Friday , 28 April 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Seputar Jenis Penyakit Eksim

Seputar Jenis Penyakit Eksim

Seputar Jenis Penyakit Eksim

Seputar Jenis Penyakit Eksim

Seputar Jenis Penyakit Eksim – Terdapat banyak jenis penyakit atau kelainan kulit yang pada umumnya dipengaruhi oleh tingkat kebersihan seseorang, jenis kelainan kulit ini salah satunya penyakit eksim. Penyakit Eksim adalah salah satu jenis kelainan kulit dengan ditandai adanya bercak – bercak kemerahan, dan juga timbul rasa gatal yang bisa membuat penderitanya sangat tidak nyaman. Ternyata, penyakit eksim ini terbagi menjadi ke dalam beberapa jenis. Mari kita simak sajian lengkapnya berikut ini:

1. Dermatitis Atopik
Penyakit eksim dermatitis atopik disebabkan karena adanya genetik, biasanya jenis eksim ini ditandai adanya kecenderungan dengan terbentuknya antibodi imunoglobulin E di dalam tubuh penderitanya serta paparan alergen yang sering terjadi. Penyakit dermatitis atopik ini diakibatkan oleh penderita yang memiliki kulit sensitif terhadap rangsangan yang dipengaruhi oleh adanya suhu, oleh kelembaban, oleh kebersihan, dan juga faktor iritan.

Pada kasus yang paling banyak terjadi yaitu bayi yang berusia 2 hingga 18 bulan (85% kasus). Gejala ataupun tanda-tanda yang timbul yaitu berupa bercak-bercak merah di wajah sampai daerah popok bayi. Biasanya eksim ini dapat sembuh pada saat bayi berusia di atas 18 bulan, akan tetapi 1/3 kasus kelainan ini akan berlanjut ke bentuk berikutnya. Yang harus diperhatikan adalah tetap menjaga kebersihan kulit bayi dari adanya gangguan faktor sebagai penyebab alergi atau yang bisa memberikan rangsangan terhadap kulit anak – anak karena biasanya penggunaan handuk yang kasar, akibat sabun antiseptik, dan lain sebagainya yang merupakan suatu upaya penting bagi setiap orang tua agar dapat mencegah terjadinya penyakit eksim pada bayi tercinta.

2. Dermatitis Seboroik
Jenis eksim ini merupakan jenis penyakit eksim yang terjadi pada lokasi yang keras, misalnya di daerah yang kaya dengan kelenjar minyak, daerah rambut, pada alis, lipat hidung, belakang telinga, dada dan juga berbagai lipatan kulit. Gejala yang akan muncul adalah tampak kemerahan pada kulit, terdapat bercak, serta sembab yang bebatas tegas. Dapat terlihat kering atau berminyak kekuningan, serta disertai dengan rasa gatal.

Kelainan ini biasanya akan muncul pada saat bayi berusia 6-8 minggu serta puncaknya pada 2-3 bulan. Sedangkan pada anak balita tidak akan pernah terjadi dermatitis seboroik. Hal ini sebab balita tidak mempunyai kelenjar minyak. Dermatitis seboroik pada bayi di duga sebagai akibat dari adanya rangsangan hormonal yang diterima dari seorang ibunya. Dari beberapa kasus, kelainan ini mirip dengan kondisi dermatitis atopik, terutama pada kelainan lengan dan tungkai. Sedangkan bagi orang dewasa, dermatitis seboroik ini dapat ditemukan pada masa pubertas (sekitar 18 tahun) serta puncaknya pada usia 40 tahun, gejala yang nampak berupa ketombe.

3. Dermatitis Intertrigo
Eksim jenis ini merupakan suatu kelainan kulit yag terjadi di daerah lipatan, misalnya lipatan tubuh akibat banyak keringat, akibat kegemukan, dan akibat gesekan kulit. Penyakit eksim jenis ini dapat timbul sejak seseorang masih bayi sampai ia menjadi dewasa atau usia tua. Gejala yang akan timbul yaitu bercak kemerahan serta sembab pada lipatan kulit, di leher, ketiak, lipatan payudara, dan juga lipatan pantat. Dalam kondisi misalnya mudah sekali terjadi infeksi sekunder yang diakibatkan oleh jamur (candida albicans) yang biasa terdapat di daerah dubur.

4. Dermatitis Numularis (Eksim Basah)
Penyaki jenis eksim basah ini biasanya ditandai dengan beberapa gejala sebagai berikut :
a. Bercak bersisik
b. Bentuknya bulat
c. Berbatas tegas
d. Berbintil-bintil yang ada airnya
e. Terasa sangat gatal.
Daerah yang paling sering diserang oleh eksim basah ini yaitu pada bagian punggung dan juga dada.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates