Saturday , 27 May 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Bolehkah Berhubungan Seksual saat Hamil?

Bolehkah Berhubungan Seksual saat Hamil?

Bolehkah Berhubungan Seksual saat Hamil?

Bolehkah Berhubungan Seksual saat Hamil?

Bolehkah Berhubungan Seksual saat Hamil?

Bolehkah Berhubungan Seksual saat Hamil? – Kondisi kehamilan yang dialami oleh seorang perempuan seringkali membuat mereka mengalami perubahan yang cukup besar. Apalagi bila kehamilan ini ialah pengalaman baru untuknya, maka biasanya mereka akan cenderung menjadi sangat hati-hati serta menghindari banyak hal untuk dilakukan selama menjalani kehamilan. Menjaga kehamilan yang berkualitas tidak berarti menghentikan aktivitas serta kewajiban anda sebagai seorang istri. Hanya karena anda ingin menjaga kesehatan sang janin dalam rahim, anda lalu berhenti melakukan banyak hal yang biasa dilakukan. Hal ini bukanlah tindakan yang bijak tentunya.

Aktivitas yang dilakukan selama masa kehamilan ialah hal yang tidak dilarang dilakukan. Hanya saja, batasan memang harus diberikan guna menjaga keselamatan tubuh anda serta janin dalam kandungan. Disamping itu, masalah lain yang juga seringkali menimbulkan pertanyaan adalah apakah boleh atau tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil ialah masalah berhubungan dengan suami. Banyak wanita hamil yang merasa takut melakukan hubungan intim dengan suami, terutama ketika usia kehamilan yang masih muda.
Melakukan hubungan intim bersama dengan suami ketika sedang hamil seringkali menjadi masalah yang banyak dikeluhkan oleh pasangan suami istri. Terlebih lagi, usia kehamilan trimester satu kehamilan membuat mereka khawatir akan resiko keguguran / kelainan yang terjadi pada janin, belum lagi kondisi perut yang menjadi semakin besar membuat kekhawatiran semakin buruk. Berbagai pertanyaan ini sering muncul serta menimbulkan rasa was-was yang besar pada pasangan.

Lalu benarkah demikian? Apakah ibu hamil boleh melakukan hubungan seksual dengan pasangan selama masa kehamilan? Apakah berhubungan seksual bisa berdampak buruk bagi kehamilan dan janin? Untuk lebih jelasnya lagi mari kita bahas beberapa hal dibawah ini.

Bolehkah Ibu Hamil Berhubungan Suami Istri?
Ketakutan yang dirasakan oleh pasangan suami istri ketika masa kehamilan saat hendak melakukan hubungan intim seringkali menjadi hal yang seringkali dikeluhkan. Namun, sebenarnya ketakutan tersebut tidaklah beralasan. Seperti yang telah diutarakan oleh seorang ahli andrologi serta seksologi, Prof.Dr.dr. Wimpie Pangkahila, hubungan seksual yang dilakukan selama masa kehamilan tetap boleh dilakukan serta tidak menjadi pantangan untuk para ibu hamil. Namun, ada beberapa aturan / rambu-rambu yang perlu untuk diperhatikan sebagai panduan dalam melakukan hubungan ini supaya keselamatan janin serta ibu hamil dapat terjaga dengan baik. Para suami bisa menghela nafas ketika menghadapi problema dengan pasangan mengenai hubungan seksualnya sebab pada dasarnya rahim seorang perempuan telah dilindungi dinding rahim yang sangat kuat. Lapisan-lapisan seperti selaput ketuban serta plasenta dalam rahim menjamin kenyamanan bayi dalam kandungan serta menjaga goncangan dan infeksi sehingga hubungan ini bukanlah sebuah aktivitas yang menjadi bahaya untuk dilakukan oleh para ibu hamil.

Hanya saja, saat usia kehamilan menginjak usia ke – 3 bulan, biasanya gairah untuk bercinta pada ibu hamil memang menurun. Hal ini disebabkan oleh Karena adanya berbagai gejala kehamilan yang kadang – kadang membuat tubuh ibu hamil merasa tidak nyaman. Namun, setelah gangguan dan keluhan kehamilan itu menghilang, gairah tersebut akan kembali normal dan bahkan bisa meningkat. Peningkatan ini biasanya dikaitkan dengan perubahan hormone yang ada di dalam tubuh ibu hamil. Melakukan hubungan suami istri saat masa kehamilan tidak memberikan masalah bagi kehamilan selama hal ini dilakukan dengan wajar serta pastikan kehamilan ini bukanlah kondisi yang beresiko. Disamping itu, sebaiknya upayakan bahwa tidak ada dorongan terlalu kuat sampai kebagian lebih dalam dari leher rahim sehingga tidak mengganggu perkembangan bayi yang ada di dalam kandungan anda.

Maka dari itu sudah dipastikan bahwa berhubungan dengan suami selama masa kehamilan bukanlah sesuatu yang menjadi pantangan. Jadi, pada intinya selalu perhatikan kondisi ibu hamil serta terapkan aturan selagi melakukan hubungan bersama dengan suami. Agar anda juga pasangan dapat menikmati kondisi berhubungan tanpa menyakiti sang istri ataupun dapat menimbulkan bahaya bagi janin yang ada dalam kandungan anda.

Demikian semoga artikel ini bermanfaat serta dapat memberikan informasi yang berguna bagi anda. Sampai jumpa kembali di pembahasan yang lainnya.

About seli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates