Wednesday , 24 May 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Seputar Penyakit Flu Burung

Seputar Penyakit Flu Burung

Seputar Penyakit Flu Burung

Seputar Penyakit Flu Burung

Seputar Penyakit Flu Burung

Seputar Penyakit Flu Burung – Penyakit flu burung atau flu unggas merupakan suatu penyakit menular yang diakibatkan oleh virus influenza tipe A dan ditularkan oleh unggas. Penyakit flu burung yang diakibatkan oleh virus avian infuenza jenis H5N1 pada unggas. Sumber virus diduga berasal dari migrasi burung dan juga transportasi unggas yang sudah terinfeksi. Seorang Epidemiologis mengatakan bahwa 80% kasus flu burung dapat menyerang pada anak-anak dan jug remaja. Tingkat kematian akibat terserang flu burung sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian WHO menemukan bahwa 8 dari 10 orang yang terinfeksi meninggal akibat flu burung, seorang sembuh serta seorang lagi dalam keadaan kritis.

Melihat kondisi ini seharusnya masyarakat tidak perlu panik dengan adanya kasus flu burung di Indonesia, akan tetapi harus tetap waspada, terutama pada kelompok yang beresiko. Berikut uraian penyebab flu burung, sebagai berikut:

1. Penyebab Penyakit Flu Burung
Penyebab flu burung yaitu virus influenza tipe A. Virus influenza termasuk keluarga Orthomyxoviridae. Virus influenza tipe A bisa berubah-ubah bentuk (Drift, Shift), serta dapat menyebabkan epidemi dan juga pandemi. Virus tersebut dapat bertahan hidup di air hingga 4 hari pada suhu 22°C serta lebih dari 30 hari pada 0°C. Virus akan mati dengan pemanasan 60°C selama 30 menit ataupun 56°C selama 3 jam serta dengan detergent, desinfektan seprti formalin, dan cairan yang mengandung iodin.

2. Gejala Flu Burung
Gejala flu burung yang terjadi pada manusia, yaitu:
a. Demam (dengan suhu badan diatas 38 °C)

b. Mengalami Batuk dan nyeri tenggorokan

c. Mengalami Radang saluran pernapasan atas

d. Mengalami Pneumonia

e. Mengalami Infeksi pada mata

f. Mengalami Nyeri otot

3. Masa Inkubasi Penyakit
Pada Manusia masa inkubasi 1-3 hari , Masa infeksi 1 hari sebelum sampai 3 hingga 5 hari sesudah timbul gejala. Pada anak hingga 21 hari .

4. Cara Penularan
Flu burung dapat menular dari unggas ke unggas, serta dari unggas kemanusia, melalui air liur, lendir dari hidung dan juga feces. Penyakit ini bisa menular melalui udara yang tercemar virus H5N1 yang berasal dari kotoran maupun sekreta burung/unggas yang mengalami flu burung. Penularan dari unggas ke manusia juga bisa terjadi apabila bersinggungan langsung dengan unggas yang sudah terinfeksi flu burung. Contohnya: pada pekerja di peternakan ayam , di tempat pemotong ayam serta penjamah produk unggas lainnya.

5. Langkah Pencegahan
Adapun pencegahan yang dapat dilakukan pada manusia, sebagai berikut:
a. Untuk kelompok berisiko tinggi (pekerja peternakan dan juga pedagang)

1) Gunakan mencuci tangan dengan desinfektan dan mandi pada saat setelah bekerja.

2) Hindari kontak langsung dengan ayam atau unggas yang sduah terinfeksi flu burung.

3) Biasakan menggunakan alat pelindung diri, (contoh : masker serta pakaian kerja).

4) Meninggalkan pakaian kerja di tempat kerja.

5) Membersihkan kotoran unggas setiap hari.

6) Lakukan Imunisasi.

b. Untuk Masyarakat umum

1) Menjaga daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup.

2) Mengolah unggas dengan cara yang benar, sebagai berikut :
a. Pilih unggas yang sehat (tidak terdapat gejala-gejala penyakit di dalam tubuhnya)

b. Memasak daging ayam hingga dengan suhu ± 800 °C selama 1 menit serta pada telur sampai dengan suhu ± 640 °C selama 4,5 menit.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates