Wednesday , 24 May 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Makanan yang Mengandung Kalsium Oksalat Tinggi Sedang dan Rendah

Makanan yang Mengandung Kalsium Oksalat Tinggi Sedang dan Rendah

Makanan yang Mengandung Kalsium Oksalat Tinggi Sedang dan Rendah

Makanan yang Mengandung Kalsium Oksalat Tinggi, Sedang dan Rendah

Makanan yang Mengandung Kalsium Oksalat Tinggi, Sedang dan Rendah

Makanan yang Mengandung Kalsium Oksalat Tinggi Sedang dan Rendah – Menurut literatur yang dikeluarkan University of Pittsburgh Medical Center, sekitar 1 juta orang di Amerika Serikat menderita batu ginjal tiap tahun. Sebagian besar penyebab terjadi batu ginjal adalah akibat penumpukan kalsium oksalat, komponen yang terdapat secara alami di banyak makanan. Menghindari makanan tinggi oksalat bisa mencegah kekambuhan dan pembentuan batu ginjal.

1. Makanan yang mengandung Tinggi Oksalat
The University of Pittsburgh Medical Center (UPMC) memilah makanan dengan lebih dari 10 mg kalsium oksalat per 99,2 gr penyajian sebagai makanan tinggi oksalat. UPMC menganjurkan untuk menghindari makanan tinggi oksalat untuk mempertahankan batas 40 mg – 50 mg oksalat per hari. Minuman tinggi oksalat termasuk diantaranya adalah kopi instan, bir hitam, teh hitam, coklat susu, cokelat panas, cokelat, jus blueberry, jus blackberry, dan minuman yang dibuat dengan kedelai, yogurt kedelai atau susu kedelai. Selai kacang, biji wijen, dan kedelai juga tinggi oksalat. Banyak sumber pati merupakan makanan tinggi oksalat termasuk bayam, bubur jagung, pretzel, talas, produk gandum dan makanan sereal tinggi serat. Buah yang memiliki kadar tinggi oksalat adalah blackberry, blueberry, anggur Concord, buah ara, buah cocktail, kiwi, kulit jeruk, raspberry, stroberi kalengan, jeruk, dan elderberry. Beberapa sayuran tinggi kalsium oksalat adalah buncis, bit, wortel, seledri, terung, daun bawang, okra, paprika, kentang, ubi jalar, zucchini, sayuran hijau seperti bayam serta kangkung dan peterseli.

2. Makanan yang mengandung Oksalat Sedang
Makanan yang dikenal memiliki kandungan oksalat sedang berisi 2 mg – 10 mg oksalat per porsi. UMPC merekomendasikan agar membatasi makanan oksalat sedang untuk 2 – 3 porsi per hari. Minuman yang memiliki kadar oksalat moderat adalah kismis hitam, bir, wortel, cranberry, jeruk, anggur, jus tomat, dan dan kismis hitam. Di antara protein dan produk susu, batasi konsumsi yogurt, biji rami, biji bunga matahari, sarden dan hati. Buah dengan kandungan oksalat cukup tinggi meliputi apel, aprikot, kelapa, jeruk mandarin, jeruk, persik, pir, nanas, plum ungu, plum, stroberi segar dan cranberry. Daftar karbohidrat dengan oksalat moderat termasuk bagel, produk jagung, oatmeal, pasta gandum, roti putih dan beras merah. Sayuran yang harus dibatasi adalah artichoke, brokoli, kubis Brussel, jagung, selada, lobak, tomat, selada air dan asparagus

3. Makanan yang mengandung Rendah Oksalat
Makanan rendah oksalat dapat dinikmati sebanyak yang Anda suka. Beberapa makanan yang mengandung rendah oksalat adalah jus apel, teh hijau, limun, susu, anggur, keju, mangga, pepaya, daging sapi, ham, alpukat, unggas, mie telur, biskuit, beras, lobak dan kembang kol.

About deden sofwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates