Saturday , 27 May 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Bisnis Penggemukan Kepiting Bakau di Tambak

Bisnis Penggemukan Kepiting Bakau di Tambak

Bisnis Penggemukan Kepiting Bakau di Tambak

Bisnis Penggemukan Kepiting Bakau di Tambak

Bisnis Penggemukan Kepiting Bakau di Tambak

Bisnis Penggemukan Kepiting Bakau di Tambak – Kepiting bakau merupakan salah satu dari sekian banyak komoditas dari perikanan pantai yang mempunyai nilai ekonomis cukup penting. Pada awal mulanya kepiting bakau ini hanya dianggap sebagai hama oleh para petani tambak, karena kepiting ini seringkali membuat kebocoran pada pematang tambak. Namun, ketika kepiting ini mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi, kini keberadaan dati kepiting ini banyak diburu dan ditangkap oleh para nelayan, bahkan sekarang ini kepiting bakau juga telah banyak dibudidayakan secara tradisional di tambak.

Usaha budidaya penggemukan kepiting bakau adalah salah satu peluang usaha yang sangat menjanjikan. Hal itu mengingat permintaan dari pasar ekspor akan kepiting bakau dari tahun ke tahun sudah semakin meningkat, sehingga budidaya kepiting bakau mulai banyak dirintis oleh banyak orang di berbagai daerah.

Konsumen
Kepiting bakau mempunyai banyak penggemar, sehingga tidak heran bila kepiting ini mulai banyak dibudidayakan. Pelanggan utama untuk kepiting bakau ini adalah restoran-restoran seafood, warung olahan seafood dan lain sebagainya. Selain rasanya yang begitu lezat, kepiting bakau juga banyak dicari oleh para konsumen karena nilai gizinya yang cukup tinggi, terutama zat protein. Permintaan untuk kepiting bakau ini diperkirakan akan terus menerus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat akan gizi yang semakin baik.

Memulai Bisnis
Sebagai salah satu dari komoditas ekspor, kepiting bakau mempunyai harga jual yang cukup tinggi baik dipasaran dalam negeri maupun di luar negeri. Namun, semuanya itu akan tergantung pada kualitas kepiting bakau itu sendiri. Usaha budidaya penggemukan kepiting bakau bisa dilakukan terhadap kepiting jantan maupun pada kepiting betina dewasa, akan tetapi di dalam keadaan kurus atau kosong.

Bagi Anda yang tertarik untuk menjalankan usaha penggemukan kepiting bakau, maka berikut ini ada beberapa informasi sebelum Anda memulai usaha.

1. Pilih lokasi untuk penggemukan dengan kondisi air yang bersih serta jernih dengan salinitas 15 sampai 35 ppt, suhu 24 sampai 32 derajat celcius, pH 6,5 sampai 8,5, oksigen terlarut minimal 3 ppm dan tentunya tidak tercemar.

2. Buatlah petakan tambak yang dipasangi pagar terbuat dari bambu dan juga waring paling tidak seluas 100 m2.

3. Siapkan berbagai macam peralatan yang memang dibutuhkan seperti salinometer, pH meter, termometer dan juga tes kit kualitas air.

4. Tambahkan pupuk ke dalam tambak yang sudah siap berupa kotoran ayam sebanyak 250 gram/m2 serta kapur sebanyak 150 gram/m2.

5. Tebarkan kepiting dengan kepadatan 1 kg (3 ekor) setiap m2.

Keuntungan Bisnis
Pada awalnya kepiting bakau ini tidak dibudidayakan. Namun, mengingat permintaan akan kepiting bakau yang cukup tinggi maka jika hanya mengandalkan dari alam saja tentu sudah tidak bisa mencukupi sehingga perlu adanya suatu budidaya penggemukan kepiting bakau.

Kepiting bakau merupakan komoditas dari perikanan yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi. Harga jual dari kepiting bakau dapat dipasaran dengan harga mencapai 80-90 ribu per kilogramnya. Selain itu, usaha budidaya dari penggemukan kepiting bakau juga bisa dilakukan dalam waktu singkat saja. Kepiting jenis ini sudah dapat dipanen hanya dalam waktu 1 sampai 1,5 bulan pemeliharaan dari benih yang berupa kepiting kempongan ataupun yang masih kurus. Teknik dalam budidayanya pun tidak terlalu sulit dijalankan.

Hambatan Bisnis
Kepiting memiliki prospek yang sangat menjanjikan karena bisa mendatangkan keuntungan besar. Meskipun demikian, ada beberapa kendala atau hambatan yang biasanya sering dialami oleh para petani budidaya penggemukan kepiting yang perlu Anda ketahui.

1. Kurangnya ketersediaan kepiting kempongan yang nantinya akan digemukkan karena tergantung dari alam.

2. Usaha budidaya penggemukan kepiting bakau biasanya akan mengalami suatu kematian pada musim panas atau kemarau panjang.

Strategi Pemasaran
Untuk pemasaran dari kepiting segar, petani perlu memperhatikan suatu prasyarat pasar dengan memperhatikan kualitas dari produk kepiting bakau.Kepiting segar yang tidak memenuhi syarat karena keropos, telur belum penuh atau ukuran belum mencukupi dan juga cacat fisik dan lain-lain perlu adanya suatu upaya peningkatan mutu demi memenuhi syarat pasar.

Kunci Sukses

1. Berikanlah pakan untuk kepiting bakau berupa kepiting jenis wideng yaitu kepiting tambak yang tidak dimakan manusia atau ikan rucah. Pemberian pakan dilakukan sebanyak 3 sampai 5 % dari berat biomassa dengan frekuensi satu kali pada waktu sore hari.

2. Lakukan penggantian air supaya budidaya penggemukan kepiting dapat berlangsung dengan baik.

3. Buatlah peneduh pada sebagian dari tambak kepiting. Hal itu bertujuan agar mengurangi teriknya sinar matahari yang dapat menyebabkan kematian pada kepiting.

4. Persubur plankton dan juga buanglah air pada bagian permukaan tambak untuk bisa membantu di dalam mengurangi panas matahari.

5. Kepiting bakau bisa dipanen setelah dipelihara selama 1 sampai 1,5 bulan.

Analisa Ekonomi

1. Modal Usaha
Untuk perbaikan tambak dan pembutan kurungan 200 m2 = Rp 6.000.000,00
Untuk peralatan budidaya dan panen = Rp 700.000,00+
Total dari modal = Rp 6.700.000,00

2. Biaya produksi
Biaya Produksi Per Bulan
Untuk kepiting Kempongan 200 kg (600 ekor) = Rp 5.500.000,00
Untuk pakan wideng atau ikan rucah 220 kg = Rp 1.300.000,00
Untuk tenaga kerja 2 orang = Rp 1.000.000,00
Untuk pupuk 300 kg, kapur 100 kg = Rp 500.000,00
Untuk penyusutan dan Biaya Lain-lain = Rp 1.500.000,00+
Total biaya untuk produksi = Rp 9.800.000,00

3. Pendapatan
Penjualan untuk kepiting 600 ekor x 80% x 0,4 kg x Rp 65.000,00 = Rp 12.480.000,00

4. Keuntungan
= Pendapatan – Biaya dari produksi
= Rp 12.480.000,00 – Rp 9.800.000,00
= Rp 2.680.000,00

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates