Friday , 26 May 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Stress Pemicu Maag

Stress Pemicu Maag

Stress Pemicu Maag

Stress Pemicu Maag

Stress Pemicu Maag

Stress Pemicu Maag – Asam lambung dapat meningkat jika seseorang mengalami stress, sehingga jika ada luka lambung yang dalam, tentunya peningkatan asam lambung akan memperhebat keluhannya, pada umumnya keluhan yang sering muncul ialah nyeri pada ulu hati. Maag sering kali dianggap penyakit biasa-biasa saja karena mudah sembuh dengan obat. Jika terkontrol dengan baik, maag bisa sembuh total. Berbagai macam obat maag yang beredar di pasaran membuat penderita maag menggampangkan kondisinya. Padahal, jika penyakit maag ini sampai parah, dapat memicu nyeri hebat hingga mual  atau sampai muntah. Bahkan risiko terberat maag adalah terjadinya kebocoran pada lambung dan perdarahan. Sehingga penyakit ini harus diperhatikan dengan benar untuk penanganannya.

Pengelompokan Penyakit Maag
Rasa tidak nyaman di daerah ulu hati biasanya dirasakan oleh penderita Maag. Dengan rasa nyeri, perih, melilit, serta keluhan lain seperti mual, kembung, begah, cepat kenyang, sampai muntah-muntah. Kadang, jika nyeri itu begitu hebatnya, dapat terasa sakit tembus ke tubuh bagian belakang. Umumnya, kondisi ini dikenal oleh kalangan medis dengan sebutan dispepsia.
Dispepsia atau maag terbagi menjadi tiga kelompok yaitu:
1.    Tipe Ulkus
Pada tipe maag ulkus, penderita akan merasakan nyeri di daerah ulu hati hingga tembus ke tubuh bagian belakang. Biasanya rasa nyeri ini akan hilang setelah makan, tapi kemudian rasa nyeri bisa muncul lagi.
2.    Tipe Dismotilitas
Tipe dismotilitas gejala yang lebih menonjol ialah kembungnya, rasa penuh pada perut, cepat terasa kenyang, dan mual.
3.    Tipe Campuran
Sedangkan pada tipe campuran muncul keluhan rasa nyeri dan kembung.

Ada satu lagi jenis penyakit maag, yaitu kelompok penyakit Gastroesofageal Reflux Disease (GERD). Pada tipe GERD biasanya, penderita akan merasakan panas di daerah dada, terasa seperti terbakar. Selain itu penderita akan merasa adanya asam naik sehingga mulut terasa pahit. Awalnya, GERD termasuk dalam pengelompokan penyakit maag. Namun keluhan GERD membuatnya terpisahkan dari pengelompokan tipe-tipe penyakit maag. Gejala lain pada GERD juga ada rasa serak dan banyak lendir di pagi hari, sehingga kadang dapat memicu sesak nafas.

Terkadang adanya keluhan sakit di dada, penderita akan mengira bahwa ia menderita sakit jantung. Sesak nafas juga dapat dikira sakit paru-paru. Ketika keduanya diperiksakan dan ternyata hasilnya normal, ditemukanlah ada masalah pada saluran pencernaan. Jadi maag bukanlah penyakit yang sederhana, ada berbagai tipe maag dengan gejalanya masing-masing.

Maag juga dapat disebabkan oleh obat tertentu seperti obat reumatik yang sering dikonsumsi untuk sakit persendian. Hal ini bisa menjadi salah satu pemicu timbulnya gangguan pada lambung. Bahkan, pada keadaan yang cukup berat dapat muncul perdarahan pada lambung akibat penggunaan obat-obat itu.

Salah satu penyebab seseorang mengalami keluhan seperti penderita maag juga bisa disebabkan oleh kuman. Kuman ini disebut helicobacter pylori yang dapat menyebabkan infeksi pada lambung dan memicu terjadinya maag. Kuman yang hidup di lambung ini biasanya masuk melalui makanan yang kurang bersih.

Saat ini, perlu diwaspadai terjadinya maag pada anak-anak. Memang, angka terjadinya maag pada anak masih rendah, namun dengan adanya perubahan pola makan seperti makan pedas, asam, dan berlemak, ditambah dengan banyaknya kegiatan sekolah maupun di luar sekolah yang membuat tingkat stres lebih tinggi mampu memicu terjadinya maag pada anak.

Pengobatan Pada Penderita Maag Harus dengan Benar
Pada penderita maag pengobatannya tergantung pada penyebab atau pemicu terjadinya maag. Obat maag terbagi menjadi beberapa kelompok, yaitu; obat antasida, yang sifatnya menetralkan asam lambung saja sehingga mengurangi keluhan maag. Obat antasida termasuk jenis obat maag yang banyak beredar di pasaran. Berikutnya adalah obat anti asam, obat yang dapat mengurangi asam pada lambung. Obat anti asam ini ada yang sifatnya ringan dan berat tergantung pada penyebab maag. Selain itu ada juga kelompok obat prokinetik, obat ini untuk memperbaiki motilitas (pergerakan) lambung.

Jika pada penderita maag dengan penyebab faktor psikisnya yang dominan, maka dokter akan memberikan obat untuk faktor psikis tersebut, misalnya memberikan obat anti cemas dan penenang. Selain itu, jika ditemukan adanya kuman Helicobacter pylori pada lambung, maka kuman ini harus dihilangkan, biasanya dengan kombinasi obat antibiotik ditambah obat anti asam yang cukup kuat.

Perlunya perubahan gaya hidup juga sangat penting selain dengan obat-obatan. Jika penderita maag terlalu stress, maka dia harus berusaha mengendalikan tingkat stressnya. Begitu juga mengubah kebiasaan yang kurang baik, seperti kebiasaan makan yang tidak teratur, merokok, serta konsumsi obat reumatik tanpa aturan, semua harus dikendalikan atau dikurangi.

Perhatikanlah juga jika anda mengkonsumsi banyak obat. Mengonsumsi banyak obat dapat mengarah terjadinya penyakit lain. Misalnya, penggunaan antasida yang berlebihan dapat mengganggu fungsi ginjal. Terkadang, maag dianggap penyakit yang sederhana, sehingga penderita maag cenderung mengobatinya sendiri. Padahal maag termasuk penyakit serius. Namun, maag bisa diobati, apalagi jika jelas maag disebabkan oleh kuman. Demikian juga maag akibat asam lambung naik, jika ditekan asam lambungnya dengan optimal, maag dapat sembuh total.

Dengan endoskopi atau diteropong lambung dapat diperiksa untuk memastikan penyebab keluhan yang muncul. Dari endoskopi, dokter bisa melihat langsung kondisi kerongkongan, lambung, serta usus 12 jari. Jika penyebab maag  dapat diketahui dengan pasti maka pengobatan yang dilakukan juga bisa secara optimal.

About novi iin safitriani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates