Friday , 24 March 2017
Home » Info Kesehatan » Sumber ( Sayuran ) Antioksidan Terbaik

Sumber ( Sayuran ) Antioksidan Terbaik

Sumber ( Sayuran ) Antioksidan Terbaik

Sumber ( Sayuran ) Antioksidan Terbaik

Sumber ( Sayuran ) Antioksidan Terbaik

Sumber ( Sayuran ) Antioksidan Terbaik – Antioksidan banyak terdapat di sayuran segar. Namun, jenis dan jumlah kandungannya tidak sama. Makanan-makanan tinggi antioksidan biasanya kaya nutrisi lain, sehingga memberi banyak manfaat bagi tubuh dan kesehatan. Berikut beberapa makanan yang kaya antioksidan penting bagi tubuh:

1. Tomat
Sayur ini merupakan salah satu sumber utama antioksidan likopen. Studi menyatakan bahwa likopen lebih kuat dibandingkan beta karoten dan vitamin E dalam menangkal penyakit. Tomat kaya akan vitamin C yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Brokoli
Brokoli kaya akan vitamin C, A, zeaxanthin dan beta karoten, yang berfungsi sebagai antioksidan. Brokoli memiliki fitonutrien sulforphane yang berpotensi menurunkan risiko kanker. Kaempferol, quercetin, dan antosianin di dalamnya memiliki efek anti peradangan dan dapat memperlambat perkembangan sel kanker.

3. Kubis
Kubis mengandung banyak nutrisi dan antioksidan. Sayur ini kaya vitamin C dan polifenol. Kubis merah atau ungu mengandung antosianin yang memberinya warna unik.

4. Asparagus
Tunas muda asparagus kaya akan fitonutrien yang bermanfaat sebagai anti peradangan seperti rutin, saponin, quercetin, dan kaempferol. Asparagus dilengkapi antioksidan beta karoten, vitamin C, dan E. Studi menunjukkan bahwa asparagus menandung glutathione.

5. Bayam
Sayuran berdaun hijau ini kaya akan nutrisi dan antioksidan. Bayam mengandung vitamin C, E, A, magnesium, kalsium, dan potassium. Beta karoten, lutein, zeaxanthin dan karotenoid yang dimilikinya. Bayam dilengkapi kaempferol yang membantu memperlebar pembuluh darah sehingga memperlancar aliran darah dan menurunkan tekanan darah.

6. Sawi
Sawi merupakan sumber karotenoid, saponin, dan flavonoid. Sawi dan sayuran berdaun hijau lainnya direkomendasikan American Institute for Cancer Research untuk melawan kanker. Laporan para ahli AICR menyatakan bahwa makanan dengan karotenoid berpotensi melindungi tubuh dari kanker kerongkongan, mulut, dan tenggorokan. Beberapa studi lab menemukan bahwa karotenoid dalam sayuran berdaun hijau bisa memperlambat pertumbuhan sel kanker payudara, kulit, paru, dan perut.

7. Seledri
Vitamin C, beta karoten, dan mangan adalah antioksidan yang terdapat di seledri. Namun, yang membuatnya menonjol adalah aneka fitonutriennya. Sebagian fitonutrien termasuk antioksidan fenolat dan sifat anti inflamasi.

8. Wortel
Wortel kaya akan vitamin A dan beta karoten. Beberapa studi terbaru menemukan bahwa polikatilen merupakan fitonutrien yang tak kalah penting. Polikatilen dapat menghambat perkembangan sel kanker usus besar. Studi lain juga menemukan bahwa karotenoid tak hanya membantu mencegah kerusakan oksidatif pada tubuh, tetapi juga pada polikatilen.

9. Cabai
Cabai kaya akan vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan. Cabai dilengkapi vitamin A, E, B kompleks, K, dan mineral. Pilih cabai merah agar ketersediaan vitamin C dan karotenoidnya maksimal.

10. Paprika
Studi dari Spanyol melihat ketersediaan vitamin C, E, dan 6 jenis karotenoid (alfa karoten, beta karoten, zeaxanthin likopen, lutein, cryptoxanthin,) di aneka makanan yang umum dikonsumsi di sana. Hasilnya, hanya 2 sayuran, yakni tomat dan paprika, yang mengandung 2/3 dari nutrisi yang dicari. Paprika menyumbang 12% zeaxanthin dan 7% vitamin C dari seluruh jenis makanan yang dikonsumsi partisipan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates