Tuesday , 26 September 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Ketahui Seputar Mastitis Dalam Masa Nifas

Ketahui Seputar Mastitis Dalam Masa Nifas

Ketahui Seputar Mastitis Dalam Masa Nifas

Ketahui Seputar Mastitis Dalam Masa Nifas

Ketahui Seputar Mastitis Dalam Masa Nifas

Ketahui Seputar Mastitis Dalam Masa Nifas – Mastitis merupakan suatu infeksi peradangan pada mamae atau payudara, khususnya pada primipara yang diakibatkan oleh bakteri staphylococcus aureus, infeksi yang terjadi yakni melalui luka pada putting susu, akan tetapi mungkin juga terjadi melalui peredaran darah. Mastitis merupakan suatu reaksi sistematik misalnya demam, terjadi satu sampai tiga minggu setelah melahirkan sebagai adanya komplikasi sumbatan saluran air susu. Jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan abses payudara pecah kepermukaan kulit serta dapat menimbulkan borok yang besar.

Dengan kondisi mastitis biasanya yang akan selalu dikeluhkan yaitu payudara akan membesar, payudara akan keras, nyeri, kulit merah serta akan membisul (abses) dan juga yang pada akhirnya akan pecah dan menjadi borok disertai dengan keluarnya nanah yang akan bercampur dengan air susu, bisa disertai dengan suhu badan yang naik dan juga menggigil. Apabila sudah ditemukan tanda-tanda tersebut maka pemberian ASI pada bayi janganlah dihentikan, akan tetapi sesering mungkin diberikan.

1. Terdapat 3 macam Mastitis, diantaranya:
a. Mastitis Periduktal yakni ditemukan pada ibu yang menjelang menopouse
b. Mastitis Puerperalis yakni pada wanita hamil dan menyusui
c. Mastitis Supurativa yakni pada wanita yang terkena TBC, Sifilis dan infeksi staphylococcus
Pada mastitis infeksius, ASI dapat terasa asin sebagai akibat kadar natrium serta klorida yang tinggi dan akan merangsang penurunan aliran ASI. Ibu harus tetap menyusui dan sesering mungkin.

2. Penyebab Masitis
a. Bayi tidak mau menyusu dengan demikian ASI tidak diberikan secara adekuat yang dapat menyebabkan mastitis apabila tidak segera ditangani.

b. Lecet pada puting susu yang akan menyebabkan kuman staphylococcus aureus masuk serta menyebabkan infeksi mastitis

c. Personal higiene ibu yang kurang, terutama di area puting susu

d. Bendungan air susu yang tidak adekuat di tangani dengan demikian menyebabkan mastitis

3. Tanda dan Gejala
a. Payudara bengkak atau terlihat membesar
b. Teraba keras serta benjol-benjol
c. Nyeri pada payudara
d. Dapat Merasa lesu
e. Suhu badan akan meningkat, suhu lebih dari 38°C

4. Pencegahan Masitis
a. Perawatan puting susu atau perawatan payudara
b. Susukan bayi setiap saat tanpa jadwal
c. Pembersihan puting susu sebelum serta sesudah menyusui untuk menghilangkan kerak dan juga susu yang sudah kering

5. Tips untuk mengurangi efek dari mastitis
a. Cepat curiga akan timbulnya mastitis.

b. Segeralah tidur jika menduga adanya mastitis dan istirahatlah dengan cukup. Dengan Duduk lama selama beberapa jam tanpa melakukan aktifitas bisa membantu memperpendek durasi mastitis.

c. Konsumsi vitamin C serta echinacea untuk meningkatkan sistem imun dan dapat membantu melawan suatu infeksi. Apabila infeksi terjadi sampai berhari – hari maka konsultasikan kepada dokter.

d. Kompres dengan air hangat di daerah yang mengalami sumbatan duktus.

e. Bantuan pancuran air hangat atau shower hangat untuk mandi, dapat sangat membantu mempercepat menghilangkan sumbatan.

f. Tetap berikan ASI kepada bayi, jika gagal coba lagi, susuilah terutama payudara yang sakit sesering dan selama mungkin dengan demikian sumbatan tersebut lama-kelamaan dapat menghilang. Jika gagal gunakan pompa sedot.

g. Lakukan pemijatan secara terus menerus saat menyusui juga akan sangat membantu.

6. Pengobatan
a. Segera setelah mastitis ditemukan berikan ASI sesering mungkin tanpa terpaku dengan jadwal
b. Karena penyebab utama yaitu sthaphylo coccus aureus, dengan demikian dapat diberikan antibiotika jenis penicillin
c. Lakukan Kompres dingin
d. Berikanlah kloksalisin 500 mg setiap 6 jam selama 10 hari
e. Berikan paracetamol 500 mg 3 kali sehari
f. Sanggalah payudara
g. Lakukanlah perawatan payudara atau post natal breast care

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates