sedang mengalami sakit gigi, dapat menyebabkan terganggunya kenyamanan dan mengganggu aktivitas. Ketika sakit gigi akan sulit atau bahkan tidak bisa digunakan untuk makan. Lebih menyiksa lagi, jika gigi sudah rusak parah. Dapat menjadi sumber infeksi di dalam jaringan mulut. Jika kerusakan ini terjadi pada anak-anak, dengan demikian akan merusak benih gigi tetapnya kelak nanti. Oleh karena itu merawat gigi harus dilakukan supaya terhindar dari sakit gigi atau bahkan kerusakan gigi secara permanen.Terdapat ebebrapa penyebab kerusakan yang terjadi pada gigi. Penyebab yang terjadi pada kerusakan gigi, pada umumnya disebut dengn karies atau karang gigi. Proses kerusakan gigi atau karies (karang gigi) dimulai pada permukaan gigi, yang terjadi jika setelah gigi tumbuh dalam rongga mulut. Karies (karang gigi) secara perlahan dapat menggerogoti gigi, akan membuat lubang kemudian meluas ke lapisan gigi yang lebih dalam.

Penyebab terjadinya karies (karang gigi) terdiri dari 3 komponen. Dimana gigi sebagai tuan rumah, kuman yang ada di dalam mulut serta makanan yang dikunyah (terutama makanan mengandung gula). Seperti yang dapat diketahui, gigi ditutupi oleh suatu lapisan tipis yang berasal dari air ludah. Lapisan ini disebut dengan plak. Pada plak ini dapat melekat kuman dan sisa-sisa makanan. Sisa makanan tadi oleh kuman dapat diubah menjadi asam, kemudian menyebabkan proses kerusakan gigi atau karies (karang gigi) dalam waktu lama.

Terdapat dua tipe karies pada gigi atau karang gigi yang biasanya sering dijumpai pada anak – anak diantaranya sebagai berikut:

1. Tipe Nursing Bottle Caries
Tipe karies atau karang gigi ini biasanya terjadi pada anak berusia 12-36 bulan, sebab anak seusia itu, mempunyai kebiasaan menghisap dot botol yang berisi minuman manis, terutama pada saat ia berbaring sampai tertidur. Pada saat menghisap botol, mulut anak sangat aktif, dengan demikian aliran ludah cukup banyak keluar. Juga akan terjadi gerakan aktif lidah otot bibir serta pipi yang dapat merangsang air ludah. Sehingga, daya pembersih di dalam mulut cukup tersedia. Akan tetapi pada saat anak tertidur, aliran ludah akan berkurang. Sebab minuman manis dapat tertinggal di permukaan gigi.
Kuman dapat membentuk asam pada sisa minuman, lalu berkembang menjadi karies (karang gigi) serta merusak gigi.

2. Tipe Rampant Karies
Karies atau karang gigi dapat muncul secara tiba-tiba, dapat menyebar dan berkembang dengan cepat untuk melubangi gigi sampai ruang saraf terbuka.Tips untuk Mencegah terjadinya Karies atau Karang Gigi, diantaranya sebagai berikut:

1. Usahakanlah anak anda mendapatkan cukup asupan makanan yang bergizi.

2. Lakukan tindakan untuk pembersihan gigi anak dengan sedini mungkin, paling sedikit dua kali dalam satu hari. Yakni apabila pagi setelah makan, dan waktu malam menjelang tidur dengan demikian tidak akan terjadi penimbunan plak sebagai penyebab karies atau karang gigi.

3. Hindari membiasakan anak untuk minum minuman yang manis jika menjelang tidur.

4. Tingkatkan daya tahan gigi pada anak dengan menggunakan fluor seperti yang terdapat dalam pasta gigi.

5. Periksalah anak Anda ke dokter gigi supaya mendapatkan perawatan sedini mungkin terhadap karies atau karang gigi.

6. Lakukan kontrol secara teratur ke dokter gigi setiap tiga hingga enam bulan satu kali agar karang gigi atau karies gigi bisa dikontrol oleh dokter gigi.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates