Thursday , 24 August 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Ketahui Jenis Vitamin yang Larut dalam Lemak

Ketahui Jenis Vitamin yang Larut dalam Lemak

Ketahui Jenis Vitamin yang Larut dalam Lemak

Ketahui Jenis Vitamin yang Larut dalam Lemak

Ketahui Jenis Vitamin yang Larut dalam Lemak

Ketahui Jenis Vitamin yang Larut dalam Lemak – Vitamin yang larut lemak merupakan vitamin A, Vitamin D, Vitamin E dan Vitamin K. Selain karena jenis vitamin tersebut hanya dapat larut di dalam lemak, vitamin tersebut juga merupakan termasuk ke dalam jenis turunan lemak.
Selain itu juga, vitamin larut lemak merupakan jenis vitamin yang tidak bisa dikeluarkan dari tubuh melalui keringat ataupun urin, dan secara umum vitamin larut lemak hanya sedikit yang akan hilang pada proses pemasakan dan juga vitamin larut lemak bersifat toksik jika dalam dosis sangat tinggi. Berikut jenis vitamin yang larut dalam lemak, diantaranya:

1.    Vitamin A
Pemberian nama pada vitamin ini sebab vitamin ini merupakan vitamin yang larut dalam lemak dan pertama kali ditemukan. Pada umumnya vitamin A itu merupakan suatu kristal berwarna kuning. Di dalam makanan sehari-hari bentuk vitamin A yaitu dalam bentuk ester retinil yang terikat dengan asam lemak rantai panjang. Vitamin A ini berguna untuk penglihatan, diferensiasi sel, dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, pertumbuhan dan juga perkembangan, dapat meningkatkan kesuburan, dapat mencegah kanker serta penyakit jantung dan meningkatkan nafsu makan.

Secara umum kecukupan vitamin A akan lebih besar pada wanita dibanding pada pria. Untuk mencegah kekurangna vitamin A pada seorang Balita dianjurkan untuk memberikan vitamin A dengan takaran tinggi 200.000 SI selama 4-6bulan, sedangkan untuk anak dan juga dewasa, jika makanan sehari-hari seimbang, tidak harus penambahan suplementasi vitamin A.

Sumber vitamin A yaitu Hati, kuning telur, susu yang mengadung lemak, dan juga mentega. sedangkan pada minyak ikan yang mengandung vitamin A dosis tinggi dapat diberikan untuk membantu proses penyembuhan. Selain itu sumber karoten yang merupakan provitamin A yaitu sayuran berwarna hijau tua serta sayuran dan buah-buahan yang berwarna kuning jingga, misalnya daun kacang, kangkung, bayam, sayuran kacang panjang, buncis, sayur wortel, tomat, jagung kuning, pepaya, mangga, nangka masak, dan juga jeruk. Selain itu, dalam minyak kelapa sawit yang berwarna merah kaya dengan kandungan karoten.

Adapun akibat kekurangan vitamin A yaitu buta senja, perubahan pada mata, mengalami infeksi, perubahan pada kulit, mengalami ganggugan pertumbuhan, anemia. Sedangkan jika kelebihan vitamin A dapat menimbulkan sakit kepala, pusing, rasa mual, rambut rontok, kulit akan mengering, anoreksia, dan juga sakit pada tulang.

2.    Vitamin D
Vitamin D adalah vitamn larut lemak yang mempunyai khasiat untuk mencegah serta menyembuhkan penyakit riketsia. riketsia merupakan penyakit tulang yang tidak dapat melakukan kalsifikasi. Vitamin D bisa dibentuk tubuh dengan bantuan sinar matahari. Tubuh kita mempunyai kemampuan untuk membentuk vitamin D oleh sebab itu, apabila tubuh mendapat sinar matahari yang cukup, konsumsi vitamin D sehingga tidak dibutuhkan.

Untuk daerah yang tidak selalu mendapatkan sinar matahari sumber vitamin D bisa melalui makanan, yakni dalam bentuk kalsifero, misalnya kuning telur, hati, krim, mentega dan juga minyak hati ikan. Akibat kekurangan vitamin D bisa menyebabkan riketsia, serta pada orang dewasa akan menimbulkan osteoporosis.

Akan tetapi vitamin D dalam jumlah yang terlalu banyak bisa menyebabkan keracunan, gejala yang muncul yaitu kelebihan absorpsi vitamin D dengan demikian menyebabkan kalsifikasi berlebihan pada tulang, serta jaringan tubuh misalnya ginjal, paru-paru, dan organ tubuh lain.

3.    Vitamin E
Vitamin E biasanya dikenal dengan istilah tokoferol. Terdapat banyak fungsi vitamin E untuk kesehatan tubuh yaitu, dapat mendukung peningkatan produksi air susu, dapat membantu mencegah keguguran pada ibu hamil, dapat mengatasi gangguan saat wanita datang bulan, dapat membantu dalam memperoleh keturunan, dapat mencegah adanya oksidasi karoten dan vitamin A pada usus halus, dapat membantu membran sel lebih stabil, akan berpengaruh terhadap sel darah putih dan juga sel darah merah yang melaju atau mengalir melalui organ paru-paru, Berperan sebagai antioksidan dan Terjadi penumpukan lemak di dalam otot. Kekurangan vitamin E bisa menyebabkan hemolisiseritrosit, syndroma neurologik, dan juga resiko kanker usus, kanker payudara, resiko kanker paru-paru, serta penyakit jantung koroner.

4.    Vitamin K
Vitamin K dapat diperoleh dari susu, kuning telur, serta sayur-sayuran. Vitamin K berfungsi untuk menghentikan pendarahan pada saat tubuh terluka. Selain itu, vitamin K berguna untuk menjaga kesehatan tulang serta mencegah terjadinya osteoporosis. Selain itu beberapa fungsi dari vitamin K yang jika asupannya cukup, maka tubuh bisa mendapat keuntungan di bawah ini:

a.    Mendukung pertumbuhan tulang sehingga osteoporosis dapat dicegah.
b.    Mendukung pencegahan kanker.
c.    Mendukung pencegahan pendarahan hati.
d.    Mendukung pencegahan penyakit hemoragik.
e.    Menurunkan risiko diabetes.
f.    Menolong proses pembekuan darah agar bila terjadi luka terbuka dapat sembuh total lebih cepat.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates