Monday , 24 July 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Posisi Sungsang saat Kehamilan

Posisi Sungsang saat Kehamilan

Posisi Sungsang saat Kehamilan

Posisi Sungsang saat Kehamilan

Posisi Sungsang saat Kehamilan

Posisi Sungsang saat Kehamilan – Perlu kita ketahui bahwa 4 dari 100 kelahiran bayi dapat mengalami posisi yang sungsang. Ketika bayi ada dalam posisi sungsang, maka sering kali bayi harus lahir melalui cara operasi Caesar, ini merupakan pilihan terakhir secara terpaksa.
Belum ada yang tahu pasti apa saja alasan yang dapat menyebabkan janin berada dalam posisi sungsang saat dalam kandungan. Terdapat beberapa kasus mengait-ngaitkan posisi sungsang dengan kehamilan kembar, bayi prematur, terlalu banyak atau terlalu sedikit cairan ketuban, masalah pada bayi serta masalah pada rahim.
Janin yang berada dalam posisi sungsang juga tidak menunjukkan tanda-tandanya sebelum persalinan. Akan tetapi, bila Anda ingin mengetahui posisi bayi Anda di waktu-waktu mendekati kelahiran, sebaiknya periksakan kehamilan anda ke dokter serta lakukan USG untuk mengetahui posisi janin secara lebih pasti.
Apabila Anda memiliki janin dalam posisi sungsang, dokter biasanya akan merekomendasikan Anda untuk melahirkan melalui cara operasi caesar. Akan tetapi, sebelum Anda memutuskan bersedia dan mau untuk melakukan operasi caesar, mungkin ada cara-cara lain yang bisa Anda lakukan supaya bayi berada dalam posisi normal kembali serta Anda bisa melahirkan normal.

1. Melakukan external cephalic version (ECV)
Dokter biasanya akan menyarankan Anda untuk melakukan external cephalic version (ECV) sebagai upaya guna mengubah posisi kepala bayi agar menjadi di bawah, bila Anda berada pada usia kehamilan 36 hingga 38 minggu. Akan tetapi, jika Anda memiliki kondisi lain, seperti , kelainan pada sistem reproduksi, kehamilan kembar atau masalah pada plasenta, dokter mungkin tidak akan menyarankan Anda untuk melakukan ECV.

External cephallic version atau ECV dapat dilakukan dengan cara memberi tekanan yang kuat pada perut Anda dengan menggunakan tangan, sehingga bayi bisa mengubah posisinya menjadi kepala yang berada di bawah. USG bisa digunakan untuk memandu jalannya ECV ini. ECV akan dilakukan saat mendekati waktu kelahiran, sehingga bila hal yang tidak diinginkan terjadi, ECV akan langsung dihentikan serta bayi pun dapat lahir dengan cara operasi caesar.

ECV akan memiliki kemungkinan yang lebih untuk berhasil bila Anda pernah melahirkan sebelumnya / Anda memiliki banyak cairan ketuban. Kadang-kadang, ECV juga tidak berhasil serta dapat menimbulkan komplikasi, contohnya seperti abrupsio plasenta, kantung ketuban pecah terlalu cepat, perubahan denyut jantung bayi, serta kelahiran prematur.

2. Melakukan olahraga
Anda dapat melakukan beberapa gerakan olahraga guna membantu mengubah posisi bayi sungsang Anda. Beberapa gerakan olahraga yang bisa Anda coba lakukan antara lain :

a. Breech tilt.
Lakukan gerakan ini dengan cara berbaring di lantai serta taruh kedua kaki Anda di atas kursi. Lalu simpan bantal di bawah pantat/panggul Anda, sehingga posisi Anda membentuk sudut yang lancip sekitar 45 derajat dengan lantai. Tetap lakukan posisi seperti ini maksimal selama 15 menit / sampai Anda merasa tidak nyaman.
b. Berjalan.
Berjalan ialah olahraga yang paling mudah untuk Anda lakukan selama kehamilan. Berjalan juga bisa membantu bayi Anda untuk bergerak dan menemukan posisi yang tepat. Cobalah untuk berjalan selama 30 menit tiap hari selama kehamilan anda.
c. Posisi lutut-dada atau knee chest.
Lakukan posisi ini dengan cara berlutut di lantai, lalu tempatkan kepala / dahi Anda di lantai (menghadap lantai dan seperti posisi sujud). Mungkin Anda perlu menempatkan bantal pada bagian lutut serta kepala Anda agar anda merasa lebih nyaman. Pertahankan posisi ini selama 15 menit serta lakukan gerakan ini sebanyak 3 kali dalam 1 hari.
Apabila Anda sudah melakukan berbagai usaha seperti di atas, akan tetapi posisi bayi Anda tetap sungsang, sebaiknya lahirkan bayi melalui cara operasi caesar. Operasi caesar ketika bayi berada dalam posisi sungsang sangat disarankan untuk dilakukan. Ini merupakan cara yang paling aman dan efektif. Apabila Anda tetap ingin melahirkan normal dalam kondisi posisi bayi sungsang, ditakutkan ini akan menimbulkan risiko komplikasi pada bayi Anda saat persalinan.
Semoga artikel ini dapat memberikan informasi dan bermanfaat bagi anda semua.

About seli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates