Thursday , 30 March 2017
Home » Info Kesehatan » Kebutuhan Harian dan Sumber Kalsium

Kebutuhan Harian dan Sumber Kalsium

Kebutuhan Harian dan Sumber Kalsium

Kebutuhan Harian dan Sumber Kalsium

Kebutuhan Harian dan Sumber Kalsium

Kebutuhan Harian dan Sumber Kalsium – Ketika kalsium masuk dan diserap oleh tubuh, kalsium akan ditransportasikan ke tulang dengan bantuan vitamin D. Kemudian, kalsium akan bertemu dengan fosfor untuk membentuk super-nutrisi yang memberikan struktur dan kekuatan pada tulang. Pertumbuhan dan perkembangan tulang seseorang umumnya terjadi antara usia 10 hingga 20 tahun. Setelahnya proses tadi akan semakin melambat di kisaran usia 30 tahun.

Setelahnya, proses ‘pengurasan’ dimulai, artinya kalsium akan terus berkurang untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Ketika itu tubuh akan bergantung pada cadangan kalsium yang tersimpan pada tulang untuk memastikan bahwa sistem kardiovaskular dan bekerja dengan baik. Kondisi tersebut menyebabkan cadangan kalsium terus berkurang dan menipis, kecuali kita terus menyuplai kalsium untuk mencegah kekurangan kalsium tersebut.

Gejala dan tanda awal bahwa seseorang kekurangan kalsium adalah sebagai berikut: nyeri sendi, eksim (eksema), insomnia. kram otot, hipertensi, jantung berdebar-debar, kuku rapuh, seringnya merasa kesemutan di tangan dan kaki. Jika dibiarkan, dapat menyebabkan osteoporosis, sebuah penyakit yang dicirikan dengan pengeroposan tulang.

Di bawah ini adalah rekomendasi harian untuk asupan kalsium berdasarkan usia:

Usia                                           Rekomendasi (mg/hari)
– Anak 1 – 3 tahun                                  500 mg
– Anak 4 – 8 tahun                                 800 mg
– Anak 9 – 13 tahun                            1.300 mg
– Remaja 14 – 18 tahun                     1.300 mg
– Dewasa 19 – 50 tahun                     1.000 mg
– Dewasa 51 – 70 tahun (pria)         1.000 mg
– Dewasa 51 – 70 tahun (wanita)    1.200 mg

Kalsium harian dapat dipenuhi melalui makanan antara lain:
– Susu, yogurt dan keju – termasuk jenis susu rendah/bebas lemak
– Kol, brokoli, bayam dan sayuran berdaun hijau lainnya
– Ikan tuna (sarden) dan salmon
– Produk makanan yang \ diperkaya kalsium, seperti sereal, jus buah, produk kedelai (susu, kecap) dan lain sebagainya. Periksa label untuk mengetahui apakah produk tersebut diperkaya dengan kalsium.

Terdapat banyak cara untuk meningkatkan asupan kalsium harian tanpa banyak merubah pola makan sehari-hari. Beberapa yang paling disarankan antara lain:

1. Memenuhi asupan vitamin D
Semakin banyak vitamin D yang didapatkan tubuh, semakin baik pula tingkat penyerapan kalsium oleh tulang dan aliran darah dalam tubuh.

2. Mengetahui kapan harus mengkonsumsi suplemen
Ketika merasa bahwa menu dan pola makan Anda tidak dapat memenuhi asupan kalsium tubuh, sebaiknya konsumsi suplemen yang mengandung vitamin D sebelum tidur.

3. Kurangi konsumsi kafein, natrium, dan alkohol
Penelitian mengatakan bahwa kafein, natrium dan alkohol dapat mengurangi tingkat penyerapan kalsium oleh tubuh. Faktanya, mengkonsumsi kafein dan alkohol secara berlebihan membuat ginjal mengeluarkan kalsium, bukannya menyerapnya.

Catatan: Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi/nutrisi sebelum mengkonsumsi suplemen apapun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates