Thursday , 21 September 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Pemicu Kolesterol Tinggi

Pemicu Kolesterol Tinggi

Pemicu Kolesterol Tinggi

Pemicu Kolesterol Tinggi

Pemicu Kolesterol Tinggi

Pemicu Kolesterol Tinggi – Kolesterol ialah metabolit yang mengandung lemak sterol yang ditemukan dalam membran sel dan disirkulasikan dalam plasma darah. Kolesterol merupakan sejenis lipid yang merupakan molekul lemak atau yang menyerupainya. Kolesterol merupakan jenis khusus lipid yang disebut steroid. Hiperkolesterolemia berarti bahwa kadar kolesterol yang terlalu tinggi dalam darah. Tingginya kadar kolestrol dalam tubuh dapat menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit. Akan tetapi, tidak semua kolestrol memberikan dampak buruk bagi tubuh. Hanya kolestrol yang termasuk kategori LDL (Low Density Lipoprotein) saja yang berakibat buruk bagi tubuh, sedangkan jenis kolestrol HDL (High Density Lipoprotein) merupakan kolestrol baik yang dapat melarutkan kolestrol jahat dalam tubuh.

Rentang batas normal kolesterol dalam tubuh adalah 160-200 mg. Kadar kolesterol yang tinggi dapat diturunkan dengan obat simvastatin, tetapi simvastatin mempunyai efek samping mempercepat timbulnya Katarak atau dapat juga memperburuk Katarak bagi mereka yang sensitive terhadap obat ini. Pada makanan berserat apapun (Oats, Sayur, Buah) akan mengikat sebagian lemak dan dibuang bersama BAB, tetapi yang lebih utama ialah pengaturan jenis makanan (Diet).

Sebenarnya 70% Kadar Kolesterol dipengaruhi enzim tubuh di hati, tetapi lemak jenuh berantai panjang dapat memperburuk kadar kolesterol dan yang utama lemak trans yang berantai menengah, namun bersifat Stabil atau tidak mudah memecah menjadi rantai pendek. Di beberapa Negara, makanan ringan (snack) dan juga restoran cepat saji, harus mencantumkan kalori total, kalori dari lemak dan juga kadar transfat yang terkandung dalam makanan tersebut. Tak ada salahnya jika screening kolesterol dilakukan mulai pada usia 9 tahun, cukup melakukan pemeriksaan kolesterol total saja dan jika hasil pemeriksaan kolesterol totalnya melebihi 200 mg, maka perlu lanjutan pemeriksaan kolesterol LDL (kolesterol jahat), sedangkan (pemeriksaan HDL tidak perlu dulu) dan juga pemeriksaan untuk triglyceride.

Beberapa faktor yang dapat memicu kolesterol tinggi, diantaranya:

1. Pola Makan
Apa yang anda makan atau konsumsi, itulah tubuh anda. Entah disadari atau tidak, pola makan merupakan salah satu penyebab terjadinya kenaikan level kolesterol pada tubuh. Beberapa jenis makanan yang mengandung kolesterol jahat (LDL) antara lain; daging merah, otak, seafood, susu hewani, kuning telur, mentega, keju, minyak kelapa sawit. Semua makanan tersebut bukan berarti harus dihindari atau tidak boleh dikonsumsi, tetapi beberapa jenis makanan tersebut harus dikonsumsi secukupnya (tidak berlebihan atau dalam jumlah banyak).
Sementara itu untuk jenis makanan yang harus anda waspadai karena mengandung kolesterol tinggi antara lain; margarin, kue kering, keripik, cookies, dan camilan ringan lainnya.

2. Perut Buncit
Memiliki perut buncit tidak hanya menjadi pertanda bahwa penampilan anda harus diperbaiki, karena perut buncit dan berat badan yang berlebih dapat meningkatkan level triglycerides (kolesterol jahat) dan menurunkan HDL (kolesterol baik) dalam tubuh. Memiliki berat badan ideal serta perut rata adalah salah satu kunci dalam menjaga kesehatan.

3. Aktivitas Harian
Bermalas-malasan, tidur, seharian berada di depan televisi atau komputer akan menaikkan level LDL atau kolesterol jahat dan menurunkan HDL atau kolesterol baik. Perbanyaklah melakukan aktivitas fisik, setidaknya jalan kaki di pagi hari atau melakukan olah raga, misalnya berenang.

4. Usia dan Jenis Kelamin
Pada saat usia seseorang masuk di angka 20 tahun, secara alami level kolesterol seseorang akan mulai mengalami kenaikan sedikit demi sedikit (karena itu harus anda jaga). Pada pria, jika pola hidup baik, maka level kolesterol akan mulai stabil di usia 50 tahun. Sedangkan pada wanita, kolesterol cenderung stabil hingga menopause. Setelah menopause, level kolesterol pada wanita bisa meningkat sebanyak pria.

5. Jarang Cek Kesehatan
Usia muda bukan lagi alasan untuk melewatkan berbagai macam medical check up, termasuk untuk melakukan pemeriksaan kolesterol. Hal ini bertujuan untuk melihat apakah kolesterol anda stabil atau ada kemungkinan berpotensi mengalami kenaikan kadar kolesterol, lakukan medical check up secara rutin.

6. Riwayat Keluarga
Jika dalam keluarga ada yang memiliki kolesterol tinggi, terdapat kemungkinan besar anda akan mengalami hal yang sama. Seringlah tanyakan riwayat kesehatan keluarga kandung anda. Dengan demikian, anda dapat melakukan upaya untuk mencegah terjadinya atau menstabilkan kolesterol jahat.

7. Kebiasaan Merokok
Anda pasti sudah cukup pintar untuk mengerti bahaya merokok atau dampak yang ditimbulkan dari rokok. Merokok dapat menurunkan kadar kolesterol baik, dan meningkatkan kadar kolesterol jahat.

About novi iin safitriani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates