Monday , 25 September 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Cara Mencegah Hiperpigmentasi Pada Ibu Hamil

Cara Mencegah Hiperpigmentasi Pada Ibu Hamil

Cara Mencegah Hiperpigmentasi Pada Ibu Hamil

Cara Mencegah Hiperpigmentasi Pada Ibu Hamil

Cara Mencegah Hiperpigmentasi Pada Ibu Hamil

Cara Mencegah Hiperpigmentasi Pada Ibu Hamil – Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, akan muncul beberapa perubahan di dalam diri seorang ibu hamil, baik dari segi emosional ataupun dari segi fisik, tidak terkecuali perubahan yang terjadi pada kulit seorang wanita yang sedang hamil. Secara fisik salah satunya ibu hamil akan mendapati kulit yang mengalami perubahan warna menjadi lebih kecoklatan pada beberapa area tertentu. Rata – rata akan sering muncul dibagian daerah payudara yaitu puting susu, leher, ketiak serta daerah sekitar lipatan perut.

Perubahan warna itu dinamakan dengan sebutan hiperpigmentasi. Adapun hiperpigmentasi terjadi oleh karena meningkatnya kadar hormon Melanocyte Stimulating Hormon atau hormone MSH. Dimana hormon ini menyebabkan menumpuknya pigmen melanin yang berlebihan yang berakibat menimbulkan warna lain pada kulit ibu hamil.

Perubahan warna seperti ini sebenarnya merupakan sesuatu yang wajar terjadi, akan tetapi dampaknya akan bisa membuat bunda kurang percaya diri. Karena dari kulit yang berubah warnanya akan timbul kerusakan estetika saat terlihat oleh orang lain. Di samping itu, kemunculan hiperpigemntasi ini dapat timbul dengan Melasma atau chloasma yaitu sebuah istilah dari mask of pregnancy dimana bagian menghitam ini hingga meliputi bagian bawah lingkar mata serta hidung sehingga nampak seperti topeng. Tentu saja hal seperti ini akan sangat mengganggu ibu hamil sebagai seorang perempuan yang selalu ingin tampil dengan wajah yang cantik. Akan tetapi anda tak perlu khawatir, umumnya warna kecoklatan ini akan bisa menghilang dengan sendirinya 3 sampai 6 bulan setelah melahirkan.

Disamping itu, hiperpigmentasi pada masa kehamilan pun umumnya bisa diminimalisir dengan melakukan beberapa hal seperti berikut ini.

1. Hindari Paparan dari Sinar Matahari Secara Langsung
Sebagian besar timbulnya hiperpigmentasi terjadi sebab dipicu oleh sinar matahari secara langsung setiap harinya. Untuk itu, cegahlah hiperpigmentasi ini dengan menggunakan krim pelindung matahari dengan SPF yang sesuai serta gunakan pelindung diri seperti payung.

2. Konsumsi Air Putih yang Cukup Guna Menjaga Kelembaban Kulit
Saat tubuh kekurangan cairan maka yang akan terjadi dengan kulit ialah kulit yang kering, kulit kering mudah sekali dihinggapi berbagai macam masalah salah satunya ialah hiperpigmentasi pada ibu hamil. Untuk mengatasinya, pastikan bila anda selalu mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh minimal 8 gelas setiap harinya yang dapat dikonsumsi dalam waktu yang bergantian.

3. Jangan Menggosok Kulit Secara Berlebihan
Terkadang banyak wanita yang mempunyai anggapan bahwa noda coklat pada kulit yang muncul diakibatkan oleh kurang bersihnya ibu hamil dalam menjaga diri. Oleh Karena itu mereka akan melakukan segala upaya guna menghilangkan noda itu termasuk dengan menggosoknya. Akan tetapi sebaiknya dalam hal ini anda tidak menggosok terlalu berlebihan Karena menggosoknya dengan kuat hanya akan membuat kulit menjadi teriritasi.

4. Gunakan Krim Pelembap yang Lembut juga Aman
Untuk menghindari perubahan warna kulit atau hiperpigmentasi pada area tertentu seperti wajah, maka persiapkan krim pembersih / perawatan wajah yang lembut serta tentunya aman untuk digunakan.

Mendapati warna yang berubah menjadi kecoklatan pada beberapa bagian tubuh memang sedikit menjengkelkan, akan tetapi pada umumnya hal ini akan menghilang dengan sendirinya setelah proses kelahiran terlewati. Untuk menyamarkannya anda dapat menggunakan kosmetik yang aman. Akan tetapi jangan pernah sesekali berpikiran untuk menggunakan pemutih dalam menghilangkan hiperpigmentasi ini, sebab hal ini akan bahaya untuk anda serta bayi yang anda kandung.

Dengan demikian, ibu hamil bisa mengetahui mengenai perubahan kulit yang memang biasa dan wajar terjadi pada ibu hamil yang disebabkan karena hormone. Perubahan ini wajar tejadi dan akan menghilang dengan sendirinya saat ibu melahirkan. Pahami hal ini sehingga ibu hamil bisa mengatasi perubahan pada kulit ini. Dengan melakukan antisipasi tersebut, ibu hamil dapat menghindari perubhan pada kulit secara berlebihan dan ibu hamil akan menjadi lebih percaya diri.
Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat bagi anda para ibu hamil yang sedang mengalami keresahan dengan hiperpigmentasi pada kulit anda. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

About seli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates