Monday , 25 September 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Bisnis Budidaya Melon Kuning

Bisnis Budidaya Melon Kuning

Bisnis Budidaya Melon Kuning

Bisnis Budidaya Melon Kuning

Bisnis Budidaya Melon Kuning

Bisnis Budidaya Melon Kuning – Perkembangan agrobisnis melon dinegala Indonesia belakangan ini sudah menunjukan prospek usaha yang sangat menjanjikan. jika dulunya usaha budidaya melon hanya berpusat di Cisarua Bogor dan juga di Kalianda Lampung, sekarang ini persebarannya sudah semakin meluas ke berbagai wilayah di Indonesia. Dari sekian banyak jenis melon yang dapat dibudidayakan di negara Indonesia, sebagian besar masyarakat memilih untuk bisa membudidayakan jenis melon kuning dibandingkan dengan varietas dari tanaman melon berbuah hijau. Hal ini disebabkan karena minat pasarnya yang lebih besar dan juga harga jual melon kuning mencapai dua kali lipat dari harga melon hijau, sehingga tidaklah heran jika para petani di Indonesia ini lebih memilih peluang bisnis budidaya melon kuning.

Konsumen
Hampir setiap orang mengemari buah-buahan, termasuk juga buah melon kuning yang mempunyai tekstur daging renyah dengan cita rasa yang begitu sangat manis. Dalam menjalankan peluang bisnis tersebut, Anda dapat membidik seluruh lapisan dari masyarakat sebagai target pasar Anda.

Info Bisnis
Berikut ini adalah syarat-syarat penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku usaha di dalam membudidayakan tanaman melon :

1. Faktor pertama yang perlu diperhatikan adalah kondisi iklim dan media tanam. Suhu ideal untuk tanaman melon yaitu 25 sampai 30°C, berada di ketinggian 300 sampai 900 mdpl dengan pancaran sinar matahari penuh dan juga curah hujan yang relatif rendah. Sedangkan media tanam yang baik adalah tanah liat yang berpasir, tidak terlalu basah dengan unsur pH tanah sekitar 5,8 sampai 7,2 dan juga mengandung bahan organik seperti andosol, latasol lalu regosol dan grumosol.

2. Sebelum melakukan suatu penyemaian benih, sebaiknya rendam dulu benih melon dalam 1 liter air hangat (suhu 20 sampai 25°C) yang ditambahkan dengan 1 tutup POC NASA selama 8 sampai 12 jam lalu diperam kurang lebih selama 48 jam. Bibit yang sudah siap selanjutnya disemai dalam polybag, sedalam 1 sampai 1,5 cm. Benih disemaikan dalam posisi tegak serta ujung calon akarnya menghadap ke bawah. Benih ditutup dengan campuran abu sekam serta tanah dengan perbandingan 2 berbanding 1. Lalu takan kantong persemaian tersebut berderet supaya  terkena sinar matahari penuh sejak terbit sampai tenggelam. Diberi perlindungan plastik transparan dengan salah satu ujungnya terbuka.

3. Bibit dari melon yang sudah berdaun 4 sampai 5 helai atau tanaman melon telah berusia 10 sampai 12 hari bisa dipindahkan ke bedengan yang sudah dilubangi sebelumnya, bedengan tersebut jangan sampai kekurangan air. Kedalaman dari bedengan sekitar 30 cm, jarak antar tanam sekitar 60 sampai 80 cm. Panjang bedengan maksimum 12 sampai 15 m, tinggi sekitar 30 sampai 50 cm dan lebar bedengan sekitar 100 sampai 110 cm, dan setiap antar bedengan dijadikan sebagai parit dengan lebar sekitar 55 sampai 65cm.

4. Selama proses pemeliharaan, langkah-langkah yang harus Anda perhatikan adalah mulai melakukan penyulaman setelah 3 sampai 5 hari setelah waktu tanam, melakukan penyiangan untuk membersihkan rumput liar dan juga gulma yang tumbuh disekitar pohon melon, menambahkan pupuk setiap 10 hari sekali, penyiraman dapat Anda lakukan setiap pagi, dan mulai memasang ajir tingginya sekitar 150 sampai 200 cm di sisi kanan kiri bedengan sebagai ruang tumbuh  bagi tanaman melon.

5. Setelah kurang lebih 2 bulan, buah melon tersebut sudah memasuki masa panen yang ideal. Potong tangkai sari buah dengan pisau, sisakan tangkai minimal adalah 2 cm supaya masa simpannya lebih lama.

Keuntungan bisnis
Dibandingkan dengan melon hijau, jenis dari melon eksklusif atau melon kuning mempunyai harga jual yang lebih tinggi di pasaran. Bahkan diperkirakan saat ini harga dari penjualannya dapat mencapai dua kali lipat dari melon hijau. Tampilan kulit buahnya yang berwarna kuning mulus dan juga dagingnya yang tebal, dengan rasa buah yang begitu manis dan renyah, menjadikannya sebagai buah berdaya jual cukup tinggi. Biasanya melon jenis ini akan dihargai sekitar Rp 10.000 sampai Rp 15.000/buah di kios atau pasar tradisional, dan harganya dapat melambung tinggi hingga mencapai Rp 30.000,00/buah jika masuk ke supermarket atau ke pasar modern lainnya.

Kekurangan bisnis
Selain menjanjikan untung yang terbilang cukup besar, melon termasuk salah satu dari buah semusim yang cukup rumit perawatannya. Banyak dari pelaku bisnis yang harus rela menelan kerugian cukup besar, karena tanaman melonnya telah terserang hama dan juga penyakit sehingga mengalami gagal panen atau tidak dapat berproduksi secara optimal.

Strategi Pemasaran
Belakangan ini strategi dari pemasaran melon kuning adalah dengan sistem kemitraan. Biasanya para tengkulak ataupun eksportir dari buah melon menawarkan kerjasama dengan para petani di berbagai daerah untuk bisa membeli hasil panen mereka dengan harga beli yang sama-sama menguntungkan bagi kedua belah pihak. Disamping itu, para petani melon juga dapat memasarkan hasil panennya ke kota-kota besar atau di beberapa daerah sekitar yang mempunyai minat pasar cukup potensial.

Kunci sukses
Yang terpenting adalah pemilihan dari bibit berkualitas dan juga ketekunan serta ketelitian pelaku usaha melon dari mulai proses pembibitan berlangsung sampai masa panen melon tiba. Bermodalkan bibit dari varietas yang unggul dan ketekunan pelaku usaha di dalam memelihara tanaman melon, tidak menutup kemungkinan jika hasil panen yang akan didapatkan dapat lebih optimal dan juga akan mendatangkan untung yang cukup besar bagi para pelakunya.

Analisa Ekonomi
Asumsi
Membudidayakan golden melon atau melon kuning
Luas lahan yang digunakan adalah 2.000 m2
Ditanami 3.000 bibit melon, menghasilkan 1,5 kg/pohon
Resiko kerusakan tanaman adalah 30%, jadi total panennya adalah 4.000 kg/periode
Periode tanam melon adalah 2 bulan

1. Modal awal
Sewa lahan setiap tahun = Rp 5.000.000,00
Mpdal untuk Bibit melon = Rp 2.500.000,00+
Total modal awal = Rp 7.500.000,00

2. Biaya operasional per 2 bulan
Biaya untuk pembelian bibit, pupuk kemudian pestisida, dan ajir = Rp 15.000.000,00
Biaya untuk tenaga kerja 2 org x Rp 800.000,00 x 2 bln = Rp 3.200.000,00
Biaya transportasi = Rp 900.000,00
Biaya untuk sewa lahan = Rp 666.700,00+
Total = Rp 19.766.700,00

3. Pendapatan setiap  2 bulan
Harga jual golden melon di kalangan para tengkulak adalah Rp 7.000,00 per kg
= Rp 7.000,00 x 4.000 kg = Rp 28.000.000,00

4. Keuntungan
Keuntungan setiap 2 bulan
= Rp 28.000.000,00 – Rp 19.766.700,00 = Rp 8.233.300,00
Keuntungan per bulan :
= Rp 8.233.300,00 : 2 bulan = Rp 4.116.650,00

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates