Thursday , 30 March 2017
Home » Info Kesehatan » Lima Bagian Ayam Yang Sebaiknya Tidak Dimakan

Lima Bagian Ayam Yang Sebaiknya Tidak Dimakan

Lima Bagian Ayam Yang Sebaiknya Tidak Dimakan

Lima Bagian Ayam Yang Sebaiknya Tidak Dimakan

Lima Bagian Ayam Yang Sebaiknya Tidak Dimakan

Lima Bagian Ayam Yang Sebaiknya Tidak Dimakan – Salah satu daging yang paling banyak dikonsumsi manusia adalah daging ayam. Hampir setiap hari daging ayam disajikan diatas meja makan sebagai lauk untuk makan keluarga. Namun, pernahkah Anda mencari tahu bahwa ternyata ada beberapa bagian ayam yang sangat tidak sehat jika dimakan, khususnya ayam negeri?
Bahkan dengan memakan bagian tersebut, Anda seperti makan racun. Mau tahu bagian ayam mana yang paling berbahaya jika dikonsumi? Supaya tidak penasaran, silahkan simak ulasannya dibawah ini. Semoga setelah mengetahuinya, Anda bisa lebih hati-hati lagi jika mengkonsumsi daging ayam.

1. Kepala ayam
Bahaya makan kepala ayam mungkin tidak seluruhnya, namun sebagian peternak ayam kerapkali memberikan beragam zat kimia untuk makanan ayam.
Sayangnya, bekas bahan kimia pada makanan itu yang berbentuk logam berat terus tersimpan (terlebih dalam otak ayam) yang pasti membahayakan kesehatan manusia bila dikonsumsi.

2. Sayap ayam
Jangan heran bila ayam sayur telah bisa dipanen dalam usia 3 bulan. Hal ini dikarenakan adanya peran serta hormon yang diinjeksikan ke badan ayam.
Berdasarkan keterangan sumber terpercaya, seekor ayam sayur sampai siap panen akan memperoleh suntikan hormon sampai 4 kali.
Suntikan itu diberikan lewat sisi sayap, hingga obat-obatan itu biasanya bakal tersisa pada sayap ayam.

Adapun alasannya kenapa sayap ayam yaitu bagian yang dapat digolongkan membahayakan kesehatan, karena bisa tingkatkan risiko penyakit tumor pada manusia bila dikonsumsi dengan cara teratur.

3. Leher ayam
Meski dagingnya terbilang sedikit, banyak orang yang menyuskainya, Namun, tahukah Anda, ternyata kebanyakan memakan leher ayam juga bisa berbehaya.
Yang perlu di ketahui yaitu, leher adalah sisi badan ayam yang penuh dengan pembuluh darah serta kelenjar getah bening.
Tempat kelenjar getah bening itu terdapat diantara kulit serta otot ayam, yang membuat seperti tonjolan sebesar ruas jari kelingking.
Adapun yang dimaksud organ sistem imum pada ayam yang memiliki kandungan banyak bakteri serta kuman penyakit, serta jika dikonsumsi manusia dapat memberi dampak tidak baik pada kesehatan kita.

4. Pantat ayam
Bahaya makan pantat ayamPantat ayam yaitu pada umumnya untuk menyebutkan bagian badan ayam yang satu itu, umumnya dikatakan sebagai brutu ayam.
Bbagian tersebut, sesungguhnya sangatlah enak serta beraroma barbekyu yang datang dari lemak saat dipanggang, inilah yang bikin ngiler beberapa besar orang yang mencium aromanya.
Pantat ayam juga memiliki kandungan hormon, serta adalah tempat berkumpulnya kelenjar getah bening.
Makrofag dalam kelenjar getah bening dapat menaruh bakteri serta virus, bahkan juga karsinogen (zat pemicu kanker), tetapi sayangnya tak dapat mengurainya hingga sebagian toksin itu bakal mengendap didalam pantat ayam.
Tidak cuma ini, selama sistem perkembangan, ayam sayur juga butuh disuntik antibiotik ; disamping itu terdapat banyak type antibiotik yang larut dalam lemak, hingga bila saat penyuntikan serta panen terlampau dekat, jadi type antibiotik yang larut dalam lemak masih tetap ketinggalan, serta bisa mengakibatkan kanker pencernaan atau hati bila teratur kita makan.

5. Kulit ayam
Makan daging ayam tanpa ada kulit kurang nikmat terlebih bila dipanggang atau digoreng. Hal tersebut lantaran kulit ayamlah yang mengakibatkan rasa lezat serta gurih, tetapi sayangnya kulit ayam itu sangatlah tak sehat.
Menurut suatu riset yang dikerjakan di Jepang, umumnya antibiotik, hormon, toksin yang larut dalam lemak ada di dalam kulit hewan, termasuk juga ayam.
Di dalam kulit ayam sangat banyak tersimpan toksin yang berbentuk larut dalam lemak, yang pasti dapat mengubah metabolisme toksin dalam hati.
Menurut Lin Jieliang, bekas direktur toksikologi klinis dari Chang Gung Memorial Hospital, Linkou, Taiwan, dipandang dari pojok pandang toksikologi, makanan yang tinggi lemak lebih gampang berpadu dengan hormon wanita dari pada makanan lain pada umumnya.
Jadi jika Anda kerap makan kulit ayam, maka bukan saja gampang bisa mengakibatkan obesitas.
Hal semacam ini disebutkan bahwa pemicunya yaitu lemak dalam daging serta residu dari suntikan type hormon perkembangan pada hewan.
Bila dimasak lewat cara pemanggangan, cholesterol pada kulit ayam bakal teroksidasi. Serta bentuk dari hasil oksidasi cholesterol itu dapat membahayakan kesehatan manusia.
Bila memprioritaskan kesehatan dari pada rasa yang lebih lezat, sebaiknya buang kulit ayam sebelum memasaknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates