Thursday , 27 July 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Peluang Bisnis Budidaya Kubis

Peluang Bisnis Budidaya Kubis

Peluang Bisnis Budidaya Kubis

Peluang Bisnis Budidaya Kubis

Peluang Bisnis Budidaya Kubis

Peluang Bisnis Budidaya Kubis – Semakin bertambahnya jumlah permintaan akan sayuran kubis dan juga bertambahnya jumlah Negara yang meminta pasokan untuk kubis bisa diperkirakan bahwa akan terjadi sebuah peningkatan terhadap permintaan terhadap sayuran kubis setiap tahunnya. Belum lagi, untuk permintaan terhadap sayuran kubis di dalam negeri sendiri juga terbilang cukup besar.Kondisi seperti inilah yang menjadikan budidaya kubis ini sebagai peluang bisnis yang cocok untuk bisa mendatangkan keuntungan yang besar.

Konsumen
Kebutuhan akan sayur datang dari banyak masyarakat, baik digunakan untuk dikonsumsi pribadi maupun untuk pemenuhan bahan baku bagi bisnis yang mereka jalankan. Konsumen kubis ini adalah mulai dari para ibu-ibu rumah tangga yang sedang mencari sayuran untuk bisa memenuhi kebtuhan gizi anggota keluarganya, pelaku bisnis makanan yang juga membutuhkan sayuran kubis sebagai lalapan maupun bahan baku, sampai dengan para pedagang sayuran segar di pasar atau supermarket.

Memulai Bisnis
Memulai bisnis budidaya sayur termasuk salah satunya adalah kubis tentunya membutuhkan strategi dan juga perawatan yang tepat supaya nantinya dapat menghasilkan kubis yang berkualitas baik sehingga bisa mendatangkan untung bagi pelaku bisnisnya. Berikut ini adalah beberapa tips sebelum Anda mencoba memulai bisnis budidaya kubis sebagai bisnis utama maupun bisnis sampingan.

1. Tentukan lahan yang cocok untuk memulai budidaya kubis yang sesuai dengan karakteristik kubis, yaitu dengan memilih lahan di dataran tinggi dengan ketinggian antara 1000 sampai 3000 m.

2. Olah lahan persemaian, kemudian tambahkan juga dengan pupuk kandang. Buatlah atapnya miring ke bagian arah barat.

3. Taburkanlah biji kubis secara merata satu per satu menurut barisan pada lahan persemaian yang sudah disiapkan, setelah itu tutup dengan tanah tipis-tipis. Jarak di dalam menanam antar baris adalah 5 cm. Untuk tanaman kubis dengan luas 1 hektar, diperlukan 300 sampai 400 gram biji kubis. Dan biji-biji kubis akan tumbuh setelah 4 sampai 5 hari.

4. Siapkan lahan untuk memulaI budidaya kubis. Caranya adalah cangkul tanah dengan kedalaman 30 cm, kemudian setelah itu berikan pupuk kandang sebanyak 15 ton per hektar. Buat bedengan dengan lebar sekitar 80 cm dan juga selokan dengan lebar sekitar 20 cm. Buatlah dua baris tanaman dengan jarak sekitar 50 cm antar baris dan 50 cm untuk jarak tanamnya di setiap bedengan.

5. Pindahkan bibit kubis dari persemaian ke bedengan yang sudah disiapkan. Bibit kubis yang berumur satu bulan dari waktu menyebar biji kubis tadi, biasanya sudah memiliki empat helai daun.

Keuntungan Bisnis
Kebutuhan akan sayur bagi masyarakat semakin hari semakin meningkat dan untuk budidaya tanaman kubis sendiri sudah bisa dipanen dengan waktu yang tidak lama yaitu sekitar 3-4 bulan setelah masa tanam.

Hambatan Bisnis
Kendala untuk dari bisnis budidaya kubis biasanya adalah kurangnya modal usaha sehingga budidaya kubis belum dapat berjalan secara maksimal dan juga belum dapat memenuhi suatu permintaan dari para konsumen yang sudah semakin tinggi. Selain itu, kendala lain yang sering sekali dihadapi oleh para pelaku bisnis budidaya kubis adalah sebagai berikut :

1. Tanaman kubis perlu mendapatkan perawatan yang khusus agar tanaman tidak mudah untuk bisa terserang hama penyakit.

2. Jika terlambat di dalam memanen maka kubis akan retak dan akhirnya membusuk.

3. Penanaman kubis di tanah yang unsur haranya sedikit juga akan berpengaruh terhadap hasil panen yang sedikit dengan kualitas yang kurang baik.

Strategi Pemasaran
Besar atau kecilnya sebuah pendapatan dan juga keuntungan budidaya kubis selain dipengaruhi oleh cara bercocok tanam yang baik juga bisa ditentukan dengan kemasan yang baik pula. Dengan kemasan produk yang begitu baik dan juga unik maka akan membawa sebuah daya tarik tersendiri bagi para pembelinya.

Pemasaran akan hasil budidaya kubis juga bisa dilakukan dengan adanya suatu kerjasama antara pelaku bisnis serta para pedagang sayuran yang berada di pasar. Selain menjalin suatu kerjasama dengan pedagang sayur yang berjajar dan ada di pasar-pasar, pelaku bisnis juga dapat memasarkan hasil dari budidaya kubisnya kepada para pelaku bisnis makanan yang mencari bahan baku kubis untuk bahan baku usahanya.

Selain itu, Anda juga bisa menjual kubis kepada para pengepul yang membeli hasil budidaya kubis untuk bisa didistribusikan ke luar daerah sehingga pemasaran untuk bisnis dengan budidaya kubis bisa semakin luas.

Penentuan harga
Untuk menentukan harga jual biasanya dilakukan oleh para pelaku bisnis dengan cara berpedoman pada standar harga dasar. Jika standar untuk harga dasar sudah ditentukan, langkah selanjutnya adalah mulai mengelompokkan barang berdasarkan kualitasnya. Biasanya barang yang mempunyai kualitas unggul tentunya memiliki harga yang lebih mahal jika dibandingkan dengan yang berkualitas rendah atau sedang. Disamping itu, para pelaku bisnis ini juga harus dapat membaca musim yang sedang dihadapi.

Kunci Sukses
Kunci sukses untuk budidaya kubis ini dipengaruhi oleh pemilihan bibit yang berkualitas serta cara perawatan tanaman kubis mulai dari pengairan sampai dengan pupuk, panen, pembasmian hama dan juga pasca panen. Sehingga dengan demikian sayur kubis yang dihasilkan akan mempunyai kualitas yang baik serta berdampak pada nilai jual yang cukup tinggi.

Analisa Ekonomi

1. Modal Awal
Untuk sewa lahan 2.000 m2 = Rp 700.000,00
Untuk sarana dan prasarana budidaya kubis = Rp 3.200.000,00 +
Total dari modal = Rp 3.900.000,00

2. Biaya produksi
Biaya untuk produksi (4 bulan)
Biaya untuk pengadaan 8.000 bibit kubis = Rp 500.000,00
Biaya unutk pupuk (organik dan juga kimia) = Rp 4.000.000,00
Biaya untuk tenaga kerja = Rp 2.400.000,00
Biaya untuk obat = Rp 500.000,00
Biaya untuk penyusutan dan biaya lain-lain = Rp 2.000.000,00 +
Total dari biaya produksi = Rp 9.400.000,00

3. Pendapatan
Penjualan kubis = 6.000 kg x Rp 2.500,00/kg = Rp 15.000.000,00

4. Keuntungan
= Pendapatan – biaya dari produksi
= Rp 15.000.000,00 – Rp 9.400.000,00
= Rp 5.600.000,00

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates