Saturday , 23 September 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Bisnis Ternak Lebah Madu

Bisnis Ternak Lebah Madu

Bisnis Ternak Lebah Madu

Bisnis Ternak Lebah Madu

Bisnis Ternak Lebah Madu

Bisnis Ternak Lebah Madu – Beternak lebah madu adalah salah satu dari peluang bisnis yang dapat menjanjikan untung besar setiap bulannya. Banyaknya manfaat yang dapat dihasilkan dari seekor lebah, ternyata bisa memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat luas, sehingga tidak sedikit dari mereka yang kini sudah mulai tertarik untuk mulai membudidayakannya sebagai peluang usaha.

Sekarang ini khasiat dari madu memang mulai dilirik oleh para konsumen untuk berbagai macam kepentingan. Sebut saja madu untuk obat alami, untuk campuran bahan kosmetik ataupun sebagai bahan tambahan di dalam memproduksi makanan dan juga minuman. Karenanya, tidaklah heran jika sekarang ini madu yang dihasilkan oleh seekor lebah mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi.

Konsumen
Target dari konsumen yang dapat Anda bidik sangatlah luas. Mulai dari konsumen rumah tangga, para pelaku bisnis obat herbal, para produsen kosmetik, para pedagang jamu tradisional, sampai dengan para pelaku bisnis makanan dan minuman.

Info Bisnis
Pada dasarnya ada beberapa jenis lebah madu yang cukup potensial untuk bisa dibudidayakan, yaitu lebah hutan (Apis dorsata) lalu lebah lokal (Apis cerana), dan juga lebah unggul (Apis mellifera). Di dalam menjalankan bisnis tersebut, hal yang terpenting dan perlu Anda perhatikan adalah keadaan koloni lebah, perilaku, dan juga kebutuhan lebah.

Biasanya di dalam suatu koloni lebah madu selalu terdapat lebah ratu lalu lebah jantan dan juga lebah pekerja Idealnya untuk satu koloni saja terdiri dari satu ekor lebah ratu, beberapa ekor dari lebah jantan, kemudian 50.000 lebah pekerja, lebih kurang 6.000 telur, 10.000 larva serta 20.000 pupa.
Untuk bisa membantu Anda yang tertarik menekuni bisnis ternak lebah madu ini, berikut ini kami informasikan mengenai cara membuat koloni dan juga cara membuat ratu lebah madu :

Cara Membuat Koloni Lebah Madu

1. Dibutuhkan kurang lebih sebanyak 5.000 lebah pekerja yang terdiri dari tiga lembar sarang.

2. Usahakan kondisi dari koloni yang baru harus benar-benar bersih dan juga sehat, supaya terbebas dari tungau atau patogen.

3. Pembentukan dari koloni lebah akan didapatkan dari telur-telur yang diletakkan oleh lebah ratu. Telur yang tidak dibuahi nantinya akan menjadi lebah jantan, sedangkan telur yang dibuahi nantinya akan menjadi lebah pekerja dan juga telur yang diberi pakan madu akan menjadi calon bagi ratu yang baru.

4. Pembudidayaan dari lebah madu sebaiknya dilakukan di suatu lokasi yang dekat dengan daerah yang ditumbuhi oleh banyak tanaman penghasil nektar dan polen. Jarak anata tumbuhan dengan koloni lebah madu sebaiknya sekitar 3 sampai 8 km. Usahakan pula lokasi usaha dekat dengan yang namanya sumber air, terlindung dari angin yang kencang, dan juga jauh dari area perkebunan ataupun pertanian yang sering mendapatkan semprotan insektisida secara intensif.

Kelebihan Bisnis
Keunggulan produk yang dihasilkan dan juga besarnya manfaat dari madu bagi manusia, menjadikan bisnis ternak lebah madu ini menjanjikan untung yang cukup terbilang menggiurkan bagi pelakunya. Sekarang ini hampir seluruh dari kalangan masyarakat membutuhkan madu untuk berbagai macam kepentingan mereka, sehingga peluang pasarnya pun semakin hari kian terbuka lebar.

Selain produk madu yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi, sekarang ini produk turunan lainnya seperti royal jelly, propolis, dan juga malam (wax) juga mulai diminati oleh para konsumen. Jadi tidaklah heran jika keuntungan yang didapatkan oleh para pelaku bisnis ternak lebah kini tidak hanya dari produksi madunya saja, namun juga sudah dari hasil penjualan dari produk turunan yang dihasilkan oleh lebah madu tersebut.

Kekurangan Bisnis
Kendala cuaca yang begitu tidak menentu, serta serangan dari hama dan juga penyakit menjadi hambatan utama di dalam menjalankan bisnis dari ternak lebah ini.

Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran yang sering dilakukan oleh petani lebah madu adalah memproduksi aneka untuk olahan madu sebagai komoditas unggulannya. Biasanya mereka akan memproduksi madu dengan berbagai macam pilihan kualitas, dari kelas unggul yang harganya cukup tinggi di pasaran, sampai dengan produk madu lokal dengan kandungan air dan juga gula beberapa %. Produk-produk tersebut ditawarkan oleh para pelaku bisnis dalam kemasan botol ataupun dalam kemasan plastik sebanyak 1 kg. Selain itu, para peternak juga dapat mulai di dalam mengembangkan produk turunan dari hasil ternak lebah untuk dapat memperluas pangsa pasarnya. Misalnya saja adalah seperti sampoo dan juga sabun kecantikan yang terbuat dari bahan baku madu, propolis dan juga royal jelly untuk kesehatan, serta masih banyak lagi produk unggulan lainnya yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi.
Sejauh ini para peternak lebah bisa menggandeng para agen, sub agen, dan juga reseller produk untuk memperluas jangkauan pasarnya. Tawarkan potongan harga (diskon) beberapa % untuk setiap pembelian produk di dalam jumlah tertentu dan juga lengkapi para agen Anda dengan katalog produk yang sangat menarik. Selanjutnya, pemasaran produk olahan madu lebah juga dapat dioptimalkan melalui media online.

Kunci Sukses
Modal utama yang harus ada adalah pengetahuan dan juga keahlian dasar di dalam beternak lebah. Perhatikan pula keadaan koloni lebah yang ideal, lokasi bisnis yang jauh dari keramaian, dan kisaran suhu udara yang cocok untuk bisa mengembangbiakkan lebah madu.

Analisa Ekonomi
Asumsi
– Untuk ternak lebah madu Apis mellifera (lebah unggul)
– Mengembangkan 200 koloni di dalam waktu 1 tahun

1. Modal awal
Modal untuk pengadaan koloni lebah = Rp 10.000.000,00
Modal untuk peralatan ternak lebah :
Modal untuk kotak eram 50 buah = Rp 1.650.000,00
Modal untuk bangku kotak  50 buah = Rp 1.375.000,00
Modal untuk kotak super 50 buah = Rp 2.000.000,00
Modal untuk pondasi sarang 1.160 lembar = Rp 3.200.000,00
Modal untuk ekstraktor madu = Rp 3.000.000,00+
Total = Rp 21.225.000,00

2. Biaya operasional setiap tahun
Biaya untuk botol madu 4.000 buah = Rp 2.200.000,00
Biaya untuk tutup botol = Rp 450.000,00
Biaya untuk label produk = Rp 2.000.000,00
Biaya untuk gaji pegawai kontrak = Rp 6.000.000,00
Biaya untuk stimulasi gula pasir = Rp 27.500.000,00
Biaya untuk obat-obatan dan lain-lain = Rp 1.000.000,00
Biaya untuk migratory = Rp 9.000.000,00+
Total = Rp 48.150.000,00

3. Pendapatan setiap tahun
Penjulan madu = 4.000 botol x @ Rp 21.000/botol = Rp 84.000.000,00

4. Keuntungan bersih setiap bulan
Keuntungan bersih setiap tahun :
= Rp 84.000.000,00 – Rp 48.150.000,00 = Rp 35.850.000,00
Keuntungan bersih setiap bulan :
= Rp 35.850.000,00 : 12 bulan = Rp 2.987.500,00
Semoga informasi dari bisnis ternak lebah madu ini bisa memberikan suatu inspirasi baru bagi para pembaca…

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates