Friday , 24 March 2017
Home » Bisnis » Bisnis Udang Galah Dengan Air Tawar

Bisnis Udang Galah Dengan Air Tawar

Bisnis Udang Galah Dengan Air Tawar

Bisnis Udang Galah Dengan Air Tawar

Bisnis Udang Galah Dengan Air Tawar

Bisnis Udang Galah Dengan Air Tawar – Udang galah merupakan komoditas perikanan air tawar dan juga menjadi salah satu kekayaan alam di negara Indonesia. Jenis dari udang air tawar yang sering disebut dengan udang galah ini memang memiliki potensi cukup besar sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang berlipat.

Selain udang galah mempunyai ukuran terbesar jika dibandingkan dengan jenis udang air tawar lainnya, udang jenis dari ini juga memiliki nilai ekonomis penting karena udang galah mempunyai banyak penggemar baik dalam negeri maupun dari luar negeri seperti Jepang dan beberapa negara di Eropa. Oleh karena itu udang galah menjadi salah satu andalan komoditas ekspor.

Konsumen
Udang galah menjadi salah satu sumber protein hewani yang banyak disukai dan digemari oleh para konsumen. Namun harga dari udang galah memang cukup tinggi, sehingga membuat jenis dari udang yang memiliki rasa gurih serta manis ini banyak dikonsumsi oleh kalangan masyarakat mengengah ke atas.

Memulai Bisnis
Bisnis budidaya udang galah dapat dilakukan di dalam kolam maupun di tambak. Sekarang ini budidaya udang galah telah meluas ke berbagai daerah seperti Jawa barat, Jawa tengah, Jawa Timur dan juga Bali. Untuk menunjang keberhasilan dari kegiatan atau usaha budidaya, maka pebisnis membutuhkan teknologi yang harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan serta skala usaha yang dimiliki oleh pebisnis.

Cara budidaya udang galah

1. Pilih lokasi untuk bisnis usaha budidaya udang galah yang sumber airnya cukup serta memiliki air dengan pH 7,5 sampai 8,5 dengan suhu 24 sampai 32 derajat celcius, oksigen yang terlarut minimal adalah 3 ppm, dan juga tidak tercemar.

2. Siapkan segala peralatan yang memang dibutuhkan untuk budidaya udang galah seperti thermometer, pH meter serta tes kit untuk kualitas air.

3. Membuat kolam dengan ukuran kolam 400 m2.

4. Kemudia olah tanah untuk dasar kolam. Caranya dengan mencangkul tanah lalu balikkan tanah dan kemudian keringkan tanah. Lakukanlah kegiatan pengapuran 150 gram/m2, kemudian juga tambahkan dengan pupuk kandang sebanyak 250 gram/m2, pupuk urea dan juga TSP masing-masing sebanyak 5 gram/m2.

5. Pasanglah rumah-rumahan yang terbuat dari potongan bambu sebagai tempat untuk berlindung udang.

6. Isi kolam yang akan Anda gunakan untuk budidaya dengan dengan air setinggi 80 cm yang di isikan beberapa hari sebelum penebaran benur.

7. Tebar benur atau benih udang galah dengan kepadatan tebar sekitar 10 sampai 20 ekor/m2.

Keuntungan Bisnis
Prospek untuk bisnis budidaya dari udang galah ini cukuplah cerah untuk kedepannya, karena bila dibandingkan dengan budidaya ikan air tawar lainnya, harga dari udang galah relatif lebih tinggi. Selain itu, untuk jenis dari udang ini juga jauh lebih banyak diekspor ke luar negeri seperti Jepang dan juga beberapa negara yang ada di benua Eropa. Rasanya juga gurih dan manis juga dan ini menjadi keunggulan tersendiri bagi udang galah sehingga mempunyai banyak penggemar.

Hambatan Bisnis
Beberapa hambatan atau kendala yang amat sering dihadapi oleh pebisnis udang galah diantaranya sebagai berikut :

1. Ketersediaan benur atau benih udang galah sering tidak berkelanjutan.

2. Perawatan yang kurang baik dan juga kualitas air yang jelek dapat menyebabkan benih dari udang galah banyak yang mati.

Strategi Pemasaran
Dalam memasarkan udang galah, para pebisnis biasanya selalu bekerjasama dengan pelaku bisnis makanan, seperti bisnis makanan katering, bisnis warung makan atau juga restoran seafood dan lain sebagainya. Selain itu hasil panen dari budidaya udang galah, biasanya juga dapat diambil oleh para pedagang ikan di pasar. Mereka lebih senang jika membeli udang galah langsung dari pebisnis budidaya udang galah, karena harga belinya pasti akan lebih murah.

Promosi dari mulut ke mulut, juga adalah salah satu cara yang dirasa sangat efektif unutk pemasaran bisnis udang galah. Karena kebanyakan dari konsumen yang mengetahui lokasi dari budidaya udang galah, mendapatkan informasi tersebut juga dari teman-temanya maupun kerabat dekatnya. Strategi pemasaran selanjutnya adalah dengan memasang spanduk nama serta informasi mengenai keberadaan lokasi dari budidaya tersebut, sehingga orang-orang yang melewati lokasi tersebut dapat mengetahui usaha budidaya yang Anda jalankan.

Kunci Sukses
Jagalah dengan baik kualitas dari hasil budidaya udang galah dengan selalu memperhatikan tentang bagaimana cara merawat udang galah dan kolamnya dengan benar. Lakukanlah suatu perawatan secara rutin seperti pembersihan kolam dan selalu memeriksa kondisi air serta mengatur populasi udang. Dengan demikian, maka resiko untuk terjadinya kegagalan panen dapat ditekan. Dan hasilnya dari budidaya udang galah pun akan cukup memuaskan.

Analisa Ekonomi

1. Modal Usaha
Untuk Sewa dan pengolahan kolam 400 m2 = Rp 2.000.000,00
Untuk Potongan bamboo 6.000 potong = Rp 3.000.000,00
Untuk Peralatan budidaya dan panen = Rp 1.300.000,00 +
Total dari modal = Rp 6.300.000,00

2. Biaya produksi per 4 bulan
Biaya Benih udang 6.000 ekor = Rp 300.000,00
Biaya Pakan pelet = Rp 2.520.000,00
Biaya Tenaga kerja 1 orang = Rp 1.200.000,00
Biaya Obat-obatan = Rp 200.000,00
Biaya Penyusutan dan biaya lain-lain = Rp 1.700.000,00 +
Total untuk biaya produksi = Rp 5.920.000,00

3. Pendapatan
Penjualan untuk udang galah 6.000 ekor, SR 90% dengan ukuran 30 ekor/ kg,
maka panen yang akan Anda diperoleh adalah
= 6.000 x 90% : 30 = 180 kg x Rp 80.000,00 = Rp 14.400.000,00.

4. Keuntungan
= Pendapatan yang diperoleh – Biaya Produksi
= Rp. 14.400.000,00 – Rp. 5.920.000,00 = Rp 8.480.000,00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates