Sunday , 22 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Mengenal Vitamin C dan Sumbernya

Mengenal Vitamin C dan Sumbernya

Mengenal Vitamin C dan Sumbernya

Mengenal Vitamin C dan Sumbernya

Mengenal Vitamin C dan Sumbernya

Mengenal Vitamin C dan Sumbernya – Vitamin C  atau asam askorbat adalah salah satu nutrien penting yang populer dan dikenal luas masyarakat umum. Nutrien ini termasuk ke dalam jenis vitamin yang larut dalam air. Senyawa asam askorbat bersifat antioksidan sehingga dapat menangkal radikal bebas, namun juga mudah teroksidasi oleh panas, cahaya dan logam. Selama ini jeruk dipercaya sebagai sumber utama vitamin C, namun sebenarnya buah lemon mengandung vitamin C lebih banyak daripada jeruk.

Vitamin C ditemukan oleh Albert Szent-Gyorgi pada tahun 1928 dan diketahui dapat mencegah sariawan pada 1932 sehingga beliau dianugerahi Hadiah Nobel dalam bidang kedokteran pada tahun 1937. Selain mengatasi masalah sariawan, tentunya vitamin C dapat memperkuat imunitas terutama karena sifat antioksidannya. Peneliti dari Texas Woman’s University menemukan bahwa vitamin C dapat meningkatkan kinerja otak.

Bagi manusia dan sebagian besar hewan, vitamin C merupakan nutrien esensial. Vitamin C merupakan kofaktor dari sedikitnya delapan reaksi enzimatis, termasuk sintesis kolagen, protein yang mengikat jaringan-jaringan dalam tubuh manusia. Kolagen ini dapat menyembuhkan patah tulang, pendarahan, luka dan memar. Vitamin C juga membantu penyerapan zat besi dan menguraikan ion nitrit penyebab kanker.

Karena diperlukan untuk banyak reaksi metabolik esensial pada hewan tumbuhan, vitamin C dapat diproduksi sendiri oleh hampir semua organisme kecuali kelelawar, guinea pig, kapibara, dan kelompok tertentu primata yang terdiri dari tarsius, kera dan manusia. Semua spesies yang tidak mensintesis vitamin C memerlukannya dalam makanan.

Jumlah konsumsinya harus cukup, karena kekurangan (defisiensi) vitamin C dapat mengakibatkan pecah-pecah di lidah atau skorbut, yang dapat muncul juga di mulut dan gusi sehingga dapat menyebabkan gigi menjadi goyah dan mudah lepas. Kekurangan vitamin C juga berhubungan dengan penyakit kolesterol tinggi, sakit jantung, artritis dan influenza.

Kebutuhan vitamin C berbeda-beda untuk tiap orang karena memiliki kebiasaan dan gaya hidup yang berbeda. Orang yang merokok akan membutuhkan lebih banyak vitamin C karena nikotin dalam rokok dapat menghilangkan sekitar 25% vitamin C dalam darah. Efek yang serupa juga ditimbulkan oleh kafein, sehingga kebiasaan meminum kopi juga meningkatkan kebutuhan akan vitamin C.

Referensi Pemasukan Diet Amerika Utara merekomendasikan konsumsi 90 mg perhari untuk pria dewasa, 75 mg mg perhari untuk wanita dewasa, dan tidak lebih dari 2 gram perhari.  Sementara itu untuk ibu hamil disarankan mengonsumsi 85 mg perhari dan ibu menyusui 120 mg perhari.

Tabel berikut adalah daftar dari beberapa sumber vitamin C yang umum, mudah ditemukan dan dapat dikonsumsi.

Sumber Jumlah vitamin C (mg per 100 g)
Cabe hijau 244
Jambu biji 238
Blackcurrant 200
Cabe merah 144
Buah Kiwi 90
Brokoli 90
Redcurrant 80
Lemon 78
Buah Leci 70
Pepaya 60
Strawberry 60
Jeruk 53
Nanas 48
Kembang Kol 48
Melon 40
Bawang putih 31
Jeruk mandarin 30
Bayam 30
Jeruk nipis 30
Mangga 30
Blackberry 21
Kentang 20
Tomat merah 14
Hati ayam 13
Anggur 10
Semangka 10
Pisang 9
Alpukat 8
Bawang merah 7
Ceri 7
Wortel 6
Apel 6
Asparagus 6
Susu manusia (ASI) 4
Pir 4
Timun 3
Terong 2
Kismis 2
Susu sapi 2

Segala sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik bagi tubuh. Vitamin C dalam jumlah besar dapat mengganggu pencernaan, terutama jika dikonsumsi saat perut kosong. Dosis tinggi vitamin C juga dapat mengakibatkan diare pada orang yang sehat. Keracunan vitamin C dapat terjadi pada dosis yang sangat tinggi, dimana gejala untuk orang dewasa dan balita adalah mual, muntah, diare, muka pucat, sakit kepala, letih dan gangguan tidur. Sedangkan pada bayi, muncul ruam di kulit. Akan tetapi karena vitamin C merupakan vitamin yang larut dalam air, kelebihannya tidak diserap melainkan langsung diekskresikan pada urin. Oleh sebab itu sebenarnya tingkat racun vitamin C sangatlah kecil dan tidak perlu terlalu merasa khawatir dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi vitamin C, cukup mengatur jumlah konsumsinya saja.

About seli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates