Friday , 24 November 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Hindari 8 Hal Yang Mengecewakan Pelanggan

Hindari 8 Hal Yang Mengecewakan Pelanggan

Hindari 8 Hal Yang Mengecewakan Pelanggan

Hindari 8 Hal Yang Mengecewakan Pelanggan

Hindari 8 Hal Yang Mengecewakan Pelanggan

Hindari 8 Hal Yang Mengecewakan Pelanggan – Membina hubungan baik dengan pelanggan Anda menjadi salah satu dari strategi pemasaran bisnis yang terbilang cukup efektif untuk dapat tetap bertahan di tengah ketatnya persaingan. jila selama ini hubungan Anda dengan para pelanggan terjalin cukup baik, tidak menutup kemungkinan jika pelangganmu akan semakin loyal dengan bisnis yang Anda jalankan. Dan begitu juga sebaliknya, jika pelanggan merasa kecewa dengan pelayanan yang Anda berikan, maka dapat dipastikan jika dikemudian hari mereka pun akan berpaling ke penjual lain.

Untuk menghindari hal-hal yang dimungkinkan dapat mengecewakan para pelanggan. Berikut ini informasi mengenai 8 hal yang bisa mengecewakan calon pelanggan dan tentunya perlu untuk Anda hindari dari sekarang.

1. Ketidakpastian
Pada dasarnya semua konsumen tidak menyukai akan sesuatu hal yang belum pasti. Mereka membutuhkan suatu kepastian informasi secara mendetail sebelum pada akhirnya mereka percaya untuk bisa melakukan transaksi pembelian. Oleh karena itu, pastikan bahwa informasi yang Anda sampaikan memang benar-benar valid supaya konsumen kamu tidak kecewa atas informasi yang kamu berikan.

2. Diabaikan
Pada dasarnya banyak yang mengibaratkkan bahwa “Pembeli itu adalah raja”. Karena itu jangan sekali-kali Anda mengabaikan calon pelanggan, bila bisnis Anda ingin berkembang besar. Jadikan setiap pengunjung toko Anda adalah sebagai pelanggan istimewa. dan Berikan seuatu pelayanan kepada mereka dengan sebaik-baiknya.

3. Tidak memahami suatu kebutuhan pelanggan
Terkadang sebagai seorang pelaku bisnis, kita sering kali lupa dengan apa yang dibutuhkan oleh para pelanggan. Kita hanya memikirkan besarnya suatu keuntungan yang bisa didapatkan nantinya dan mengesampingkan apa yang sebenarnya dicari oleh para pelanggan. Karenanya tidak heran jika sekarang ini banyak produk yang persediaannya sudah kosong, padahal produk tersebut banyak sekali dibutuhkan oleh para calon pelanggan.

4. Janji palsu
Untuk menarik minat dari calon pelanggan, tidak jarang para pelaku bisnis mengumbar segudang janji untuk bisa mendatangkan simpati positif dari khalayak ramai. Namun dari strategi promosi tersebut, tidak sedikit dari perusahaan yang pada akhirnya mengingkari janjinya dan akhirnya mengecewakan para pelanggannya. Untuk bisa menghindari kemungkinan seperti ini, sebaiknya coba untuk sesuaikan kemampuanmu sebelum pda akhirnya Anda memberikan suatu iming-iming atau janji kepada para calon pelanggan Anda.

5. Membatasi suatu pelayanan sesuai RAS
Setiap pelanggan tentunya mempunyai hak yang sama di mata para pelaku bisnis. Oleh karena itu jangan pernah Anda mencoba untuk membatasi atau membedakan pelayanan berdasarkan suku, agama, atau juga latar belakang yang mereka punyai. Mulailah berpikir secara global untuk bisa menghadapi persaingan pasar.

6. Tidak mau untukk mengalah
Bagaimanapun juga, konsumen adalah pemegang peranan penuh terhadap suatu kesuksesan sebuah bisnis. Karena itu ketika menghadapi suatu komplain dari para pelanggan, usahakan bahwa Anda tetap bersikap setenang mungkin dan tidak segan-segan untuk mengalah demi mengembalikan suatu kepercayaan para pelanggan Anda. Sebab, jika kita tidak mau mengalah serta melawannya dengan beragam macam bantahan, bisa dipastikan jika emosi dari para pelanggan akan semakin memuncak dan tidak menutup kemungkinan jika kejadian tersebut akan mampu membawa efek buruk bagi perkembangan bisnis Anda.

7. Ceroboh serta kurang profesional
Meskipun bisnis Anda terbilang kecil, namun sebaiknya Anda mencoba utnuk memperhatikan profesionalitas kerja dan juga mengoreksi setiap detail pekerjaan yang Anda jalankan. Sebab, pada dasarnya setiap pelanggan tidak menyukai yang namanya kecerobohan atau juga suatu kesalahan dari para pelaku bisnis yang hanya akan menunjukan kurangnya profesionalitas yang mereka punyai.

8. Kebohongan dari pelaku bisnis
Ketika menjalin suatu hubungan kerjasama, kejujuran akan menjadi modal awal Anda untuk bisa membangun kepercayaan kedua belah pihak. Ketika salah satu pihak dengan sengaja melakukan suatu kebohongan atau mencoba menyembunyikan sebuah informasi, maka tidak menutup kemungkinan jika kepercayaan dari pihak lainnya akan menghilang untuk selamanya. Karena itu pastikan jika semua promosi yang Anda coba sampaikan tidak mengandung suatu unsur kecurangan, dan juga pastikan jika informasi yang Anda berikan tersebut juga berdasarkan suatu kenyataan yang Anda ketahui bersama.

Semoga 8 tips ini bisa memberikan suatu manfaat bagi para pembaca dan juga membantu para pemula yang sedang bingung di dalam memasarkan produk-produknya.

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates