Thursday , 23 November 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Peluang Bisnis Budidaya Terung Putih

Peluang Bisnis Budidaya Terung Putih

Peluang Bisnis Budidaya Terung Putih

Peluang Bisnis Budidaya Terung Putih

Peluang Bisnis Budidaya Terung Putih

Peluang Bisnis Budidaya Terung Putih – Terong merupakan salah satu dari macam sayuran yang pasti sudah dikenal oleh masyarakat kita. Sebagian dari jenis terong yang sering kita tahu dan juga yang umum adalah terung yang berwarna ungu serta terung hijau. 2 jenis terung ini telah banyak dikonsumsi oleh masyarakat, baik di dalam keadaan sudah dimasak ataupun juga dalam keadaan mentah untuk dijadikan lalapan. Nah, bagaimana jika terung itu mempunyai warna putih? Sebagian besar dari kita tentu akan asing dengan jenis ini. Terung putih belum terlalu banyak dikenal oleh masyarakat, dikarenakan jenis dari sayuran ini baru diperkenalkan selama lima tahun terakhir.

Hingga sekarang budidaya untuk terung putih masih mulai berkembang pesat di kawasan Kalimantan. Warga di kawasan Kalimantan sudah tertarik untukm membudidayakan terung ini karena memiliki beberapa kelebihan jika dibanding terung lain. Di antaranya adalah tingkat produktivitas tanaman yang relatif tinggi dan tekstur buah yang begitu renyah serta empuk. Jika Ansa mencoba untuk membudidayakan terung putih di lahan yang memiliki luas setengah hektar maka lahan tersebut dapat menanam terung putih sebanyak 10.000 sampai dengan 12.000 batang.

Tanaman terung ini sudah dapat dipanen di dalam waktu 6 bulan. Setiap batang bisa menghasilkan 2 kilogram sampai dengan 2,5 kilogram terung putih. Katakanlah di atas lahan tersebut setengah hektar itu, Anda menanam 10.000 batang, maka jika sekali panen, Anda dapat meperoleh sekitar 20 ton terung putih. Harga pasaran dari terung itu dikalimantan adalah Rp 6.000 per kg. Saat pasokan terbilang sedang sulit, harganya dapat menembus angka Rp 10.000 per kg. Sedangkan harga untuk terung biasa hanya berkisar di angka Rp 4.000 per kg.

Dengan harga tersebut, Anda bisa meraup omzet sekitar Rp 120.000.000 pasa satu kali panen. Dan dengan keuntungan bersih mencapai 30 persen. Budidaya untuk terung putih ini tidak terlalu sulit. Asal Anda memerhatikan keadaan tanah, cuaca, dan juga pemupukan, tanaman ini dapat menghasilkan buah yang amat maksimal. Terung putih sudah dapat dipanen pada usia sekitar 65 hari. Harus bisa mendapatkan sinar matahari yang benar – benar cukup, karena itu hindari budidaya terung ini di musim hujan. Budidaya terung putih tidak jauh berbeda jika dibandingkan dengan budidaya untuk terung jenis lainnya. Terung putih bisa tumbuh di lahan dengan ketinggian sampai dengan 1.200 meter di atas permukaan laut.

Terung putih ini cocok untuk dibudidayakan di tanah lempung berpasir kemudian subur lalu kaya bahan organik, serta memiliki sistem pengairan yang terbilang bagus. Derajat untuk keasaman (pH) tanah perlu untuk diperhatikan. Umumnya pH yang dibutuhkan adalah antara 6 sampai 7. Untuk daerah Kalimantan, pH tanahnya adalah masih di bawah 4, jadi perlu untuk pengapuran di dalam persiapan lahannya. Sebaiknya, penanaman awal ini dilakukan saat akan masuk pada musim panas. Alasannya, pengendalian airnya juga akan relatif lebih mudah. Pengolahan tanah meliputi kegiatan pembersihan rumput liar di sekitar lokasi kebun, dan juga pembajakan sedalam 30 sentimeter untuk bisa membuat gundukan tanah atau juga bedengan sesuai dengan lahan yang ada. Lebar dari bedengan adalah sekitar 100 cm dengan jarak antar bedengan adalah 40 sampai 60 cm.

Penyebaran pupuk ini harus secukupnya di lahan tersebut. Pemupukan selanjutnya dapat dilakukan setiap 10 hari sampai tanaman tersebut mencapai usia 45 hari. Sebaiknya, petani mulai menggunakan fungisida gunanya adalah sebagai anti jamur. Bila perawatan dilakukan secara benar – benar telaten, pada usia sekitar 65 hari, terung putih sudah mulai bisa berbuah dan juga bisa dipanen. Dalam waktu 1 tahun sayuran ini dapat dua kali panen dengan rata-rata produksi setiap batang mencapai berat 2 kg sampai 2,5 kg.

Namun, setelah panen ini selesai dan kembali ingin mencoba untuk membudidayakan terung putih, sebaiknya Anda menggunakan lahan lain. Ini untuk dapat menghindari serangan dari hama yang mungkin sudah lebih mampu untuk beradaptasi. Terong putih dapat tumbuh subur dengan suhu udara antara 22 derajat Celsius sampai 30 derajat celsius. Selain itu, tanaman ini juga harus bisa mendapatkan sinar matahari yang benar – benar cukup. Oleh karena hal tersebut budidaya terung putih sulit untuk bisa dilakukan pada saat musim hujan.

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates