Monday , 24 July 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Peluang Usaha Pembenihan Ikan Nila

Peluang Usaha Pembenihan Ikan Nila

Peluang Usaha Pembenihan Ikan Nila

Peluang Usaha Pembenihan Ikan Nila

Peluang Usaha Pembenihan Ikan Nila

Peluang Usaha Pembenihan Ikan Nila – Ikan nila adalah salah satu jenis ikan konsumsi yang hidup di dalam air tawar. Ikan nila ini cenderung lebih mudah untuk diperkembangbiakan dan mudah untuk dapat dipasarkan dibandingkan dengan jenis ikan tawar lainnya karena ikan nila memang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Jika pengelolaan di dalam bisnis ikan nila ini dilakukan degan tepat, maka usaha ini akan bisa mendatangkan keuntungan yang besar.

Konsumen
Pasar dari benih ikan nila ini adalah para peternak pembesar benih. Jadi pemijah menjual benih ukuran larva sekitar 3 sampai 5 cm, kemudian dibesarkan lagi oleh para peternak pembesar benih yang tidak mempunyai indukan. Selanjutnya peternak pembesar benih ini juga menjual kepada peternak pembesaran nila untuk bisa konsumsi.

Memulai Bisnis
Pembenihan ikan nila menjadi salah satu dari usaha budidaya ikan yang sangat produktif. Meskipun jumlah telurnya yang relatif sedikit, akan tetapi frekuensi dalam pemijahan ikan nila cukup sering. Ikan nila bisa dikawinkan setiap bulan hingga usia produktifnya habis. Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda persiapkan sebelum memulai usaha pembenihan ikan nila.

1. Pilih lokasi usaha pemijahan yang memiliki air dengan suhu 24 sampai 32 derajat celcius, pH 6,5 sampai 8,5, oksigen terlarut minimal 3 ppm dan juga air tidak tercemar.

2. Buatlah kolam pemanenan dan luas kolam untuk perawatan induk yaitu 160 m2 dengan luas kolam pemijahan yaitu 80 m2 dan luas untuk kolam pendederan adalah 160 m2.

3. Pasang hapa dengan ukuran sekitar 1m x 2m x 3m pada kolam pemijahan dan juga pendederan.

4. Siapkan peralatan pembenihan yang memang dibutuhkan seperti pompa air, seser, wadah benih, termometer serta pH kit.

5. Siapkan juga induk ikan nila yang sudah matang telurnya.

6. Masukkan induk ikan tersebut ke dalam kolam pemijahan. Perbandingan antara induk nila jantan dengan nila betina adalah 1 : 3.

Keuntungan Bisnis
Budidaya pembenihan ikan nila di dalam kolam memungkinkan ikan untuk dapat tumbuh dan berkembang dengan cepat serta kepadatan ikan juga tinggi, syaratnya adalah para peternak harus dapat menjaga kualitas dari air dan juga pemberian pakan secara baik serta berkualitas, dengan begitu hasil yang nanti akan didapatkan juga akan maksimal.

Kelebihan lainnya untuk bisnis usaha budidaya pembenihan ikan nila ini adalah tidak membutuhkan modal yang cukup besar, namun hasil yang bisa didapatkan cukup maksimal serta pemeliharaannya juga relatif mudah.

Hambatan Bisnis
Yang menjadi kekurangan dari bisnis usaha pembenihan ikan nila dikolam adalah kesehatan dari ikan nila yang mudah terganggu sehingga bisa mengakibatkan peternak gagal panen. Hambatan yang biasa dialami diantaranya seperti :

1. Sering terjadi suatu inbreeding pada ikan sehingga kualitas dari ikan nila pada keturunan yang berikutnya akan mengalami sebuah penurunan.

2. Air kolam yang kotor atau tidak terjaga kualitasnya dan pakan yang tidak memuaskan bisa menghambat serta merusak pertumbuhan telur ikan nila.

3. Perkembangan ikan nila yang tidak terkontrol karena cukup mudah memijah.

4. Hambatan lainnya adalah, untuk dapat menjaga dari lingkungan air di dalam kolam membutuhkan biaya yang cukup mahal.

Strategi Pemasaran
Potensi dari pasar untuk ikan nila sampai dengan saat ini masih sangat lebar dan juga harga jualnya pun cukup terjangkau di pasar, mulai dari ikan nila dalam stadium bibit sampai ikan nila yang dikategorikan sebagai ikan layak konsumsi. Semua pasar untuk ikan nila tersebut masih sangat memungkinkan untuk bisa dimasuki.
Para petani bisa memasarkan ikan nila dengan cara menyuplainya ke berbagai kolam pemancingan ikan, kemudia ke pasar tradisional, rumah makan atau juga restoran, supermarket dan bahkan untuk skala ekspor sekalipun.

Memulai bisnis

1. Pastikan bahwa tempat untuk pemeliharaan dari induk ikan jantan dan induk betina terpisah.

2. Setelah induk tersebut dipilih, masukkan induk ke dalam kolam dalam satu kolam. Biarkan induk memilih pasangannya. Setelah terjadi suatu pembuahan, telur ikan akan dierami oleh induk betina di dalam mulutnya. Telur yang dierami selama kurang lebih 4 sampai 5 hari sampai menetas.

3. Setelah 2 sampai 3 hari telur menetas, larva kemudian diberi pakan. Pakan larva bisa berupa pakan alami seperti rotifer, daphnia dan juga moina atau pakan buatan yang berukuran serbuk.

4. Lakukan suatu pergantian air agar kualitas dari air tetap terjaga selama perawatan larva.

5. Ikan nila bisa dipanen setelah dipelihara 1 sampai 2 bulan.

6. Lakukan suatu treatment mulai dari larva untuk bisa membuat ikan nila jantan (seks reversal). Nila jantan biasanya memiliki suatu pertumbuhan yang jauh lebih cepat jika dibandingkan nila betina dan dagingnya pun jauh lebih tebal.

Analisa Ekonomi

1. Modal Usaha
Untuk kolam ikan dengan luas 400 m2 = Rp 50.000.000,00
Untuk induk sebanyak 60 paket (60 jantang, 180 betina) = Rp 1.350.000,00
Untuk peralatan budidaya pembenihan dan panen = Rp 1.300.000,00
Untuk hapa 32 buah = Rp 1.600.000,00
Untuk pompa air 1 unit = Rp 1.500.000,00+
Total dari modal = Rp 55.750.000,00

2. Biaya produksi
Biaya Produksi Per Tahun
Biaya untuk pakan = Rp 45.000.000,00
Biaya untuk tenaga kerja 2 orang = Rp 14.000.000,00
Biaya untuk pupuk 700 kg dan kapur 300 kg = Rp 1.300.000,00
Biaya untuk listrik = Rp 1.000.000,00
Biaya penyusutan dan biaya lain-lain = Rp 7.500.000,00+
Total dari biaya produksi = Rp 69.200.000,00

3. Pendapatan
Penjualan untuk benih dari 180 betina x 500 x 10 x 80% x Rp 130,00 = Rp 93.600.000,00

4. Keuntungan
= Pendapatan – Biaya dari produksi
= Rp 93.600.000,00 – Rp 69.200.000,00
= Rp 24.400.000,00/ tahun
Laba per bulan
= Rp 24.400.000,00 : 12 bulan
= Rp 2.033.300,00

About mr ikbal

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates