Sunday , 22 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Cara Alami dalam Mengendalikan Diabetes

Cara Alami dalam Mengendalikan Diabetes

Cara Alami dalam Mengendalikan Diabetes

Cara Alami dalam Mengendalikan Diabetes

Cara Alami dalam Mengendalikan Diabetes

Cara Alami dalam Mengendalikan Diabetes – Diabetes atau kencing manis merupakan penyakit yang umumnya disebabkan oleh berbagai faktor penyebab yaitu faktor makanan (mengkonsumsi gula secara berlebihan), kurang berolahraga serta kebiasaan/pola hidup sering begadang. Namun sebenarnya diabetes ini dapat dikendalikan oleh beberapa cara alami, berikut ulasannya.

1. Olahraga
Aktivitas fisik adalah bagian penting lain dalam rencana manajemen diabetes. Saat berolahraga, otot akan menggunakan gula untuk menghasilkan energi. Aktivitas fisik rutin juga membantu tubuh untuk menggunakan insulin lebih efisien. Faktor-faktor tersebut bekerjasama untuk menurunkan kadar gula darah. Semakin berat olahraganya, semakin lama efeknya bertahan. Tetapi bahkan dengan aktivitas ringan seperti pekerjaan rumah, berkebun atau berdiri dalam waktu yang lama dapat memperbaiki kadar gula darah.

Hal yang harus dilakukan:

• Konsultasikan dengan dokter mengenai rencana olahraga.
Tanyakan pada dokter tentang tipe olahraga yang tepat. Orang dewasa pada umumnya harus berolahraga minimal 30 menit perhari. Jika anda telah lama tidak berolahraga, mungkin dokter ingin mengecek keseluruhan kesehatan anda dulu sebelum menyarankan olahraga apa yang tepat. Dokter dapat merekomendasikan paduan seimbang aerobik dan latihan penguatan otot.

• Jaga jadwal olahraga rutin.
Konsultasikan dengan dokter mengenai waktu yang tepat untuk berolahraga sehingga latihan rutin tersebut terkoordinasi dengan waktu makan dan jadwal pengobatan.

• Ketahui kadar gula.
Konsultasikan juga dengan dokter mengenai kadar gula yang cocok sebelum memulai olahraga. Periksa juga kadar gula sebelum, sesudah dan setelah olahraga, terutama jika memakai insulin atau pengobatan yang menurunkan gula darah. Olahraga dapat menurunkan kadar gula darah bahkan satu hari setelahnya, terutama jika aktivitasnya baru atau berolahraga dalam tingkatan yang lebih intensif. Waspadalah terhadap tanda-tanda rendahnya gula darah seperti merasa pusing, lemah, letih, lapar, iritasi, cemas atau bingung. Jika anda menggunakan insulin dan gula darah di bawah 100 mg/dL, makanlah sedikit cemilan sebelum berolahraga untuk mencegah rendahnya kadar gula darah.

• Minum air.
Minum banyak air saat berolahraga karena dehidrasi dapat meningkatkan kadar gula darah.

• Berjaga-jaga.
Selalu siapkan cemilan atau tablet glukosa selama olahraga, untuk berjaga-jaga jika kadar gula darah turun terlalu rendah. Gunakan gelang atau peralatan identifikasi kesehatan saat berolahraga.

• Atur penanganan diabetes jika diperlukan.
Jika menggunakan insulin, anda mungkin harus menurunkan dosis insulin sebelum berolahraga atau tunggu beberapa saat setelah olahraga sebelum menyuntikkan insulin. Dokter dapat menyarankan perubahan obat-obatab yang cocok.

2. Penyakit
Saat sakit, tubuh menghasilkan hormon-hormon berkaitan dengan stress yang membantu tubuh melawan penyakit, tetapi hormon tersebut juga meningkatkan kadar gula darah. Perubahan selera makan dan aktivitas normal juga dapat mempersulit manajemen diabetes.
Hal yang harus dilakukan:

• Buat perencanaan.
Buatlah perencanaan terhadap pengobatan yang diambil, seberapa sering mengukur gula darah dan kadar keton dalam urin, bagaimana mengatur dosis obat dan kapan memanggil dokter.

• Teruskan pengobatan diabetes.
Jika tidak bisa makan karena mual atau muntah, hubungi doter. Dalam situasi seperti demikian, mungkin perlu untuk mengatur dosis insulin atau hentikan sementara pengobatan karena resiko hipoglisemia.

• Tetap makan sesuai jadwal makan untuk diabetes.
Jika bisa, makan seperti biasa akan membantu mengontrol kadar gula darah. Sediakan sejumlah makanan yang ringan untuk perut, seperti gelatin, crackers, dan sup. Minum banyak air untuk memastikan tetap terhidrasi.

3. Menstruasi dan Menopause
Perubahan tingkat hormon minggu sebelum dan selama menstruasi dapat menghasilkan fluktuasi signifikan kadar gula darah. Selain itu, pada beberapa tahun sebelum dan selama menopause, perubahan hormon dapat berakibat perubahan-perubahan kadar gula darah yang tak terduga yang dapat memperumit manajemen diabetes.
Hal yang harus dilakukan:

• Cari polanya.
Simpan data pembacaan kadar gula darah dari bulan ke bulan. Anda dapat memprediksi fluktuasi yang berkaitan dengan siklus menstruasi.

• Atur rencana penanganan diabetes.
Dokter anda dapat merekomendasikan perubahan rencana waktu makan, aktivitas atau pengobatan diabetes untuk menyesuaikan dengan perubahan kadar gula.

• Periksa gula darah lebih sering.
Jika anda akan mendekati atau mengalami menopause, bicarakan dengan dokter apakah perlu untuk memonitor kadar gula darah leih sering. Gejala menopause terkadang dapat salah dikira sebagai gejala kadar gula darah rendah.

4. Stress
Jika anda stress, hormon yang diproduksi tubuh untuk merespons stress dapat meningkatkan kadar gula darah. Akibatnya dapat mempersulit rutinitas manajemen diabetes jika anda dibawah tekanan.
Hal yang harus dilakukan:

• Perhatikan polanya.
Perkirakan tingkat stress dari 1 hingga 10 setiap kali merekam kadar gula darah. Suatu pola akan muncul.

• Kendalikan.
Setelah mengetahui stress akan meningkatkan kadar gula darah, lawanlah. Pelajari teknik relaksasi, buat prioritas tugas dan atur waktunya. Jika memungkinkan, hindari penyebab stress. Olahraga juga dapat meringankan stress.

• Minta pertolongan
Pelajari strategi baru untuk melawanstress. Anda mungkin dapat mencari psikolog atau pekerja sosial klinik yang dapat membantu mengidentifikasi penyebab stress, dan menyelesaikan tugas yang membuat stress.

About seli

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates