Monday , 24 July 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Efek dan Pencegahan Mulut Kering Saat Kehamilan

Efek dan Pencegahan Mulut Kering Saat Kehamilan

Efek dan Pencegahan Mulut Kering Saat Kehamilan

Efek dan Pencegahan Mulut Kering Saat Kehamilan

Efek dan Pencegahan Mulut Kering Saat Kehamilan

Efek dan Pencegahan Mulut Kering Saat Kehamilan – Berbagai ketidaknyamanan menyertai kehamilan, mulut kering merupakan salah satu keluhan yang sering dirasakan. Hal ini disebabkan fluktuasi hormonal selama kehamilan yang ditimbulkan oleh aktivitas metabolisme. Mulut kering biasanya diiringi dengan peningkatan rasa haus.

Air liur mengandung 98% air yang berfungsi melumasi dan melindungi mulut dari gesekan. Kurangnya pasokan air liur menjadi salah satu penyebab terjadinya mulut kering. Kurangnya produksi air liur dipicu beberapa faktor dengan dehidrasi menempati urutan pertama. Seorang wanita hamil mungkin minum jumlah air yang sama dengan sebelum kehamilan. Padahal, janin memerlukan pasokan air tambahan yang tidak bisa dipenuhi dari konsumsi air normal. Oleh sebab itu, jumlah air yang dikonsumsi tidak mencukupi untuk ibu dan janin. Penyebab lain mulut kering adalah penderita diabetes yang memicu peningkatan buang air kecil dan rasa haus. Itu sebabnya, wanita dengan diabetes berisiko lebih tinggi mengalami mulut kering selama kehamilan, dibandingkan dengan wanita normal. Dehidrasi juga bisa terjadi karena perubahan metabolik atau konsumsi obat-obatan tertentu.

Efek Mulut Kering

1. Dehidrasi menyebabkan peningkatan suhu yang juga akan mempengaruhi suhu tubuh janin.

2. Dalam tahap lanjut, mulut kering menyebabkan komplikasi persalinan, kelahiran sesar, persalinan prematur, kontraksi rahim bahkan tali pusat mengerut.

3. Dehidrasi yang terjadi pada trimester pertama dapat menyebabkan NTD (netral tube defects).

4. Dehidrasi menyebabkan limbah dari tubuh ibu dan janin tidak dapat dibuang secara sempurna yang membuat ginjal dan hati janin bekerja keras.

5. Membuat ibu hamil merasa mual.

6. Dehidrasi dapat menyebabkan keguguran.

7. Mulut kering mempercepat perkembangan bakteri pada mulut sehingga menyebabkan gigi berlubang, karang gigi, bau mulut dan kerusakan pada gigi.

8. Mengurangi volume darah dan menyebabkan kelelahan pada wanita hamil.

Meskipun mulut kering selama kehamilan bukan masalah serius pada perempuan yang sehat, mereka yang memiliki riwayat diabetes gestational mungkin memerlukan perhatian medis. Jika diperlukan, dokter akan melakukan tes urin, darah dan metode diagnostik lain untuk mendeteksi ada tidaknya diabetes gestational. Setelah terkonfirmasi, dokter akan merekomendasikan obat-obatan dan perubahan pola hidup untuk membawa tingkat gula darah ke level normal. Tidak ada pengobatan khusus untuk mulut kering karena pada dasarnya kondisi ini bukan penyakit.

Cara Mencegah Mulut Kering

1. Minum banyak air, setidaknya 2-3 liter sehari.

2. Hindari makanan asin, pedas dan manis.

3. Mengkonsumsi makanan basah seperti sup atau sayuran berkuah lain dan hindari makanan kering.

4. Perbanyak konsumsi buah-buahan yang memiliki kandungan air tinggi.

5. Hindari menggunakan obat kumur yang memiliki kandungan alkohol karena akan mendehidrasi tubuh.

6. Hindari kafein (teh, kopi dan minuman soda).

About deden sofwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates