Wednesday , 18 October 2017
artikel terbaru :
Home » Knowledge » Fakta Unik Tentang Anak Kembar

Fakta Unik Tentang Anak Kembar

Fakta Unik Tentang Anak Kembar

Fakta Unik Tentang Anak Kembar

Fakta Unik Tentang Anak Kembar

Fakta Unik Tentang Anak Kembar – Memiliki anak kembar merupakan hal yang tidak biasa, karena tidak semua ibu akan melahirkan anak kembar. Bayangkan saja jika anda yang memiliki anak kembar, atau bahkan saya, pasti senangnya bukan kepalang. Banyak orang yang mengatakan bahwa anak kembar itu memiliki ikatan batin yang sangat kuat, hal tersebut mungkin merupakan salah satu dari beberapa fakta unik yang dimiliki oleh anak kembar.

Penasaran apa saja fakta unik tentang anak kembar? Berikut beberapa fakta unik seputar anak kembar di bawah ini.

1. Sidik Jari Anak Kembar Identik Tidak Sama Persis

Kita mungkin berpikir bahwa sepasang anak kembar identik memiliki sidik jari yang sama karena mereka juga berbagi untai DNA yang hampir sama persis. Sebenarnya hal ini tidak benar, sidik jari tidak semata-mata dihasilkan berdasarkan “takdir” DNA. Ketika anak kembar identik masih dalam kandungan, pada awalnya mereka memiliki sidik jari yang sama, namun ketika memasuki minggu keenam sampai ketiga belas kehamilan dan seiring bayi sudah bisa banyak bergerak, masing-masing anak menyentuh daerah kantung ketuban yang berbeda. Aktivitas ini berpengaruh pada perubahan bentuk alur dan kelok sidik jari setiap anak sehingga menghasilkan sidik jari yang unik dan berbeda.

Pusar yang dimiliki anak kembar juga tidak identik sama. Pusar adalah bekas luka dari pemutusan tali pusat pasca lahir, oleh karena itu bentuk pusar tidak disebabkan oleh genetika.

2. Fitur Wajah dan Tubuh Anak Kembar Identik Bisa Tidak Sama Persis

Sekitar 25 persen dari anak kembar identik bertumbuh kembang dalam rahim saling berhadapan, yang berarti mereka menjadi cerminan yang akurat antara satu sama lain. Salah satu anak mungkin melakukan sesuatu dengan tangan kanan dan yang satunya kidal, terkadang memiliki tanda lahir di sisi berlawanan dari tubuh mereka, atau memiliki ikal rambut yang berputar ke arah yang berlawanan. Hal ini terjadi ketika anak kembar berpisah dari satu telur yang dibuahi setelah lebih dari satu minggu setelah pembuahan terjadi.

3. Anak Kembar Sudah Saling Berinteraksi Sejak dalam Kandungan

Pada tahun 2011, para peneliti dari Umberto Castiello dari University of Padova di Italia mempelajari video 3D anak kembar dalam rahim ibu mereka. Pada usia empat belas minggu kehamilan, sepasang anak kembar ini terlihat meraih satu sama lain. Pada minggu kedelapan belas, mereka terlihat lebih sering menyentuh antara satu sama lain daripada menyentuh diri mereka sendiri. Para peneliti mengatakan bahwa analisis kinematik dari rekaman tersebut mengungkapkan bahwa si anak kembar membuat gerakan yang berbeda terhadap satu sama lain dan sama lembutnya saat menyentuh area mata dari kembar yang lain ketika mereka menyentuh diri mereka sendiri.

4. Anak Kembar Belum Tentu Memiliki Telepati

Ada sekian banyak cerita anekdot seputar kemampuan telepatik anak kembar. Terkadang, salah satu dari anak kembar tersebut mengalami sensasi fisik yang mencerminkan apa yang sedang terjadi pada anak kembar lainnya (seperti nyeri persalinan atau serangan jantung). Pada waktu yang berbeda, mereka melakukan tindakan yang sama ketika mereka berada di tempat yang tidak sama, seperti membeli barang yang sama, memesan makanan dan minuman yang sama di sebuah restoran, atau mengangkat telepon untuk membuat panggilan pada saat yang bersamaan. Mungkin mereka tampak mengetahui isi pikiran satu sama lain, dengan berbicara secara bersamaan atau menyelesaikan kalimat masing-masing.

Puluhan tahun, para pakar dan ilmuwan membuktikan bahwa telepati tidak memiliki bukti ilmiah yang kuat dan terpercaya yang mampu membuktikan bahwa kekuatan psikis supranatural ini nyata, baik untuk populasi manusia umum atau khusus antara anak kembar tersebut. Namun, meskipun bukti-bukti ilmahnya tak memadai, pengalaman-pengalaman pribadi tetap tidak dapat dipungkiri. “Telepati” antar anak kembar terjadi karena alasan yang tidak jelas, beberapa percaya kalau itu hanyalah insting alami kakak-adik yang sangat jauh lebih kuat.

5. Anak Kembar Beda Ayah? Mungkin Saja!

Seorang wanita mampu mengeluarkan dua sel telur selama ovulasi dan kemudian dibuahi oleh dua pria yang berbeda dalam jangka waktu yang cukup dekat pada saat yang bersamaan, hal ini dikenal sebagai superfekundasi heteropaternal. Sperma mampu hidup dalam kurun waktu yang cukup lama dalam rahim (3-5 hari) untuk membuka kesempatan hamil, masing-masing sperma dapat membuahi satu telur, dan pada akhirnya menghasilkan anak kembar. Fenomena kembar beda ayah ini lazim terjadi pada anjing dan kucing, namun terhitung sangat langka terjadi pada manusia. Menariknya, anak kembar beda ayah juga bisa memiliki ras dan etnisitas yang berbeda pula, tergantung dari masing-masing ayahnya. Superfekundasi heteropaternal juga dapat terjadi sebagai hasil dari prosedur bayi tabung yang gagal, di mana sperma ayah/donor pilihan akan tercampur dengan sampel sperma lain selama proses bayi tabung itu terjadi.

About fitri nuril

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates