Saturday , 27 May 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Pembahasan Seputar Karbohidrat

Pembahasan Seputar Karbohidrat

Pembahasan Seputar Karbohidrat

Pembahasan Seputar Karbohidrat

Pembahasan Seputar Karbohidrat

Pembahasan Seputar Karbohidrat – Karbohidrat adalah salah satu komponen asupan utama yang berperan sebagai sumber energi tubuh. Tubuh membutuhkan karbohidrat untuk memproduksi glukosa sebagai energi utama tubuh. Otak dan sistem saraf membutuhkan suplai glukosa secara terus menerus agar berfungsi optimal. Otot menyimpan dan menggunakan glukosa sebagai energi untuk melakukan aktivitas fisik. Karbohidrat bisa ditemukan pada makanan, seperti kue, roti, nasi, kacang-kacangan, susu, kentang, minuman ringan/soda, dan banyak lainnya. Bentuknya bisa bermacam-macam, misalnya gula, serat, dan pati.

Karbohidrat merupakan sumber energi utama. Fungsi karbohidrat adalah sebagai sumber energi tubuh, khususnya otak dan saraf. Sebuah enzime akan mengurai karbohidrat dan mengubahnya menjadi glukosa (gula darah) yang akan digunakan sebagai energi utama sel-sel tubuh. Karbohidrat berperan sebagai cadangan energi bagi tubuh, yang akan dihidrolisis sebagai gula.
Selain sebagai sumber energi, karbohidrat berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh, proses metabolisme dalam tubuh, dan pembentuk struktur sel dengan mengikat protein dan lemak.

Energi yang dihasilkan karbohidrat kompleks akan lebih lambat. Akan tetapi energi tersebut akan bertahan lebih lama. Serat merupakan salah satu karbohidrat kompleks, dan dapat diklasifikasikan menjadi larut dan tidak larut. Serat larut bisa dipecah dan menyediakan energi. Serat larut bisa ditemukan dalam banyak buah-buahan dan sayuran termasuk sayuran berdaun hijau, pir, seledri, wortel, apel, dan lain sebagainya. Serat tidak larut tidak dapat dicerna oleh sistem pencernaan kita, dan tidak memberikan energi. Serat larut ditemukan di seluruh sereal gandum, roti, dan nasi. Serat tidak larut berperan penting dalam kesehatan dengan mempromosikan gerak usus dan rasa kenyang.

Tubuh menggunakan glukosa sebagai energi, dan level glukosa dalam darah merefleksikan energi yang siap digunakan. Makanan yang masuk ke dalam tubuh akan meningkatkan level gula darah. Kadar peningkatan gula darah setelah mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat disebut Indeks Glikemik (IG). Sederhananya, Indeks Glikemik (IG) adalah angka/tingkatan/rangking makanan berdasarkan efeknya terhadap peningkatan gula darah. IG dikategorikan menjadi rendah, sedang, dan tinggi. Semaking tinggi IG semakin tinggi pula peningkatan gula darah dan glukosa yang dapat diserap dan digunakan. Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat IG, diantaranya jenis karbohidrat itu sendiri, jumlah partikel dalam makanan, proses pengolahan, hingga konsumsi nutrisi lain secara bersamaan. Umumnya, semakin banyak proses pengolahan makanan maka semakin tinggi tingkat IG-nya. Misalnya makanan-makanan olahan yang dimaksud antara lain produk olahan tepung, mie,nasi, dan makanan cepat saji. Sebaliknya, makanan dengan tinggi serat (misalnya buah dan sayuran), lemak dan protein umumnya memiliki tingkat IG yang rendah.

About deden sofwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates