Tuesday , 28 March 2017
Home » Info Kesehatan » Seputar Infeksi Kulit pada Bayi

Seputar Infeksi Kulit pada Bayi

Seputar Infeksi Kulit pada Bayi

Seputar Infeksi Kulit pada Bayi

Seputar Infeksi Kulit pada Bayi

Seputar Infeksi Kulit pada Bayi – Infeksi kulit yang dialami pada bayi terutama jenis infeksi staphylococcus aureus merupakan jenis infeksi yang paling sering terjadi. Infeksi yang diakibatkan oleh jenis bakteri ini memang tidak akan menyebabkan bahaya akan tetapi bisa membuat anak cukup tidak nyaman. Dan pada saat infeksi menyerang bagian dalam tubuh dengan melalui kulit serta darah sehingga menyebabkan penyebaran infeksi yang sangat berat. Infeksi dari bakteri ini dapat menyebabkan anak mengalami bisul serta beresiko keracunan darah. Bakteri akan masuk ke dalam tubuh anak lalu bakteri berkembang biak dengan cepat.

1. Penyebab infeksi kulit pada bayi

a. Infeksi staphylococcus yang dapat disebarkan lewat udara yang akan menyerang bayi dengan cepat.b. Infeksi staphylococcus dapat terjadi karena disebarkan lewat kontak langsung mengenai bagian kulit pada bayi.

Pada saat bagian kulit bayi sudah terkena infeksi dengan demikian penyebaran ke bagian tubuh yang lain dapat terjadi sangat cepat. Pada saat bagian kulit bayi terluka dengan demikian kemungkinan bakteri akan menyebar dan masuk ke tubuh serta kulit lewat luka tersebut.

2. Gejala infeksi kulit pada bayi
a. Impetigo
Yaitu terjadi bintik bintik merah pada kulit bayi, bintik merah akan berubah menjadi putih kemudian lecet atau pecah, cairan bening atau nanah akan keluar dari luka, luka sangat sakit, panas serta gatal, akan keluar warna coklat serta cairan pada kulit yang dapat mengalami kerusakan kulit.

b. Infeksi luka
Infeksi luka pada kulit bayi akan menyebabkan kondisi yang buruk pada bayi. Apabila luka terkena infeksi sebagai akibat bakteri staphylococcus dengan demikian infeksi akan menjadi sangat menyakitkan untuk bayi. Adapun gejala infeksi luka pada kulit bayi yaitu bagian kulit akan terlihat bengkak, merah serta sakit ketika dipegang, bayi akan menjadi sangat rewel, terjadi nanah ataupun cairan di bagian yang terluka atau terkena infeksi, bagian yang terluka akan menjadi sulit untuk sembuh serta menibulkan bau yang dihasilkan tidak enak atau terdapat bau busuk.

c. Sellulitis
Sellulitis merupakan sebuah kondisi infeksi kulit yang akan menyebar sampai ke jaringan kulit dan juga dapat masuk ke dalam tubuh. Pada saat bayi terluka atau terkena goresan sehingga infeksi akan berkembang sangat cepat. Bakteri staphyloccocus akan membuat penyebaran infeksi dapat menjadi lebih cepat. Adapun gejala sellulitis yaitu kulit yang terkena akan menjadi bengkak dan merah, bercak merah akan berkembang menjadi lebih besar serta bayi terkena demam, pada saat dipegang akan terasa sakit, bayi terkadang akan menggigil, akan terjadi pembengkakan kelenjar getah bening serta akan terjadi infeksi yang mulai merah dan membengkak.

Perawatan sellulitis pada bayi yaitu apabia sellulitis sangat parah sehingga bayi harus mendapatkan perawatan di rumah sakit agar mendapatkan antibiotik melalui cairan IV. Pemberian antibiotik secara oral atau untuk luka dapat diberikan dirumah. Bayi dapat diberikan obat penghilang sakit misalnya acetaminophen serta ibuprophen dengan resep dari dokter. Apabila obat di rumah tidak membuat keadaan bayi membaik sehingga segera bawa bayi ke dokter agar mendapatkan perawatan.

Adapun cara mencegah cellulitis yaitu pada saat bayi memiliki luka maka jagalah kebersihan luka serta hindari terkena berbagai benda yang kotor. Pada saat bayi memiliki luka maka lebih baik untuk tidak terlalu sering keluar rumah. Gunakanlah perlengkapan pelindung di bagian luka pada kulit bayi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates