Saturday , 27 May 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Gerakan Senam Otak Pada Bayi Untuk Menstimulasi Agar Berkembang Lebih Baik

Gerakan Senam Otak Pada Bayi Untuk Menstimulasi Agar Berkembang Lebih Baik

Gerakan Senam Otak Pada Bayi Untuk Menstimulasi Agar Berkembang Lebih Baik

Gerakan Senam Otak Pada Bayi Untuk Menstimulasi Agar Berkembang Lebih Baik

Gerakan Senam Otak Pada Bayi Untuk Menstimulasi Agar Berkembang Lebih Baik

Gerakan Senam Otak Pada Bayi Untuk Menstimulasi Agar Berkembang Lebih Baik – Kebahagiaan dari keluarga salah satunya merupakan adanya kehadiran si kecil sebagai buah hati bentuk dari kasih-sayang kedua orangtua. Tangisannya sewaktu lahir sangat ditunggu-tunggu karena akan memberikan sebuah kebahagiaan kepada kedua sosok manusia yang kemudian akan dipanggil sebagai ayah dan juga ibu. Sedangkan kelucuannya yang merupakan hiburan dan juga hadiah yang terbesar melalui kerewelannya yang akan menjadi warna lain pada perjalanan hidup selanjutnya sebagai bunga dalam hidup berumah tangga.

Dari kehadiran si kecil buah hati itu, ada yang harus diketahui bahwa sejak usia 3 bulan, ialah saat otot-ototnya mengalami proses perkembangan yang semakin kuat, maka saat itulah si kecil sudah dapat dipandu untuk melakukan gerakan senam otak yang dapat membantu meningkatkan daya kerja dan juga membuatnya bekerja semakin optimal

Di kota-kota besar mungkin saja akan dengan mudah ditemukan satu tempat yang menyediakan jasa senam otak, namun tak perlu berkecil hati bagi kamu yang tidak bisa menjumpai jasa senam otak, kamu dapat menerapkan secara mandiri di rumah bersama si kecil. Berikut adalah beberapa dari metode senam otak;

1. Sentuhan pada bagian dahi

Dimulai dengan mengusapkan dahi dari arah kiri lalu ke kanan dan sebaliknya. Sentuhan ini di yakini mampu mengalirkan darah dari hipotalamus (bagian otak yang berfungsi sebagai pusat integrasi) menuju ke otak bagian depan, dengan tujuan membuat si bayi agar  lebih nyaman dan tidak menjadi takut ataupun tegang, mengaktifkan otak depan bayi supaya kemampuan berpikirnya secara logis dan kreatif menjadi meningkat.

2. Sentuhan di bagian pipi

Sentuhlah dan usap secara lembut pada pipi kiri dan kanan bayi secara bergantian, agar terjadi refleks pernafasan ketika si kecil menguap, sehingga volume oksigen yang menuju ke otak dapat meningkat, selain itu agar otot yang biasa digunakan untuk bersuara dan mengunyah menjadi semakin aktif.

3. Sentuhan pada telinga

Untuk bagian telinga dapat mengusapkannya secara lembut dari pinggir daun telinga kiri dan kanan secara bergantian, di bagian telinga itulah ada banyak saraf halus. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar sensitifitas telinga menjadi semakin terasah, sehingga kemampuan pendengaran sang bayi bisa semakin tajam. Yang kedua adalah untuk mengasah kemampuan dan keterampilan bicara dengan mengeja, dan yang ketiga adalah agar daya konsentrasi serta daya tangkap sang bayi menjadi semakin meningkat.

4. Sentuhan pada bagian bahu

Menyentuh dan mengelus-elus secara lembut pada bagian otot bahu kiri dan kanan dengan cara bergantian, dan menggerakkan kepala sang bayi secara perlahan ke kiri dan ke kanan merupakan langkah lain yang dapat dilakukan karena hal ini dapat membantu otot leher dan juga dapat membuat bahu agar menjadi rileks serta tidak kaku. Selain itu bisa juga diterapkan untuk meningkatkan fokus perhatian, konsentrasi, serta daya ingat pada si kecil.

5. Membantu mengaktifkan gerak tangan

Agar sekat rongga dada terbuka lebih lebar maka kita dapat memandu si kecil untuk merentangkan kedua tangannya lurus ke atas, dan dilanjutkan dengan arah yang berbeda, baik lurus ke depan maupun diluruskan ke sisi pinggul. Tindakan ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkuat otot-otot dada dan juga bahu, merelaksasi dan melancarkan pernapasan, dan juga melatih koordinasi mata dan tangan sang bayi.

6. Gerakan angka 8 tidur

Yang dimaksud dengan gerakan angka 8 tidur merupakan posisi dengan menelentangkan sang bayi dan kemudian diluruskan, selanjutnya tuntun tangannya, dan gerakkan ke arah kiri dan juga kanan dengan membentuk angka 8. Lakukan gerakan ini secara bertahap dan bergantian antara tangan kiri dan tangan kanan sebanyak 4 kali, dalam mengkoordinasi otot mata, sebagai contoh adalah gerakan mata kanan dan kiri menjadi semakin aktif, dan ketegangannya juga bisa semakin terkurangi. Selain itu, daya konsentrasi, tingkat perhatian, koordinasi anggota badan, dan keseimbangan dari si kecil bisa menjadi semakin terasah

 7. Gerakan menyilang

Menggerakan anggota badan dengan cara menyilang, yaitu dengan tangan kanan yang digerakkan bersamaan dengan kaki kiri ataupun tangan kiri yang digerakkan bersamaan dengan kaki kanan. Dapat pula dilakukan ke depan dan usahakan agar dapat melewati garis tengah badan. Usaha menggerakkan dengan cara silang ini dapat dilakukan secara perlahan saja, dan jangan dipaksakan agar suasana rileks tetap terjaga. Hal ini mempunyai tujuan agar hubungan kedua sisi otak, indra perabaan, pendengaran, penglihatan dan konsentrasi menjadi semakin aktif. Bukan itu saja, gerakan menyilang ini juga bertujuan agar mata dapat menjadi semakin aktif pula bergerak dari kiri ke kanan atau sebaliknya. Dan tujuan lainnya yang tak akan ketinggalan adalah untuk meningkatkan koordinasi organ tubuh bagian kiri dan kanan. Dengan melakukan senam otak yang di lakukan secara rutin setiap hari, bayi pun akan tumbuh cerdas di lingkungannya. Hal ini disebabkan oleh aliran darah yang akan membawa oksigen yang masuk ke tubuh lebih lancar, nutrisi yang mengalir ke seluruh tubuh pun akan lebih tersalurkan secara optimal, menjadikan otak bayi akan menjadi lebih segar dan lebih cepat menyerap sesuatu hal yang baru.

 

About ayu sari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates