Thursday , 27 July 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Bisnis Lobster Air Tawar di Bak

Bisnis Lobster Air Tawar di Bak

Bisnis Lobster Air Tawar di Bak

Bisnis Lobster Air Tawar di Bak

Bisnis Lobster Air Tawar di Bak

Bisnis Lobster Air Tawar di Bak – Lobster adalah salah satu olahan hasil laut yang memiliki citarasa tinggi. Meskipun untuk satu porsi dari menu masakan lobster bisa dihargai hingga ratusan ribu rupiah, akan tetapi hal itu tidak akan menurunkan minat dari para konsumen untuk biisa membeli dan menikmati sajian yang tergolong sangat mewah tersebut. Namun, pada kenyataannya pasokan dari lobster ternyata masih dirasa kurang bila dibandingkan dengan tingkat permintaan pasar yang semakin banyak dari berbagai restoran seafood.

Oleh sebab itu, budidaya dari lobster bisa dijadikan sebagai salah satu peluang bisnis perikanan dan kelautan yang bisa menjanjikan keuntungan besar bagi Anda yang ingin terjun ke dalam dunia bisnis. Sekarang ini budidaya lobster bisa dilakukan di sekitaran rumah seperti di kolam, bak dan juga aquarium dengan menggunakan air tawar. Dan yang lebih menguntungkan lagi adalah saat ini usaha dari budidaya lobster air tawar tersebut tidak harus menggunakan lahan yang luas.

Konsumen
Lobster air tawar selain bisa dipasarkan sebagai udang konsumsi juga bisa dijadikan sebagai hiasan aquarium yang unik. Hidangan atau juga menu kuliner lobster ini mempunyai banyak penggemar karena dagingnya yang begitu banyak, kenyal serta lezat menjadi keistimewaan tersendiri di lidah konsumen.

Selain itu lobster mempunyai kandungan kolesterol yang rendah sehingga cocok untuk dikonsumsi oleh semua orang yang menggemari kuliner seafood. Lobster juga bisa dibilang masih sangat langka, padahal kalau dilihat peminatnya semakin hari sudah semakin meningkat. Karena alasan itulah, tidak heran bila lobster banyak dibudidayakan oleh masyarakat, khususnya di Indonesia. Pelanggan utama dari lobster ini adalah restoran-restoran besar yang di dalam menunya menyajikan menu kuliner seafood kemudian hotel berbintang dan lain sebagainya.

Memulai Bisnis
Budidaya lobster air tawar sangatlah amat mudah, ini dapat dilihat dari badannya yang begitu kokoh, tahan terhadap penyakit serta dapat bertahan dalam segala cuaca. Meskipun demikian, jika Anda memutuskan untuk mencoba membudidayakan lobster tentu saja tetap membutuhkan perhitungan yang cukup matang supaya mendatangkan keuntungan yang besar. Karena, peluang dari bisnis usaha budidaya ini cukup luas dan menjanjikan.
Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memulai bisnis budidaya lobster air tawar di bak supaya para pemula bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

1. Pilihlah lokasi dari bisnis usaha lobster dalam hal ini adalah lokasi untuk pemijahan yang memiliki sumber air cukup dengan pH 6,5 sampai 8,5, oksigen terlarut minimal 3 ppm, suhu 24 sampai 32 derajat celcius dan juga tidak tercemar.

2. Siapkan kolam atau bak untuk lobster induk, pemijahan serta untuk penetasan telur.

3. Siapkanlah peralatan yang memang dibutuhkan, misalnya saja seperti water heater atau juga lampu pemanas, pompa air, thermometer serta pH kit.

4. Lakukan kegiatan seleksi induk yang sudah matang gonad atau pematangan kelamin. Perbandinganlah seks rasio antara induk lobster jantan dengan betina yaitu 1 : 3.

Keuntungan Bisnis
Budidaya lobster air tawar adalah salah satu jenis bisnis yang dapat ditekuni. Harga jualnya yang bisa dibilang cukup tinggi sekitar 100 – 200 ribu rupiah untuk satu kilogramnya membuat budidaya lobster air tawar menjanjikan keuntungan yang besar bagi pelaku usahanya bila dilakukan dengan tekun dan teknik yang benar.
Beberapa keunggulan dari lobster air tawar tersebut diantaranya yaitu :

1. Lobster air tawar dapat dibudidayakan lebih mudah jika dibandingkan dengan lobster laut.

2. Pertumbuhan dari lobster air tawar relatif lebih cepat.

3. Kandungan dari lemak atau kolesterol dalam lobster air tawar sangat rendah yaitu kurang dari 2%. Selain itu, di dalam lobster air tawar juga mengandung selenium yaitu antioksidan yang berfungsi dalam mencegah penyakit jantung koroner. Lobster dari air tawar ini menjadi sumber yodium, asam lemak omega 3, zink, kalsium, magnesium dan juga fosfor.

4. Tekstur daging dari lobster ait tawar ini halus dan kenayal serta cita rasanya yang lezat sangat menggugah selera sehingga menjadikan lobster ini mempunyai banyak penggemar.

Hambatan Bisnis
Ada beberapa kendala yang sering terjadi di dalam budidaya lobster ini dan ini perlu Anda ketahui.

1. Harga jual dari lobster tidak stabil, apalagi bila produksi berlebih.

2. Ketersediaan dari induk yang berkualitas baik masih sangat terbatas dan juga harganya cukup mahal.

3. Hasil dari produksi lobster tidak dapat dipasarkan di pasar lokal secara langsung apalagi dalam jumlah yang besar karena harganya yang memang relatif tinggi. Biasanya hasil dari produksi di pasarkan di tempat-tempat yang memang benar-benar membutuhkan seperti di restoran seafood, di hotel dan tempat lain yang menyajikan menu kuliner lobster.

Strategi Pemasaran
Pada tingkat konsumen akhir seperti pasar, pembeli eceran, rumah tangga dan juga restoran, lobster untuk konsumsi ini biasanya akan dihargai antara Rp 120.000,00 sampai Rp 200.000,00 setiap satu kilogramnya dengan isi sekitar 8 ekor lobster. Selama lobster-lobster ini masih dijadikan untuk konsumsi, permintaan yang berulang akan selalu ada. Sehingga, para pebisnis usaha ini tidak perlu menjual secara ekspor karena kebutuhan lokal saja sudah dibilang cukup besar.

Yang perlu Anda coba perhatikan adalah lobster air tawar yang telah dipanen dan akan dijual ke konsumen luar kota harus melalui proses pengemasan yang baik dan tepat supaya kualitas lobster dapat dipertahankan.

Kunci Sukses

1. Pilihlah induk dari lobster yang sudah berumur lebih dari 1 tahun yang kemudian akan dipijahkan. Induk tersebut dapat menghasilkan gonad yang maksimal sehingga benihnya juga akan lebih baik.

2. Berikan aerasi pada bak pemeliharaan dari induk yang berguna sebagai tambahan oksigen ke dalam media air. Air yang masuk ke dalam kolam induk juga dapat dibuat dengan sistem resirkulasi.

3. Masukkanlah induk dari lobster ke dalam kolam pemijahan. Jika berjalan dengan lancar maka beberapa hari kemudian akan terjadi suatu perkawinan yang dapat menghasilkan kurang lebih 150 sampai 4.000 butir telur. Pemijahannya dalam waktu satu tahun ini terjadi 3 kali.

4. Pisahkan induk lobster serta telur. Telur yang sudah dibuahi, biasanya akan menetas dalam jangka waktu 24 sampai 36 jam.

5. Berikanla pakan yang alami seperti tubifek dan juga rotifer sebanyak 1 % dari beratnya larva.

6. Lakukan pergantian air di dalam media pembenihan bersamaan dengan penyiponan, hal itu berguna untuk membersihkan sisa pakan.

Analisa Ekonomi

1. Modal Usaha
Untuk bak 1 m x 1 m x 1 m sebanyak 35 bak = Rp 10.000.000,00
(termasuk bak perawatan dari induk dan bak pemijahan)
Untuk induk 30 pasang (30 jantan dan 90 betina) = Rp 2.700.000,00
Untuk peralatan budidaya dan panen = Rp 1.300.000,00
Untuk potongan bambu atau peralon = Rp 1.500.000,00
Untuk pompa air 1 unit dan aerator 10 unit = Rp 4.000.000,00
Untuk water heater 3 buah = Rp 2.000.000,00+
Total dari modal awal = Rp 21.500.000,00

2. Biaya Produksi per tahun
Biaya pakan untuk benih dan juga induk lobster = Rp 10.800.000,00
Biaya untuk tenaga kerja 1 orang = Rp 7.200.000,00
Biaya untuk listrik = Rp 1.500.000,00
Biaya untuk obat-obatan = Rp 400.000,00
Biaya unutk penyusutan dan biaya yang lain-lain = Rp 4.000.000,00+
Total dari biaya produksi = Rp 23.900.000,00

3. Pendapatan
= 90 induk betina x 1.000 x 70% x 3 kali x Rp 250,00 = Rp 47.250.000,00

4. Keuntungan
= Pendapatan – Biaya dari produksi
= Rp 47.250.000,00 – Rp 23.900.000,00 = Rp 23.350.000,00

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates