Monday , 11 December 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Promosi Maksimal Tapi Masih Sepi Pembeli ?

Promosi Maksimal Tapi Masih Sepi Pembeli ?

Promosi Maksimal Tapi Masih Sepi Pembeli ?

Promosi Maksimal Tapi Masih Sepi Pembeli ?

Promosi Maksimal Tapi Masih Sepi Pembeli ?

Promosi Maksimal Tapi Masih Sepi Pembeli ? – Promosi maksimal tetapi masih saja sepi pembeli? bisa jadi karena salah pilih pasar. Tujuan utama dari setiap bisnis adalah bisa memberikan suatu keuntungan sebesar-besarnya. Untuk dapat mencapai manfaat yang maksimal, pelaku usaha dan juga manajemen harus rela menghabiskan puluhan jam untuk bisa mencoba membidik target pasar pada strategi yang sempurna sehingga nantinya mampu untuk memberikan hasil yang maksimal.

Salah satu dari langkah yang harus dilakukan di dalam proses perencenaan usaha adalah menentukan siapa yang menjadi target pasar yang akan kamu coba bidik dan apa alasannya mereka untuk mau membeli produk atau menggunakan jasa dari perusahaan kamu. Hal ini mungkin terdengar seperti mudah, namun apakah kamu tahu apa yang kamu jual dan juga kepada target pasar yang mana? Dan apakah target pasar yang kamu tuju tersebut merupakan target pasar yang terbaik untuk produk ataupun jasa perusahaan kamu?

Bila kamu belum yakin dengan semuanya itu, maka yang terpenting bagi para pelaku usaha kecil untuk mematangkan kembali usaha yang mereka jalankan dan juga yang terpenting adalah menentukan suatu target pasar yang sesuai untuk brand usaha kamu.

1. Produk atau jasa yang kamu tawarkan harus benar-benar jelas
Jika kamu sudah memutuskan untuk memulai sebuah usaha maka kamu harus bisa memahami mengapa target pasar yang kamu tuju atau bidik tersebut mau membeli produk dari kamu. Apakah keuntungan dan juga diferensiasi yang kamu berikan serta membuat brand milik kamu menonjol ditengah target pasar. Misalnya saja di kota tempat kamu tinggal sekarang banyak berdiri suatu rumah makan atau juga restoran yang menawarkan berbagai macam jenis makanan yang berbeda-beda seperti restoran pizza dengan menggunakan konsep fine dining, pizza dengan menggunakan konsep take away dan juga restoran steak yang pada intinya mereka semua menyajikan berbagai aneka makanan. Beberapa restoran tersebut masing-masing juga menawarkan makanan yang sama namun dengan konsep dan juga keunikan yang berbeda. Dengan mengetahui berbagai jenis produk atau servis yang kamu berikan maka target pasar akan lebih mudah memilih usaha kamu.

2. Gunakan strategi untuk fokus
Jika kamu tidak yakin dengan apa yang kamu tawarkan kepada target pasar kamu maka hal itu dapat berakibat pada yang namanya ketidak fokusan dan tentu saja mempunyai dampak negatif bagi perkembangan usaha. Cobalah kamu pikirkan dari perspektif konsumen, seberapa seringkah kamu di dalam melihat flyer marketing yang menawarkan service dari seseorang yang bisa mengerjakan apa saja, pastinya kamu akan menganggapnya tidak fokus dan tidak berkualitas.

3. Mengidentifikasi fokus brand dari usaha kamu
Kamu sebagai pelaku dari usaha tersebut harus benar- benar mampu mengidentifikasi apa saja yang menjadi fokus usahamu dan juga apa diferensiasinya dengan produk ataupun servis lainnya. Dengan mengetahui apa yang menjadi fokus usahamu, maka kamu bisa memainkan kekuatanmu dalam fokus tersebut serta akan lebih mudah dalam menjangkau target pasar yang tepat. Menciptakan suatu fokus pada sebuah usaha adalah hal yang paling penting untuk sebuah kesuksesan.

4. Menemukan target market yang benar-benar sesuai
Mengidentifikasi dan juga menemukan target dari pasar yang memang ideal merupakan suatu proses dari sebuah bisnis. Menemukan target pasar atau customer yang benar-benar tepat akan menjadi langkah penting di dalam perjalanan sebuah usaha kamu. Misalnya saja kamu mencoba menjual produk sabun kecantikan dengan harga yang relative cukup mahal, namun target dari pasar yang kamu tuju adalah ibu-ibu di suatu perkampungan dan keodisi ini tentu saja itu tidak sesuai. Hal yang benar adalah menemukan siapa target dari pasar kamu dan dalam hal ini adalah wanita dari kelas menengah yang mungkin bisa kamu temukan di salon, perkantoran atau juga di mall.

5. Menyesuaikan pesan usahamu dengan target pasar
Setelah kamu melakukan kegiatan mengidentifikasi target pasar, maka yang kamu butuhkan disini adalah pesan yang bisa menjangkau target pasar saat kamu memperkenalkan identitas atau brand dari produk kamu. Pesan tersebut haruslah benar-benar menjelaskan mengenai produk apa yang kamu coba tawarkan dan juga mengapa orang – orang harus membeli produk atau jasa yang kamu tawarkan tersebut.

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates