Thursday , 22 June 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Tips Menghilangkan Air yang mengandung Kapur

Tips Menghilangkan Air yang mengandung Kapur

Tips Menghilangkan Air yang mengandung Kapur

Tips Menghilangkan Air yang mengandung Kapur

Tips Menghilangkan Air yang mengandung Kapur

Tips Menghilangkan Air yang mengandung Kapur – Air merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting untuk kehidupan makhluk hidup di bumi ini. Fungsi air untuk kehidupan tidak bisa digantikan oleh senyawa yang lain. Penggunaan air yang utama untuk kehidupan yaitu sebagai air minum. Air minum untuk mencukupi kebutuhan air di dalam tubuh manusia. Kehilangan air hingga 15% dari berat badan bisa mengakibatkan kematian yang disebabkan oleh dehidrasi.Pada saat ini sering dijumpai kualitas air tanah ataupun air sungai yang digunakan masyarakat kurang dari standar syarat sebagai air minum yang sehat bahkan di beberapa lokasi tidak layak untuk diminum. Masyarakat yang tinggal di daerah yang berkapur atau di daerah pegunungan kapur biasanya mengkonsumsi air permukaan tersebut yang mengandung kesadahan yang tinggi. Persyaratan air yang layak di konsumsi atau air sehat yaitu dapat memenuhi syarat kimia, fisik, serta biologis. Salah satu syarat air minum yang baik yakni kandungan zat kapurnya sedikit ataupun tidak ada.

1. Dampak Yang Ditimbulkan Air Berkapur.
Air kapur bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan, jika dikonsumsi sebagai air minum bisa menggangu kesehatan. Penggunaan dalam rumah tangga dapat menimbulkan endapan atau pengerakan pada perkakas rumah tangga, misalnya ketel, peralatan lainnya yang berhubungan dengan pemasakan serta penyimpanan air, sedangkan untuk keperluan lain misalnya pencucian baju ataupun keperluan rumah tangga lain bisa mengakibatkan konsumsi sabun lebih banyak, sebab sabun menjadi kurang efektif sebagai akibat salah satu bagian dari molekul sabun diikat oleh adanya unsur Ca. Berdasarkan WHO air yang mengandung zat kapur tinggi bisa menyebabkan dampak terhadap kesehatan yakni bisa menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah jantung atau cardiovascular desease serta batu ginjal atau urolithiasi yang bisa menyebabkan kencing batu.

2. Cara Menghilangkan Kandungan Air Berkapur
a. Sedimentasi
Merupakan suatu cara untuk menjernihkan air, dimana air yang akan digunakan ditampung pada suatu bak, dengan jangka waktu tertentu, Dimana air yang mengalir pelan – pelan (kecepatan rendah) dengan demikian partikel yang berat jenisnya lebih besar dapat segera mengendap.

b. Pemanasan
Air yang berkapur dengan dimasak menggunakan ketel, dimana dengan jalan pemasakan dengan cara dipanaskan, zat kapur yang terdapat dalam air bisa mengendap pada dasar ketel.

c. Filtrasi
Merupakan suatu cara menghilangkan kandungan kapur dengan cara penyaringan. Filter yang digunakan biasanya terdiri dari berbagai lapisan pasir serta batu – batuan dengan diameter yang bervariasi dari yang sangat halus sampai yang terkasar. Air dapat mengalir melalui filter sedangkan untuk partikel-partikel yang mengandung kapur bisa melekat pada butiran pasir.

d. Penyimpanan
Setelah air minum dimasak bisa disimpan terlebih dahulu di dalam termos, kapur dapat mengendap didalam termos. Kemudian setelah itu air bisa dituang kedalam gelas.

3. Tanda-tanda bahwa air tanah sudah tercemar bisa dikenali melalui pengamatan fisik, sebagai berikut:
a. Warna kekuningan dapat  muncul apabila air tercemar chromium serta materi organik. Apabila air berwarna merah kekuningan, hal tersebut menandakan terdapat cemaran besi. Sementara itu pengotor berupa lumpur dapat memberi warna merah kecoklatan.

b. Kekeruhan merupakan tanda bahwa air tanah sudah tercemar oleh koloid (bio zat yang lekat mislnya getah atau lem). Lumpur, tanah liat serta berbagai mikroorganisme mislanya plankton ataupun partikel lainnya dapat menyebabkan air akan berubah menjadi keruh.

c. Polutan berupa mineral dapat membuat air tanah mempunyai rasa tertentu. Apabila terasa pahit, maka pemicunya bisa berupa besi, adanya alumunium, adanya mangan, sulfat ataupun kapur dalam jumlah yang besar.

d. Air tanah yang mempunyai rasa seperti air sabun dapat menunjukkan adanya cemaran alkali. Sumbernya dapat berupa natrium bikarbonat, ataupun bahan pencuci yang lain seperti detergen.

e. Rasa payau dapat menunjukkan kandungan garam yang tinggi di dalam air, yang sering terjadi di sekitar muara sungai.

f. Bau yang tercium di dalam air tanah dapat menunjukkan adanya pencemaran di dalam air.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates