Thursday , 22 June 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Ketahui Cara Penyebaran Kuman Penyebab Penyakit Demam Tifoid

Ketahui Cara Penyebaran Kuman Penyebab Penyakit Demam Tifoid

Ketahui Cara Penyebaran Kuman Penyebab Penyakit Demam Tifoid

Ketahui Cara Penyebaran Kuman Penyebab Penyakit Demam Tifoid

Ketahui Cara Penyebaran Kuman Penyebab Penyakit Demam Tifoid

Ketahui Cara Penyebaran Kuman Penyebab Penyakit Demam Tifoid – Penyakit Demam tifoid merupakan suatu penyakit sistemik yang akut dengan gejala penderita akan mengalami demam, mengalami sakit kepala dan juga ketidakenakan pada abdomen yang akan berlangsung kurang lebih tiga minggu yang disertai juga adanya gejala – gejala dengan pembesaran limpa dan juga erupsi pada kulit. Penyakit demam tifoid diakibatkan karena adanya kuman Salmonella typhi, kuman Salmonella paratyphi B, kuman akibat kuman Salmonella paratyphi C dan juga Salmonella paratyphi A. Apabila penyebabnya akibat Salmonella paratyphi, gejalanya lebih ringan jika dibanding dengan yang disebabkan oleh Salmonella typhi.

Demam tifoid terjadi pada masyarakat dengan standar hidup serta kebersihan yang rendah, cenderung meningkat serta terjadi secara endemis. Biasanya angka kejadian tinggi di daerah tropik jika dibandingkan di daerah berhawa dingin. Sumber penularan penyakit demam tifoid yaitu penderita yang aktif, pada penderita dalam fase konvalesen, serta kronik karier. Demam Tifoid juga dikenali dengan istilah Typhus Abdominalis, Typhoid fever atau disebut Entericfever. Demam tifoid merupakan penyakit sistemik  yang akut yang memiliki karakteristik demam, sakit kepala serta ketidakenakan abdomen yang berlangsung lebih kurang 3 minggu yang juga disertai dengan gejala-gejala perut pembesaran limpa serta erupsi kulit.

Demam typhoid dapat terjadi karena akibat dari suatu infeksi oleh adanya bakteri golongan Salmonella yang masuk ke dalam tubuh penderita dengan melalui saluran pencernaan. Adapun sumber utama atau host yang dapat terinfeksi yaitu manusia sebab manusia selalu mengeluarkan mikroorganisme sebagai penyebab penyakit salah satunya demam tifoid, baik pada saat ia sedang sakit maupun pada saat sedang dalam masa penyembuhan. Pada masa penyembuhan, tubuh penderita masih mengandung Salmonella spp di dalam kandung empedu atau di dalam ginjal.

Sebanyak 5% penderita demam tifoid kelak dapat menjadi karier yang sementara, sedang 2 % yang lain dapat menjadi karier yang menahun. Sebagian besar dari karier tersebut yang merupakan karier intestinal (intestinal type) sedangkan yang lain termasuk urinary type. Kekambuhan yang ringan pada karier demam tifoid, terutama pada karier jenis intestinal sukar diketahui, sebab gejala serta keluhannya tidak jelas.

 Penyebaran Kuman Demam Typoid
Demam tifoid merupakan suatu penyakit dengan penyebarannya yang melalui saluran cerna yakni melalui mulut, masuk ke esofagus, masuk ke lambung, masuk ke usus 12 jari, usus halus, usus besar, kemudian seterusnya). Salmonella typhi masuk ke tubuh manusia bersama bahan makanan ataupun minuman yang tercemar. Adapun Cara penyebarannya dengan melalui muntahan, melalui urin, serta kotoran dari penderita demam tifoid yang kemudian secara pasif akan terbawa oleh lalat ataupun kaki-kaki lalat. Lalat tersebut akan mengkontaminasi makanan, mengkontaminasi minuman, mengkontaminasi sayuran, maupun mengkontaminasi buah-buahan yang segar.

Pada saat kuman masuk ke dalam  saluran pencernaan manusia, sebagian kuman akan mati oleh asam lambung serta sebagian kuman masuk ke usus halus. Dari usus halus itulah kuman akan beraksi sehingga dapat masuk usus halus. Setelah berhasil masuk ke dalam usus halus, kuman akan masuk ke bagian kelenjar getah bening, kemudian masuk ke dalam pembuluh darah, dan kemudian masuk ke seluruh tubuh (terutama bagian organ hati, bagian empedu, dan lain-lainnya ).

Apabila kondisinya demikian, kotoran dan juga air seni penderita demam tifoid dapat mengandung kuman Salmonella typhi yang siap untuk menginfeksi manusia yang lain dengan melalui makanan maupun minuman yang sudah dicemari. Penderita yang mengidap kuman ini atau disebut dengan carrier tidak akan menunjukan adanya gejala sakit, dimana kuman Salmonella akan ada secara terus – menerus di dalam kotoran serta air seni hingga bertahun – tahun lamanya.

Salmonella thypi hanya akan diam di dalam tubuh manusia. Oleh sebab itu, penyakit demam tifoid sering dijumpai di tempat – tempat dimana penduduknya karena tidak mempunyai kebiasaan membasuh tangan serta penggunaan air yang tercemar. Ketika sekali kuman Salmonella thypi dikonsumsi ataupun diminum, ia dapat membagi dan juga akan merebak ke bagian dalam saluran darah kemudian badan akan menunjukkan adanya beberapa gejala misalnya timbul demam atau suhu tubuh naik.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates