Thursday , 30 March 2017
Home » Info Kesehatan » Seputar Alat Kontrasepsi Kondom

Seputar Alat Kontrasepsi Kondom

Seputar Alat Kontrasepsi Kondom

Seputar Alat Kontrasepsi Kondom

Seputar Alat Kontrasepsi Kondom

Seputar Alat Kontrasepsi Kondom – Kondom tidak hanya dapat mencegah kehamilan, akan tetapi juga dapat mencegah penyakit menular seksual termasuk penyakit HIV/AIDS. Kondom akan efektif jika pemakaiannya baik dan juga benar. Selain itu, kondom juga bisa dipakai bersamaan dengan kontrasepsi lain untuk mencegah penyakit meular seksual atau PMS.

Kondom merupakan selubung atau sarung karet yang terbuat dari berbagai bahan yaitu lateks atau karet, plastik atau vinil ataupun bahan alami (dari hewani) yang dipasang pada penis pada saat berhubungan. Kondom terbuat dari bahan karet sintetis yang tipis, yang berbentuk silinder, dengan muaranya berpinggir tebal, yang digulung dengan berbentuk rata. Standar kondom dapat dilihat dari ketebalannya, yakni 0,02 mm.

1. Jenis Kondom
Terdapat beberapa jenis kondom, diantaranya:
a. Jenis Kondom biasa.
b. Jenis Kondom berkontur (bergerigi).
c. Jenis Kondom beraroma.
d. Jenis Kondom tidak beraroma.
e. Kondom pada pria sudah lazim dikenal, meskipun kondom wanita sudah ada akan tetapi belum populer.

2. Cara Kerja Kondom
Alat kontrasepsi kondom mempunyai cara kerja berikut ini:
a. Dapat Mencegah sperma masuk ke saluran reproduksi wanita.
b. Sebagai alat untuk kontrasepsi.
c. Sebagai alat pelindung terhadap infeksi atau tranmisi mikro organisme sebagai penyebab PMS.

3. Efektifitas Kondom
Pemakaian alat kontrasepsi kondom akan efektif jika dipakai secara benar setiap kali berhubungan seksual. Pemakaian kondom yang tidak konsisten akan membuat tidak efektif. Angka kegagalan kontrasepsi kondom sangat sedikit yakni 2 sampai 12 kehamilan per 100 perempuan dalam satu tahun.

4. Manfaat Kondom
Indikasi atau manfaat kontrasepsi kondom terbagi menjadi dua, yakni manfaat secara kontrasepsi dan manfaat non kontrasepsi.

a. Manfaat kondom secara kontrasepsi akan efektif jika pemakaian benar, sebagai berikut:

1) Tidak dapat mengganggu produksi ASI.
2) Tidak dapat mengganggu kesehatan klien.
3) Tidak memiliki pengaruh sistemik.
4) Murah serta tersedia di berbagai tempat.
5) Tidak memerlukan resep serta pemeriksaan khusus.
6) Metode kontrasepsi yang sementara.

b. Manfaat kondom secara non kontrasepsi antara lain:

1) Terdapat peran serta suami untuk melakukan keluarga berencana.
2) Dapat Mencegah penularan PMS.
3) Dapat Mencegah ejakulasi dini.
4) Dapat Mengurangi insidensi kanker serviks.
5) Adanya interaksi dengan sesama pasangan.
6) Dapat Mencegah imuno infertilitas.

5. Keterbatasan Kondom
Alat kontrasepsi kondom ini juga mempunyai keterbatasan, sebagai berikut:
a. Tingkat efektifitas tergantung dari pemakaian kondom yang benar.

b. Terdapat pengurangan sensitifitas pada penis.

c. Kondom adalah salah satu metode kontrasepsi yang paling mudah sera banyak digunakan pada zaman ini. Kondom dapat mencegah terjadinya kehamilan, apabila digunakan secara benar, serta dapat mengurangi resiko tertular penyakit menular seksual.

d. Dapat Alergi pada latex (dari bahan kondom), spermisida atau minyak dalam kondom dan lainnya. Hal ini dapat menimbulkan reaksi rasa gatal pada wanita serta pria yang melakukan hubungan dengan menggunakan kondom. Biasanya keluhan dapat terjadi segera sesudah penggunaan.

e. Banyak pria yang merasa kurang sensitif atau merasa kurang terangsang dengan menggunakan kondom.

f. Meskipun bahan karet kondom sangat kuat akan tetapi bisa terjadi robekan atau kerusakan apabila Anda menggunakan kondom dengan kurang tepat, akibat kondom kadaluarsa dan lainya.

g. Pada saat menggunakan kondom, pria harus menarik penisnya untuk segera setelah orgasme sebelum penis menjadi lemas kembali supaya mencegah sperma keluar dari kondom.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates