Monday , 24 July 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Beberapa Minyak Ikan dapat Membahayakan Janin

Beberapa Minyak Ikan dapat Membahayakan Janin

Beberapa Minyak Ikan dapat Membahayakan Janin

Beberapa Minyak Ikan dapat Membahayakan Janin

Beberapa Minyak Ikan dapat Membahayakan Janin

Beberapa Minyak Ikan dapat Membahayakan Janin – Anggapan yang beredar selama ini menyatakan bahwa dengan mengonsumsi minyak ikan bagi ibu hamil membawa manfaat baik, seperti membantu perkembangan otak serta mata bayi. Namun nyatanya hal ini masih perlu untuk diteliti lebih lanjut. Suplemen minyak ikan bagi ibu hamil direkomendasikan dengan klaim bahwa walaupun sudah mengonsumsi beragam makanan sebagai sumber dari omega-3, namun bisa jadi tubuh ibu masih kekurangan nutrisi ini. Salah satu dugaan yang menyatakan bahwa ibu mungkin masih kekurangan bahan ini ialah pada ibu yang tidak mengonsumsi ikan setidaknya sekali dalam seminggu, misalnya dikarenakan alasan menghindari merkuri pada ikan. Meskipun begitu, sampai saat ini belum ada rekomendasi yang resmi bahwa wanita hamil wajib mengonsumsi suplemen minyak ikan.

Cermati Sebelum Mengonsumsi
Minyak ikan kebanyakan mengandung asam lemak omega-3 yang bisa bermanfaat untuk membantu perkembangan otak serta mata bayi. Suplemen minyak ikan bagi ibu hamil juga kemungkinan bisa meningkatkan konsentrasi DHA pada bayi, yang ditengarai mempunyai peran dalam perkembangan otak bayi dan berpotensi untuk mencegah penyakit saluran pernafasan atas ketika lahir nanti. Disamping itu, konsumsi minyak ikan pada ibu menyusui diduga bisa meningkatkan level energi pada ibu. Suplemen minyak ikan ini rata-rata berupa gel, cairan, maupun hal yang dapat dikunyah. Walaupun begitu, Anda harus mencermati produk-produk yang Anda beli sebab ternyata ada dua jenis minyak ikan.

• Suplemen omega-3 yang terbuat dari tubuh ikan ini relatif aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.

• Suplemen lain yang terbuat dari hati ikan, contohnya minyak ikan kod, yang tidak aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Minyak ikan kod biasanya mengandung retinol dengan kadar yang tinggi, yakni bentuk lain dari vitamin A. Kehadiran vitamin A yang berlebihan justru dianggap membahayakan janin.

Wanita hamil dianjurkankan untuk tidak mengonsumsi minyak ikan serta suplemen apa pun yang mengandung vitamin A. Sebaiknya ibu hamil menghindari konsumsi hati serta produk-produk yang terbuat dari hati. Bahan makanan ini mengandung vitamin A yang terlalu banyak. Apabila ibu hamil mengonsumsi vitamin A terlalu banyak, bisa terjadi peningkatan risiko cacat lahir pada janin. Disamping itu, Anda pun harus memeriksa kadar kandungan DHA serta EPA di dalamnya. Mengonsumsi suplemen minyak ikan yang mengandung DHA serta EPA sebanyak 450 mg dalam sehari setara dengan konsumsi 1 hingga 2 porsi ikan selama seminggu. Dosis DHA yang terlalu tinggi pun berisiko menyebabkan perdarahan. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda mengonsultasikan suplemen minyak ikan yang akan anda konsumsi terlebih dahulu ke dokter.

Bagaimana dengan Pilihan lain Selain Minyak Ikan?
Sampai saat ini tidak ada rekomendasi resmi yang menyatakan bahwa wanita hamil harus mengonsumsi suplemen minyak ikan. Untuk bisa mendapatkan manfaat omega-3, lebih baik anda mengonsumsi ikan secara langsung dibanding meminum suplemen minyak ikan. Daging ikan dalam kadar yang tepat ialah sumber nutrisi yang baik untuk mendukung kesehatan janin serta ibu hamil. Salmon, kepiting, udang, makarel, ikan asin, sardin, tuna segar, dan ikan forel bisa menjadi pilihan-pilihan yang dianjurkan. Namun tidak demikian dengan ikan tuna kaleng yang minyaknya itu telah hilang selama pemrosesan.

Mengonsumsi ikan secara langsung juga membuat ibu hamil mendapatkan protein, vitamin, serta mineral yang tidak diperoleh dari konsumsi suplemen minyak ikan bagi ibu hamil. Penelitian menemukan bahwa para ibu hamil yang mengonsumsi lebih banyak ikan pada masa kehamilan cenderung lebih tidak berisiko untuk mengalami persalinan dengan berat bayi kurang maupun prematur, ataupun mengalami preeklamsia. Walaupun demikian, jangan berlebihan dalam mengonsumsi daging ikan. Dua porsi ikan dalam 1 minggu ialah kadar yang direkomendasikan bagi ibu hamil.

Hal ini dikarenakan ikan laut juga bisa menyimpan timbunan dioksin serta polychlorinated biphenyls (PCBs) yang juga bisa menumpuk dalam tubuh manusia dalam jangka waktu panjang serta bisa berdampak pada janin. Selain ikan, saat ini banyak makanan lain, seperti yoghurt, sereal, susu, telur, jus, dan margarin yang juga diperkaya dengan omega-3. Ada pula suplemen omega-3 yang terbuat dari rumput laut sehingga tak mengandung vitamin A dengan kadar tinggi yang berisiko bisa membahayakan janin, serta tidak mengandung merkuri. Suplemen semacam ini juga baik dikonsumsi oleh seorang vegetarian.

About seli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates