Tuesday , 24 October 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Peluang Bisnis Camilan Kerupuk Teripang

Peluang Bisnis Camilan Kerupuk Teripang

Peluang Bisnis Camilan Kerupuk Teripang

Peluang Bisnis Camilan Kerupuk Teripang

Peluang Bisnis Camilan Kerupuk Teripang

Peluang Bisnis Camilan Kerupuk Teripang – Belum lengkap rasanya bila menu makan sehari-hari tanpa kerupuk, mulai dari makan nasi, makan bakso hingga mie. Berbagai macam jenis dari kerupuk pun selalu disajikan di dalam berbagai acara, seperti acara prasmanan hajatan, acara seremonial di kantor-kantor, dan lain sebagainya. Terang saja, karena kerupuk adalah salah satu sajian pelengkap untuk segala macam jenis hidangan.

Di Indonesia kerupuk telah menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat, selain karena harganya yang murah, kerupuk juga mudah untuk didapatkan. Dulu mungkin kerupuk hanya digunakan untuk lauk saja, namun kini dengan sedikit inovasi dan juga kreativitas jenis kerupuk sudah semakin variatif. Fungsinya pun semakin sudah meluas menjadi camilan yang disukai oleh semua kalangan, baik tua sampai muda.

Salah satu kreativitas kerupuk yang saat ini sangat disukai oleh banyak orang adalah kerupuk teripang. Selain cocok sebagai untuk camilan dan juga cita rasanya yang khas, kerupuk teripang juga dipercaya mempunyai banyak manfaat bagi penyembuhan penyakit seperti diabetes. Karena itulah kerupuk teripang disukai oleh banyak orang dan tidak heran bila sebagian besar pengusaha mulai melirik bisnis camilan kerupuk teripang sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.

Konsumen Kerupuk Teripang
Umumnya semua orang menggemari kerupuk baik anak muda samapi orang tua. Jenis kerupuk dari olahan hasil laut yang sekarang ini banyak diperjual belikan adalah kerupuk cumi kemudian kerupuk kerang lalu kerupuk ikan, dan tidak ketinggalan juga kerupuk teripang. Banyak aneka jenis kerupuk yang tidak hanya dijadikan untuk pelengkap hidangan dalam acara hajatan, tapi cocok juga dimakan sebagai camilan saat santai atau juga saat menonton tv. Karena itulah, Anda bisa membidik banyak konsumen untuk bisnis camilan kerupuk teripang ini, mulai dari konsumen rumah tangga, dari restoran, lalu swalayan, hingga toko di pusat oleh-oleh.

Memulai Bisnis Camilan Kerupuk Teripang
Bisnis camilan kerupuk teripang ini cocok untuk ditekuni oleh para pengusaha kecil menengah di Indonesia. Mengingat bisnis olahan hasil laut yang berupa kerupuk teripang ini cocok dijalankan pada cuaca yang panas seperti Indonesia. Bisnis kerupuk teripang pun dapat dimulai sebagai bisnis rumahan dengan skala kecil. Peluang bisnis rumahan dengan membuat camilan kerupuk teripang juga mempunyai potensi untuk mendatangkan keuntungan besar bila ditekuni dengan baik.

Memulai bisnis olahan hasil laut berupa kerupuk teripang dapat dimulai dengan mengetahui alat-alat yang dibutuhkan. Dimana Anda harus mengetahui bahan apa saja yang digunakan dan harus mengetahui dengan pasti tentang bagaimana cara pembuatannya. Berikut ini adalah teknik untuk pembuatan kerupuk teripang yang renyah, gurih serta bergizi tinggi sebagai camilan skala bisnis rumahan.

Keuntungan Bisnis Camilan Kerupuk Teripang
Banyak orang yang pada akhirnya tertarik untuk bisa menekuni bisnis camilan kerupuk teripang ini karena berbagai alasan. Selain keuntungan yang dijanjikan oleh bisnis ini cukup menggiurkan, banyaknya kandungan gizi yang baik bagi kesehatan juga menjadikan kerupuk teripang banyak dikonsumsi oleh orang. Sebagian besar dari masyarakat Indonesia suka mengkonsumsi kerupuk dan proses pembuatan dari kerupuk teripang tidak terlalu sulit. Karena itulah Anda dapat mencoba memulai bisnis camilan kerupuk teripang mulai dari sekarang.

Hambatan Bisnis
Pada saat ini semakin banyak pelaku bisnis sejenis yang mulai sudah bermunculan serta siap untuk bersaing, sehingga persaingan pasar untuk bisnis camilan kerupuk teripang ini semakin hari semakin ketat. Selain itu, bentuk dan juga tekstur teripang yang kurang menarik mengakibatkan minat dari masyarakat untuk mengkonsumsi teripang.

Bisnis camilan kerupuk teripang biasanya juga akan mengalami kendala bila kondisi cuaca sedang hujan, karena pembuat kerupuk tidak bisa menjemur teripang dengan maksimal sehingga proses untuk membuat kerupuk teripang menjadi lebih lama.

Strategi Pemasaran
Pelaku bisnis dapat menjualnya di dalam kemasan plastik atau aluminium foil setelah itu menitipkannya di restoran, warung makan atau swalayan, atau bisa juga di kantin dan toko pusat oleh-oleh serta beberapa tempat lainnya yang berpotensi untuk penjualan kerupuk teripang.

Di samping strategi pemasaran di atas, hal lain yang harus Anda perhatikan adalah memasarkan kerupuk teripang dengan cara menggunakan kemasan produk yang unik serta menarik sehingga konsumen akan merasa tertarik untuk membelinya. Semakin menarik kemasan produk Anda, maka daya tarik produk Anda pun akan semakin besar di mata para calon konsumen. Tawarkan produk Anda dalam berbagai macam ukuran kemasan, seperti ukuran 100 gram, 400 gram, 1000 gram dan lain sebagainya.

Kunci Sukses
Untuk dapat memberikan nilai tambah dari kerupuk teripang, pastikan bahwa Anda memang benar-benar menguasai cara membuat kerupuk teripang. Berani mencoba untuk menciptakan varian kerupuk teripang baru. Misalnya dengan cara menyajikan berbagai macam varian rasa dan bentuk. Perhatikan juga kualitas dari produk dengan memilih bahan baku yang baik dan juga menghindari bahan kimia berbahaya.

Analisa Ekonomi
Asumsi
Kerupuk teripang untuk skala rumahan
setiap bungkusnya dijual di pasaran dengan harga Rp 17.500,00 @ 100 gram

1. Modal Awal
Untuk kompor gas dan tabung 3 kg = Rp 250.000,00
Untuk panci kukusan, pisau, baskom, pengaduk, penggorengan = Rp 600.000,00
Untuk tambir untuk menjemur kerupuk 10 buah = Rp 150.000,00 +
Total dari modal awal = Rp 1.000.000,00

2.Biaya penyusutan
Peralatan akan mengalami penyusutan setelah digunakan selama 3 tahun:
= 1/36 x Rp Rp 1.000.000,00 = Rp 27.800,00

3. Biaya operasional per bulan
Bahan baku untuk produksi per hari rata-rata = Rp 500.000,00
Biaya Bahan baku setiap bulan : Rp 500.000,00 x 26 hari = Rp 13.000.000,00
Biaya untuk tabung gas : @ Rp 20.000,00 x 8 tabung = Rp 160.000,00
Biaya untuk Kemasan plastik dan label produk = Rp 200.000,00
Biaya untuk penyusutan barang = Rp 27.800,00
Biaya untuk transportasi, dan promosi = Rp 450.000,00 +
Total biaya setiap bulan = Rp 13.837.800,00

4. Pendapatan
Pendapatan setiap bulan
Penjualan setiap bulan = @ Rp 17.500,00 x 40 bungkus x 26 hari = Rp 18.200.000,00

5. Keuntungan
Laba setiap bulan bulan = Rp 18.200.000,00 – Rp 13.837.800,00 = Rp 4.362.200,00

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates