Wednesday , 26 July 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Tanda-tanda Gerakan Janin Menjelang Persalinan

Tanda-tanda Gerakan Janin Menjelang Persalinan

Tanda-tanda Gerakan Janin Menjelang Persalinan

Tanda-tanda Gerakan Janin Menjelang Persalinan

Tanda-tanda Gerakan Janin Menjelang Persalinan

Tanda-tanda Gerakan Janin Menjelang Persalinan Penting bagi calon ibu dan calon ayah untuk mengenali tanda-tanda gerakan janin menjelang waktu persalinan supaya anda bisa mempersiapkan diri sebelum persalinan tiba. Berikut merupakan tanda-tanda gerakan janin menjelang waktu persalinan:

Pada usia kehamilan 36 minggu, janin yang ada di dalam kandungan telah memiliki kematangan serta ukuran yang siap untuk dilahirkan. Organ tubuh janin dalam kandungan telah terbentuk dengan sempurna di antaranya hati, paru-paru dan ginjal. Dimana hati janin pada usia kehamilan 36 minggu sudah memiliki kotoran. Dengan kesiapan organ bayi, maka saat ini kehamilan anda telah memasuki minggu untuk persiapan menjelang persalinan.
Keadaan bayi dalam kandungan akan terus mengalami gerakan, terlebih lagi ketika melatih paru-parunya untuk mempersiapkan pernafasan setelah ia dilahirkan ke dunia nanti.

Pada usia kehamilan 37 minggu, bayi akan mengubah posisinya untuk menyesuaikan dengan persalinan yang akan ia hadapi nantinya. Pada usia ini, gerakan janin menjelang persalinan ditandai dengan keadaan bayi yang mulai turun ke panggul. Kepala bayi normalnya akan menghadap ke jalan lahir ketika menjelang persalinan.

Selanjutnya, gerakan pada usia ini ditandai dengan rontoknya lapisan bulu halus pada janin, serta vernix caseosa / lapisan yang berperan guna melindungi bayi dalam kandungan akan mulai menghilang. Kedua bagian tersebut akan ditelan oleh bayi telan yang mana pada akhirnya akan mempengaruhi buang air besar bayi untuk pertama kalinya, dan kotoran bayi akan berwarna kehitaman.
Ibu hamil akan mulai sering mengalami kontraksi atau mules pada usia kehamilan 38 minggu. Gerakan bayi akan terus menerus berkembang. Salah satu kondisi bayi pada usia ini ialah menambah simpanan lemak yang fungsinya adalah untuk menjaga suhu tubuh bayi setelah ia dilahirkan.
Pada usia kehamilan 39 minggu, gerakan janin telah siap untuk menghadapi posisi jalan lahir. Cairan ketuban yang awalnya jernih, pada usia ini akan mulai berubah menjadi pucat seperti susu.

Pada minggu akhir, yakni usia kehamilan 40 minggu, keadaan rahim ibu akan semakin sempit. Pada minggu akhir, janin dalam kandungan akan menghasilkan hormon. Hormon yang dihasilkan bayi tersebut disebut dengan kortison yang berasal dari kelenjar adrenal. Hormon itu berperan untuk membantu menyempurnakan paru-paru janin agar siap menerima udara bebas setelah dilahirkan. Untuk organ reproduksi janin laki-laki, pada umumnya testisnya sudah turun. Sedangkan untuk bayi perempuan, ovarium masih berada di pinggir panggul sampai setelah bayi lahir.

Persiapan Mental Menjelang Proses Melahirkan
Bagi ibu yang kehamilannya sudah dekat dengan waktu persalinan, sebaiknya melakukan kegiatan yang bisa membuat bayi juga anda sehat agar lebih siap saat persalinan. Kegiatan yang bisa anda lakukan salah satunya yakni dengan melakukan olahraga khusus bagi ibu hamil, misalkan senam hamil yang memiliki manfaat untuk mempersiapkan tubuh anda saat akan menghadapi waktu persalinan. Disamping itu, senam hamil juga baik untuk mempersiapkan mental menjelang persalinan. Senam hamil yang dilakukan bisa membantu ibu dalam mengatur sistem pernafasan serta meningkatkan kebugaran tubuh. Meningkatkan kesiapan mental sebelum melahirkan serta melatih otot panggul saat menghadapi persalinan, dan lain lain. Selain melakukan senam hamil, beberapa hal lainnya bisa anda lakukan untuk mempersiapkan mental menjelang persalinan, seperti berikut ini:

Melatih kesiapan mental.
Persiapan mental merupakan salah satu hal yang perlu anda perhatikan ketika memasuki trimester ketiga / menjelang persalinan. Menyiapkan mental sangat penting dilakukan, khususnya bagi anda yang baru pertama kali hamil serta akan melahirkan. Banyak wanita yang masih merasa ketakutan menghadapi persalinan. Ketakutan / kekhawatiran yang dirasakan biasanya disebabkan oleh rasa sakit yang dirasakan saat melahirkan, takut kehilangan nyawa diri sendiri ataupun nyawa bayi, takut jika bayi terlahir cacat, malu untuk berhadapan dengan ahli medis di ruang persalinan dan lain lain.
Cara efektif yang bisa anda lakukan untuk melatih kesiapan mental menjelang persalinan yakni dengan membayangkan wajah bayi yang mungil serta menggemaskan yang akan hadir mengisi hari-hari anda nanti. Penantian selama 9 bulan ini serta harapan anda untuk segera melihat wajah mungil bayi anda serta keinginan untuk segera menyentuh dan memeluknya merupakan sebuah motivasi yang dapat membantu anda untuk mengurangi perasaan takut menjelang proses persalinan.

About seli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates