Monday , 24 July 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Peluang Bisnis Pembesaran Teripang Dengan Kurungan

Peluang Bisnis Pembesaran Teripang Dengan Kurungan

Peluang Bisnis Pembesaran Teripang Dengan Kurungan

Peluang Bisnis Pembesaran Teripang Dengan Kurungan

Peluang Bisnis Pembesaran Teripang Dengan Kurungan

Peluang Bisnis Pembesaran Teripang Dengan Kurungan – Teripang merupakan organisme laut yang tempat hidupnya adalah berada di dasar perairan dan pergerakannya juga relatif lambat. Meskipun gerakan dari binatang laut teripang ini cukup tergolong lambat, namun desain dan juga kontruksi kurungan pagar yang digunakan untuk bisa melakukan kegiatan pembesaran teripang harus bisa menjamin teripang tidak lolos dari dasar kurungan pagar.

Budidaya teripang dengan cara ini biasa dikenal dengan nama pen culture kurungan pagar atau juga kurungan tancap. Karena pergerakan binatang laut teripang ini bisa dibilang relatif cukup lambat, maka untuk budidaya pembesaran teripang ini dapat dilakukan dengan tingkat kepadatan penebaran yang cukup tinggi.

Konsumen
Teripang atau timun laut mempunyai banyak penggemar karena teripang mempunyai begitu banyak manfaat untuk kesehatan dan juga dapat memperbaiki sel-sel rusak. Dari hasil penelitian, teripang menganndung protein sebesar 82%, lemak sebanyak 17%, kadar air sebanyak 8,9%, kadar abu sebanyak 8,6% dan karbohidrat sebanyak 4,8%. Konsumen untuk komuditas ini masih berada di kalangan masyarakat menengah ke atas. Biasanya masakan teripang ini banyak ditemui di restoran yang menyajikan hidangan laut dan juga untuk bentuk lain seperti teripang kering dapat dijumpai di pasar swalayan.

Memulai Bisnis
Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memulai bisnis budidaya pembesaran teripang :

1. Pilihlah lokasi yang cocok untuk melakukan pembesaran teripang. Dasar perairan terdiri dari pasir, kemudain berkarang, pasir berlumpur dan juga ditumbuhi oleh tanaman lamun atau rumput lindung. Perairan yang berpasir syaratnya dengan kecerahan 75 cm, suhu 25 sampai 30 derajat celcius dan salinitas 24 sampai 33 ppt. Pastikan kondisi dari air surut terendah namun masih menggenangi 40 sampai 80 cm.

2. Buatlah pagar atau kurungan dengan cara menggunakan waring yang ukuran mata jaringnya 0,2 cm. ukuran kurungan adalah sekitar 100 m2 atau dapat disesuaikan dengan kebutuhan

3. Tebarkan benih teripang dengan ukuran 40 sampai 60 gram per ekornya dengan kepadatan 6 sampai 8 ekor m2.

4. Siapkanlah segala peralatan yang memang dibutuhkan, misalnya adalah salinometer, thermometer, pH meter serta test kit kualitas air.

Keuntungan Bisnis
Berdasarkan hasil penelitian, jenis dari binatang laut ini mempunyai sifat-sifat yang bisa menguntungkan. Diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Dapat hidup dengan atau secara bergerombol dengan kepadatan penebaran yang tinggi.

2. Metode budidaya dari pembesaran teripang dapat dilakukan secara sederhana, tidak membutuhkan teknologi tinggi dan modal yang besar untuk memulainya.

3. Makanannya tidak sulit untuk didapat, yaitu ganggang penempel kemudian detritus dan molusca kecil yang cukup banyak tersedia di perairan alam.

4. Daging dari teripang sangat enak dimakan, kandungan nutrisinya tinggi, mudah untuk diproses menjadi makanan dan juga merupakan salah satu komoditi ekspor.

Hambatan Bisnis
Meskipun banyak keuntungan-keuntungan yang bisa diperoleh dari bisnis budidaya teripang tersebut, ada beberapa kendala juga yang harus Anda ketahui. Diantaranya yaitu :

1. Teripang adalah termasuk binatang laut yang mengandung banyak air sehingga binatang ini sangat riskan terhadap yang namanya himpitan.

2. Serangan hama juga akan menjadi salah satu kendala yang sering dialami di dalam menjalani bisnis budidaya teripang ini, diantaranya adalah serangan dari kepiting dan juga bulu babi.

Strategi Pemasaran
Teripang mempunyai nilai ekonomis yang penting karena kandungan atau kadar nutrisinya yang terbilng cukup tinggi. Teripang dipaskan di dalam beberapa bentuk atau jenis produk diantaranya adalah teripang kering, gonad kering, teripang kaleng, usus asin, otot kering serta kerupuk teripang dan lain sebagainya.

Salah satu faktor yang dapat menjamin kelangsungan bisnis perikanan dan juga kelautan tersebut adalah tersedianya benih dengan ukuran yang seragam secara tepat waktu dengan kualitas dan juga kuantitas yang baik. Dengan begitu, teripang yang dihasilkan akan berkualitas baik dan juga layak jual dengan harga tinggi.

Kunci Sukses

1. Benih teripang dengan berat awal 40 sampai 60 gram yang ditebar ke dalam kurung tancap dengan kepadatan 5 sampai 6 ekor per m2.

2. Penebaran benih teripang dilakukan pada waktu pagi atau sore hari dengan suhu yang rendah.

3. Sebelum benih teripang ini ditebarkan ke dalam kurung tancap, sebaiknya adaptasikan terlebih dahulu supaya bisa diketahui ketahanan tubuhnya maupun berapa jumlah benihnya.

4. Selama proses pembesaran, berikanlah teripang dengan makanan alami berupa bentos, detribus dan juga makro algae.

5. Teripang dapat dipanen setelah berumur 4 sampai 5 bulan dengan berat 300 sampai 500 gram per ekornya.

Analisa Ekonomi

1. Modal Usaha
Modal untuk kurungan/ pagar 100 m2 = Rp 8.000.000,00
Modal untuk peralatan budidaya dan panen = Rp 1.000.000,00+
Total dari modal usaha = Rp 9.000.000,00

2. Biaya Produksi setiap 6 bulan
Biaya benih 800 ekor/32 kg = Rp 3.200.000,00
Biaya pupuk kandang 500 kg = Rp 1.000.000,00
Biaya untuk tenaga kerja 1 orang = Rp 3.000.000,00
Biaya penyusutan dan biaya lain-lain = Rp 2.000.000,00+
Total dari biaya Produksi = Rp 9.200.000,00

3. Pendapatan
= 800 ekor x 90% x 0,4 kg per ekor x Rp 85.000,00 per kg = Rp 24.480.000,00

4. Keuntungan
= Pendapatan – biaya dari produksi
= Rp 24.480.000,00 – Rp 9.200.000,00
= Rp 15.280.000,00/ 6 bulan = Rp 2.546.700,00

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates