Wednesday , 29 March 2017
Home » Bisnis » Peluang Usaha Pembenihan Ikan Patin

Peluang Usaha Pembenihan Ikan Patin

Peluang Usaha Pembenihan Ikan Patin

Peluang Usaha Pembenihan Ikan Patin

Peluang Usaha Pembenihan Ikan Patin

Peluang Usaha Pembenihan Ikan Patin – Ikan patin adalah jenis ikan air tawar yang telah banyak tersebar di seluruh Indonesia. Usaha pembenihan ikan patin juga adalah jenis usaha yang sangat prospektif untuk bisa dijalankan dan juga memiliki peluang ekonomi cukup besar untuk dijadikan sebagai peluang usaha yang menjanjikan keuntungan besar bagi pelaku usahanya. Dalam bisnis perikanan, ikan patin dikenal sebagai komoditi yang mempunyai prospek cerah. Selain itu rasa daging dari ikan patin yang lezat, ikan patin juga memiliki beberapa kelebihan lain seperti ukuran dari perindukan yang besar. Ikan patin juga cukup potensial unutk dibudidayakan di berbagai media pemeliharaan sebagaimana jenis ikan air tawar lainnya yaitu kolam, keramba bahkan jala apung juga dapat digunakan untuk memelihara ikan patin.

Memulai Bisnis
Sekarang ini, masih belum banyak orang yang terjun di dalam usaha pembenihan ikan patin. Padahal permintaanterhadap ikan ini cukup tinggi dan juga rutin setiap harinya. Dilihat dari segi budidaya, pembenihan dari ikan patin bisa dilakukan oleh siapa saja. Namun, jika Anda tertarik dengan usaha pembenihan ikan patin sebaiknya Anda perlu memahami terlebih dahulu tentang seluk beluk teknik pembenihannya.

1. Pilih lokasi untuk pemijahan ikan patin yang mempunyai air dengan pH 6,5 sampai 8,5, oksigen terlarut minimal 3 ppm, suhu 24 sampai 32 derajat celcius dan air tidak tercemar.

2. Siapkan bak untuk perawatan induk dan akuarium ukuran 40cm x 60cm x 90cm untuk pemijahan dan juga pendederan benih.

3. Siapkanla sarana untuk pembenihan, diantaranya seperti ember, water heater, seser, pompa air dan pH kit.

4. Siapkan induk ikan patin yang telah matang gonad dengan bobot 1,5 sampai 2 kg per ekornya.

5. Masukkan induk dengan perbandingan antara induk ikan patin jantan dengan betina adalah 1 : 1.

Keuntungan Bisnis
Ikan patin termasuk kedalam jenis ikan tawar yang banyak dipilih oleh masyarakat serta banyak dibudidayakan oleh para peternak ikan. Adapun beberapa kelebihan yang di punyai ikan patin diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Mudah untuk diperkembangbiakkan karena teknik untuk budidaya dari ikan patin relatif mudah

2. Pertumbuhan ikan patin relatif lebih cepat

3. Ikan patin adalah ikan yang sangat mudah untuk beradaptasi

4. Ikan patin tahan terhadap serangan penyakit

5. Iakan patin dapat dikembangkan dalam lahan yang terbatas seperti kolam, keramba maupun bak berukuran 100 m2

6. Rasa dari dagingnya cukup lembut, gurih dan lezat

Hambatan Bisnis

1. Teknik di dalam pemijahan ikan patin masih harus dilakukan dengan bantuan hormone sehingga peternak ikan perlu menguasainya.

2. Membutuhkan media yang tertutup untuk dapat memanipulasi suhu.

Strategi Pemasaran
Potensi pasar untuk ikan patin sampai dengan saat ini masih sangat terbuka lebar serta harga jualnya pun cukup terjangkau oleh pasar, mulai dari ikan patin dalam stadium bibit sampai ikan patin yang dikategorikan sebagai ikan layak konsumsi. Semua pasar untuk ikan patin tersebut masih sangat mempunyai kemungkinkan untuk dimasuki.
Saat ini budidaya dari ikan patin juga seringkali dijadikan sebagai salah satu dari sumber ekonomi yang bernilai ekonomi tinggi. Peluang dari usaha budidaya ikan patin adalah salah satu prospek usaha yang cerah untuk bisa dijalankan di sektor perikanan, sasaran pasar untuk menembus pasar internasional juga telah sangat terbuka lebar. Tidak heran jika pelaku usaha di bidang ini dapat meraup keuntungan yang berlipat ganda.

Memulai bisnis
Kuasai teknik pemijahan secara buatan dengan sangat baik. Sekarang ini dalam pemijahan ikan patin masih dilakukan secara buatan yaitu dengan pemberian rangsangan hormon untuk pematangan gonad dan untuk teknik pengeluaran telur dilakukan dengan cara pengurutan dan untuk pembuahannya itu sendiri dilakukan secara kering dengan cara mencampurkan sperma dan telur.

1. Setelah peternak sukses di dalam melakukan pemijahan, atur suhu dan juga jaga kualitas air di bak secara terkontrol. Berikan aerasi di dalam wadah penetasan sebab sifat dari telur yang saling menempel.

2. Berikan pakan alami pada tingkat larva sampai dengan umur 10 hari untukbisa meningkatkan laju pertumbuhan dan juga kualitas benih.

3. Setelah 4 sampai 5 hari telur menetas, berikanlah larva dengan pakan yang alami seperti cacing sutera, daphnia, rotifer, dan moina atau juga pakan buatan yang berukuran serbuk.

4. Panenlah benih ikan patin setelah ikan berukuran 2 sampai 3 cm.

Analisa Ekonomi

1. Modal Awal
Untuk bak 10 buah dan akuarium 100 buah = Rp 22.000.000,00
Untuk induk 40 pasang = Rp 4.800.000,00
Untuk pompa air 1 unit dan blower 2 unit = Rp 4.000.000,00
Untuk peralatan budidaya dan panen = Rp 1.300.000,00
Untuk water heater 8 buah = Rp 5.000.000,00+
Total dari modal = Rp 37.100.000,00

2. Biaya produksi
Biaya produksi setiap tahun
Biaya untuk pakan (cacing sutera 504 cangkir, pelet 12.600 kg) = Rp 75.600.000,00
Biaya untuk tenaga kerja 2 orang = Rp 14.400.000,00
Biaya untuk listrik = Rp 2.000.000,00
Biaya untuk obat-obatan = Rp 3.000.000,00
Penyusutan dan biaya lain-lain = Rp 8.000.000,00+
Total dari biaya produksi = Rp 103.000.000,00

3. Pendapatan
= Dari 40 induk x 30.000 ekor x 70% x Rp 170,00 = Rp 142.800.000,00

4. Keuntungan
= Pendapatan – Biaya dari produksi
= Rp 142.800.000,00 – Rp 103.000.000,00
= Rp 39.800.000,00
Keuntungan setiap bulan
= Rp 39.800.000 : 12 bulan
= Rp 3.316.600,00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates