Friday , 21 July 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Ayo Segera Kenali 2 Tipe Obesitas

Ayo Segera Kenali 2 Tipe Obesitas

Ayo Segera Kenali 2 Tipe Obesitas

Ayo Segera Kenali 2 Tipe Obesitas

Ayo Segera Kenali 2 Tipe Obesitas

Ayo Segera Kenali 2 Tipe Obesitas – Selama ini tidak banyak orang memahami bahwa obesitas itu memiliki dua jenis tipe obesitas yang berhubungan dengan lokasi persebaran lemak dan jenis lemak yang menumpuk di dalam tubuh. Kadang perbedaan tipe ini yang menjadikan penyebab sebuah program diet dan program olahraga tidak memberikan hasil yang sama efektifnya pada setiap orang.

Pada dasarnya ada teori yang mendasar pada seseorang yang dikatakan mengalami obesitas. Kenaikan berat badan tidak selamanya dapat disebut sebagai obesitas. Standar dasar pada obesitas adalah Indeks Massa Tubuh (IMT). Nilai indeks ini dapat dihitung dengan membandingkan berat badan total dengan tinggi badan. Bila nilai indeks massa tubuh mencapai angka 25 atau lebih, barulah orang tersebut dapat dikatakan obesitas. Menurut standar kesehatan, nilai Indeks Massa Tubuh yang dapat dikatakan normal berada pada kisaran angka 18 – 23.

Ada beberapa pandangan lain yang mengatakan tentang berat badan yang normal berada pada angka yang diperoleh dari pengurangan tinggi badan dikurangi 110. Artinya mereka dengan tinggi badannya 160 cm sebaiknya memiliki berat badan ideal sekitar 50 kg. Dan bila berat badan mencapai angka 20 kg dari berat badan ideal, saat itulah terjadinya kasus obesitas.

Meskipun demikian angka ini bersifat relatif pada atlet misalnya, berat badan kdang justru diperlukan untuk meningkatkan kekuatan tubuh. Angka ini juga perlu di cermati karena peningkatan berat badan bukan berarti disertai peningkatan timbunan lemak dalam tubuh melainkan peningkatan pada massa otot, sebagaimana pada atlet angkat berat atau binaragawan.

Kembali pada kasus obesitas, seseorang bisa dikatakan obesitas bila kenaikan berat badan yang dialami setidaknya lebih dari 70% adalah bentukan pada cadangan lemak dalam tubuh. Tanda dari penimbunan cadangan lemak dapat lihat dari pembentukan pada lapisan lunak di tepian kulit atau muncul pelebaran pada tubuh yang bersifat lunak dan bingkas (kembali ketika ditekan).

Sebagaimana yang dijelaskan di atas, penimbunan lemak pada obesitas terbagi dalam 2 (dua) tipe. 2 (Dua) tipe obesitas ini terkait pada lokasi penimbunan lemak yang terbentuk dan jenis lemak yang menimbun pada tubuh. Adapun dua tipe obesitas tersebut ialah :

1. Tipe Obesitas Android

Secara umum orang lebih sering menyebutnya sebagai kegemukan seperti bentuk apel. Dikatakan demikian karena penimbunan lemak terjadi pada bagian seluruh area atas tubuh. Mulai dari wajah, leher, pundak, dada, bahu sampai pada lengan, tengkuk, dan perut. Pada beberapa orang, obesitas juga ditandai dengan perut membuncit. Tubuh bagian atas terlihat membesar secara signifikan dan di imbangi dengan bentuk tubuh bagian   bawah yang melebar.

Mereka dengan obesitas jenis android memiliki karakter lemak jenuh yang akan bekerja melapisi banyak organ tubuh, sehingga akan membuat gerak organ jadi melambat dan berat, termasuk juga melambatkan detak jantung. Aliran darah mengalami sumbatan lemak yang akan memperberat kerja aliran darah.

Mereka dengan kasus tipe obesitas ini dapat mengalami peningkatan risiko jantung koroner, stroke, asam urat, diabetes, hipertensi, dan keluhan pada fungsi hati karena adanya penumpukan lemak pada hati.

2. Tipe Obesitas Ginoid

Bila jenis obesitas Android secara seimbang menyerang wanita maupun pria, maka kasus obesitas Ginoid lebih banyak menyerang wanita. Biasanya penumpukan lemak terfokus pada sekitaran pinggang. Panggul wanita dengan tipe obesitas Ginoid cenderung melebar, dan tampak bergelambir, dengan pantat dan pinggang yang juga melebar. Perut bagian bawah akan tampak lebih besar daripada perut bagian atas. Anda akan langsung mengingat bentuk buah pir atau bentuk labu ketika melihat mereka dengan bentuk tubuh semacam ini.

Biasanya lemak yang telah menumpuk pada keluhan obesitas ini adalah jenis lemak tak jenuh. Sehingga cenderung lebih sulit untuk diatasinya. Kerap kali olahraga dan diet yang biasa tak kunjung menghasilkan berat badan ideal dan bentuk yang sangat diharapkan. Anda butuh olahraga khusus yang sifatnya langsung berfokus pada lemak di area panggul.

Secara umum tipe obesias Ginoid tidak begitu berbahaya meski tak sepenuhnya bebas masalah. Beberapa orang yang tergolong penderita tipe obesitas ini cenderung mudah mengalami sembelit, masalah dengan sistem genital, dan mudah merasa lelah.

Sebelum Anda memutuskan metode apa yang tepat dalam mengatasi obesitas, pastikan terlebih dahulu apa tipe obesitas yang Anda alami sekarang agar dapat memastikan metode terbaik apa yang sesuai dengan kondisi obesitas yang Anda alami.

About ayu sari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates