Thursday , 23 November 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Seputar Efek Dehidrasi Berat dan Ringan

Seputar Efek Dehidrasi Berat dan Ringan

Seputar Efek Dehidrasi Berat dan Ringan

Seputar Efek Dehidrasi Berat dan Ringan

Seputar Efek Dehidrasi Berat dan Ringan

Seputar Efek Dehidrasi Berat dan Ringan – Akibat dehidrasi adalah efek buruk yang akan terjadi karena di dalam tubuh kehilangan atau kekurangan cairan yang dapat menimbulkan berbagai macam keluhan kesehatan. Dehidrasi bisa menimpa siapa saja apabila seseorang tidak membiasakan diri untuk minum setidaknya 2 liter ataupun 8 gelas dalam satu harinya. Keadaaan tersebut berlaku untuk siapa saja yang sedang ataupun tidak beraktivitas berat. Berikut ciri ciri seseorang sedang terserang dehidrasi diantaranya:

1. Merasa kehausan
2. Air kencing berwarna kekuningan dan keruh
3. Jarang buang air kecil
4. Mudah mengantuk
5. Ulu hati tidak nyaman
6. Ingin muntah
7. Merasa bingung
8. Keringat berlebih
9. Detak jantung cepat
10. Tubuh mudah lelah dan lemas

Berikut merupakan akibat yang ditimbulkan dari dehidrasi yang bisa merugikan kesehatan tubuh, diantaranya:

1. Fungsi ginjal terganggu
Akibat dehidrasi karena kurangnya cairan di dalam tubuh secara berlebihan bisa menyebabkan keseimbangan tubuh akan menjadi kacau dan dapat memicu gangguan pada ginjal yakni dimana fungsi ginjal akan menjadi menurun.

2. Rentan terserang penyakit kulit
Akibat dehidrasi karena kehilangan serta kekurangan cairan di dalam tubuh bisa menyebabkan kelembaban kulit alami akan menjadi hilang dan cenderung kering. Akibatnya sel yang terdapat pada permukaan kulit akan kehilangan kemampuannya untuk menolak serta menetralkan jamur atau bakteri yang biasa melekat bersama keringat yang dapat disebabkan akibat udara dan radikal bebas.

3. Radang sendi
Akibat dehidrasi secara berlebihan bisa menyebabkan cairan pelumas sendi akan menjadi berkurang serta peredaran darah disekitar sendi akan menjadi tidak lancar dengan demikian sendi mengalami nyeri dan radang.

4. Mempercepat keriput dan merusak sel kolagen
Kekurangan cairan tubuh bisa mengganggu sel kolagen yang terdapat di bawah jaringan kulit dengan demikian tidak mampu lagi untuk mengatur keseimbangan minyak alami serta air sehingga akan menyebabkan jaringan kulit kering dan menyusut.

5. Metabolisme tubuh melambat
Kekurangan cairan sebagai akibat kurang minum air putih bisa mengacaukan sistem metabolisme tubuh, dampaknya seseorang akan cepat mengalami peningkatan bobot tubuh secara signifikan. Pada saat tubuh dalam keadaan kurang cairan dengan demikian nafsu makan bisa meningkat dan ingin minum yang manis-manis.

6. Imunitas tubuh menurun
Akibat dehidrasi yang paling sering terjadi yaitu mudahnya seseorang untuk terserang flu, Demam dan juga menggigil. Kondisi tersebut disebabkan akibat imunitas seseorang dengan keadaan tidak stabil atau menurun dengan demikian tubuh tidak dapat mengatur dan menghalau segala bentuk virus, Bakteri ataupun kuman yang ada di udara.

7. Penumpukan racun dalam tubuh
Pada saat seseorang terserang dehidrasi akibat kurangnya minum bisa menyebabkan organ hati kehilangan kemampuannya dalam menyaring racun di dalam tubuh maka racun yang seharusnya dikeluarkan melalui urin serta keringat gagal terjadi. Akibat dehidrasi tersebut bisa mengakibatkan penumpukan racun di dalam tubuh yang tidak bisa dihindari. Sebagai akibatnya tubuh dapat mengalami keracunan.

8. Gangguan pencernaan
Sebagai akibat dehidrasi yang sering dialami anak, remaja, Orang dewasa bahkan pada lansia adalah menyebabkan gangguan pencernaan, yakni jaringan usus akan kering serta mudah teritasi dan mengalami infeksi yang parah pada saat seseorang mengkonsumsi jenis minuman yang mengandung kafein serta alkohol.

9. Saluran kandung kemih terganggu
Pada saat tubuh dalam kondisi kurang cairan bisa mengakibatkan dinding kandung kemih akan rentan terjadi infeksi serta peradangan yang nantinya bisa menghambat kelancaran seseorang untuk buang air kecil.

10. Sering Kram otot
Otot dalam tubuh bisa mengalami kekeringan, penyusutan, penegangan serta melambatkan aliran atau sirkulasi darah di sekitar otot secara berkesinambungan. Apabila tubuh kekurangan cairan secara berlebihan. Otot akan sering kram serta mengakibatkan seseorang sulit untuk melakukan aktivitas sehari hari.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates