Sunday , 24 September 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Ketahui Seputar Penggolongan pada Obat

Ketahui Seputar Penggolongan pada Obat

Ketahui Seputar Penggolongan pada Obat

Ketahui Seputar Penggolongan pada Obat

Ketahui Seputar Penggolongan pada Obat

Ketahui Seputar Penggolongan pada Obat – Obat merupakan suatu bahan ataupun panduan dari bahan-bahan yang dapat di gunakan untuk mempengaruhi maupun untuk menyelidiki suatu sistem kondisi fisiologi atau kondisi patologi untuk menetapkan diagnosis, untuk penyembuhan, untuk pencegahan, untuk peningkatan kesehatan, untuk pemulihan, dan juga kontrasepsi.Golongan pada obat merupakan pengelompokkan obat agar dapat meningkatkan ketetapan serta keamanan dalam penggunaannya dan juga untuk pengamanan dalam distribusi, dengan pengelempokkannya yang meliputi dari golongan obat bebas terbatas, golongan obat bebas, golongan obat keras, golongan narkotika dan juga golongan psikotropika.
Berikut merupakan uraian penggolongan jenis obat yang dilihat berdasarkan undang undang serta peraturan menteri kesehatan sebagai berikut:1. Obat Bebas
Obat bebas yang sering disebut OTC atau Over The Counter merupakan obat yang dapat dijual bebas di pasaran serta bisa dibeli tanpa menggunakan resep dari dokter. Tanda khusus yang tercantum dalam kemasan obat dan juga etiket obat bebas yaitu terdapat lingkaran hijau dimana garis tepi yang berwarna hitam.  Contoh obat bebas yaitu: Parasetamol, vitamin dan lainnya.

2. Obat Bebas Terbatas
Obat bebas terbatas atau disingkat OBT merupakan golongan obat yang sebenarnya termasuk ke dalam obat keras akan tetapi masih bisa dijual ataupun dibeli bebas tanpa menggunakan resep dari dokter, dan juga disertai dengan adanya tanda peringatan dalam keasan. Tanda khusus yang tercantum pada kemasan obat dan juga etiket obat bebas terbatas yaitu terdapat lingkaran biru dimana garis tepi yang berwarna hitam. Selain itu terdapat tanda peringatan di dalam kemasannya yang terdiri dari:
a. P1. Awas! Obat Keras (Bacalah Aturan Memakainya)
b. P2. Awas! Obat Keras (Hanya untuk kumur, jangan ditelan)
c. P3. Awas! Obat Keras (Hanya untuk bagian luar dan badan)
d. P4. Awas! Obat Keras (Hanya Untuk Dibakar)
e. P5. Awas! Obat Keras (Tidak Boleh Ditelan)
f. P6. Awas! Obat Keras (Obat Wasir, jangan ditelan)
Contoh obat golongan obat bebas terbatas yaitu: CTM, Antimo, noza dan lainya.

3. Obat Keras
Obat keras merupakan jenis obat yang hanya bisa dibeli di apotek dengan menggunakan resep dari dokter. Tanda khusus yang tercantum pada kemasan obat dan juga etiket yaitu huruf K dengan lingkaran merah serta garis tepi yang berwarna hitam. Contoh obat golongan obat keras ini yaitu: Asam Mefenamat, semua golongan obat antibiotik, jenis obat-obatan dengan komposisi mengandung hormon seperti obat diabetes, obat penenang dan yang lainnya. Golongan obat keras ini bisa diperoleh di apotek, yang harus menggunakan resep dokter.

4. Obat Psikotropika dan Narkotika
a. Golongan Psikotropika
Obat psikotropika merupakan obat yang termasuk ke dalam obat keras baik secara alamiah ataupun secara sintetis yang melainkan bukan obat narkotik, serta berguna sebagai psikoaktif yang dapat memberikan pengaruh yang selektif pada SSP atau susunan saraf pusat yang akan mengakibatkan terjadinya suatu perubahan secara khas untuk aktivitas mental dan juga pada perilaku. Contoh obat golongan psikotropik: obat ekstasi, obat Phenobarbital, obat Diazepam, sabu-sabu dan yang lainnya. Obat golongan psikotropika ini bisa diperoleh di apotek, harus menggunakan resep dari dokter.

b. Golongan Narkotika
Obat narkotika merupakan obat yang berasal dari suatu tanaman ataupun berasal dari bukan tanaman baik secara sintetis ataupun secara semi sintetis yang bisa mengakibatkan menurunnya atau mengalami perubahan pada kesadaran, menyebabkan hilangnya rasa, dapat mengurangi hingga menghilangkan rasa nyeri dan juga dapat menimbulkan ketergantungan karena bersifat adiktif.  Contoh golongan narkotik yaitu : Morfin, Petidin dan lainya.

Narkotika dapat digolongkan menjadi tiga golongan diantaranya:
a. Narkotika golongan I
Misalnya : pada Tanaman  Papaver Somniferum L kecuali pada bijinya, pada Opium mentah, pada Opium masak, pada candu, pada Tanaman koka, dan lainya.

b. Narkotika golongan II
Misalnya : Alfameprodina, Alfasetil metadol, Alfaprodina, Alfametadol,  dan lainnya.

c. Narkotika golongan III
Misalnya : Dekstropropoksifena, Asetildihidrokodeina, Etilmorfina, Dihidrokodeina, dan lainya.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates