Saturday , 22 July 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Ketahui Kandungan Racun dalam Singkong

Ketahui Kandungan Racun dalam Singkong

Ketahui Kandungan Racun dalam Singkong

Ketahui Kandungan Racun dalam Singkong

Ketahui Kandungan Racun dalam Singkong

Ketahui Kandungan Racun dalam Singkong – Singkong atau Manihot utilisima yang dikenal sebagai ketela pohon yang merupakan tanaman yang tumbuh di seluruh wilayah Indonesia. Tanaman singkong bisa dimanfaatkan secara keseluruhan mulai dari batang, daun hingga umbinya. Singkong segar memiliki komposisi kimiawi yaitu kadar air sekitar 60%, kandungan pati 35%, kandungan serat kasar 2,5%, kadar protein 1%, kadar lemak 0,5% serta kadar abu 1%, dengan demikian merupakan sumber karbohidrat dan juga serat makanan, akan tetapi hanya mengandung sedikit protein.

Singkong menghasilkan sianida dalam bentuk suatu senyawa glikosida sianogen yang disebut linimarin. Senyawa glikosida sianogen relatif tidak bersifat racun, akan tetapi proses enzimatik yang terjadi di dalam tubuh manusia dapat mengurainya menjadi hidrogen sianida, yang merupakan salah satu bentuk racun sianida yang sangat beracun. Akan tetapi tidak semua jenis singkong menghasilkan senyawa sianida dengan jumlah besar. Jenis singkong yang biasa dikonsumsi sehari-hari pada umumnya menghasilkan sianida dengan jumlah sangat kecil, serta kadarnya semakin berkurang jika pengolahan yang benar.

1. Jenis Racun pada Singkong
Hidrogen sianida atau HCN atau asam sianida merupakan racun yang terdapat dalam singkong, masyarakat dapat mengenal sebagai racun asam biru sebab adanya bercak warna biru dalam singkong dan bisa menjadi toksin (racun) jika dikonsumsi dengan kadar HCN lebih dari 50 ppm. Kadar sianida dalam singkong bervariasi antara 15 hingga 400 mg/kg singkong yang segar. Singkong dikelompokkan menjadi 2 golongan yakni singkong jenis manis dan juga pahit. Singkong jenis manis mempunyai kadar sianida yang rendah (≤ 50 mg per kg singkong) sedangkan jenis pahit mempunyai kadar sianida yang tinggi (> 50 mg per kg singkong). Semakin tinggi kadar HCN maka rasanya semakin pahit, kadar pati semakin meningkat dan juga sebaliknya. Akan tetapi, pada industri dilakukan proses pengolahan dengan baik dengan demikian kadar HCN-nya berkurang.

2. Dampak terhadap Tubuh
HCN merupakan suatu racun kuat yang dapat menyebabkan asfiksia. Asam ini dapat mengganggu oksidasi (pengakutan O2) ke jaringan dengan cara mengikat enzym sitokrom oksidasi. Akibat adanya ikatan ini, O2 tidak bisa digunakan oleh jaringan dengan demikian organ yang sensitif terhadap kekurangan O2 bisa sangat menderita terutama pada jaringan otak. Dampaknya akan terlihat pada permukaan suatu tingkat stimulasi dari pada susunan saraf pusat yang disusul dengan tingkat depresi dan akhirnya akan timbul kejang oleh hypoxia dan kematian akibat kegagalan pernafasan. Kadang-kadang bisa timbul detak jantung yang ireguler.

3. Gejala Keracunan
Biasanya gejala keracunan dapat timbul beberapa jam setelah makan singkong, dengan gejala sebagai berikut:
a. Gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah serta diare.
b. Sesak nafas dan juga cyanosis.
c. Perasaan pusing, lemah, kesadaran menurun dari apatis hingga koma.
d. Renjatan.

4. Tips Pencegahan Keracunan
a. Kenalilah jenis singkong, apakah rasanya manis atau rasa pahit. Apabila rasanya manis, singkong cukup dikupas, dicuci kemudian dimasak, akan tetapi jika singkong rasanya pahit, alangkah baiknya dihindari untuk dikonsumsi jika kita tidak yakin bisa mengurangi kadar HCN dalam proses pengolahannya.

b. Apabila singkong yang rasanya sedikit pahit bisa dikurangi kadar HCNnya dengan cara mengupas kulit singkong serta dicuci bersih, kemudian dipotong-potong lalu direndam dalam air bersih yang hangat selama waktu beberapa hari, dicuci dan kemudian dimasak dengan sempurna baik direbus, goreng ataupun dibakar.

c. Apabila pada singkong terdapat bercak biru alangkah baiknya ebaiknya tidak dikonsumsi, kemungkinan kandungan HCN-nya akan tinggi dan tidak banyak berkurang meskipun sudah dicuci dan dimasak.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates