Thursday , 14 December 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Ketahui Seputar Tanda Persalinan

Ketahui Seputar Tanda Persalinan

Ketahui Seputar Tanda Persalinan

Ketahui Seputar Tanda Persalinan

Ketahui Seputar Tanda Persalinan – Lamanya kehamilan untuk setiap wanita akan berbeda – beda, namun biasanya proses kelahiran dapat berlangsung pada saat usia kehamilan yang memasuki minggu ke- 39 sampai minggu ke- 41. Dalam menghadapi suatu proses kelahiran pada akhir kehamilan, maka tubuh seorang wanita dapat memproduksi suatu hormon progesteron yang berfungsi untuk melunakkan jaringan di daerah serviks dan juga pelvis.Proses kelahiran dapat dimulai pada saat terjadi kontraksi di rahim serta mengalami peregangan jaringan di daerah serviks. Akan tetapi, agar dapat memprediksi kapan seorang wanita yang sedang hamil dapat mengalami kontraksi, berikut merupakan tanda akan terjadi proses persalinan diantaranya:

1. Rasa sakit yang dialami di daerah panggul dan juga tulang belakang
Wanita hamil yang akan melahirkan mengalami timbulnya rasa sakit yang jika semakin lama maka semakin akan terasa sakit yang di alami di daerah panggul. Hal tersebut terjadi sebab terdapat tekanan yang tepatnya di bawah tulang bagian rusuk sebagai akibat terjadinya pergeseran serta adanya pergerakan terhadap perkembangan pada janin.

2. Rasa nyeri yang dialami di daerah selangkangan
Seorang wanita hamil yang akan melahirkan akan mengalami rasa nyeri di area selangkangan sebagai akibat terdapat tekanan yang diakibatkan karena posisi bagian kepala pada janin sudah turun dengan posisi ke daerah rangka pada tulang pelvis.

3. Rasa sakit yang dialami pada daerah perut
Menurut seorang ahli menjelaskan bahwa untuk tahap pertama pada persalinan, badan seorang wanita hamil mulai aka melepaskan suatu zat prostaglandin, yakni sekelompok zat yang dapat menyerupai suatu hormon yang mengakibatkan rahim akan berkontraksi dan dapat membantu dalam melunakkan serta melebarkan daerah leher rahim.

Akan tetapi prostaglandin juga bisa memberikan suatu rangsangan di perut. Hal tersebut bisa mengakibatkan timbul rasa sakit di daerah perut, misalnya perut akan terasa mulas, serta akan sering buang angin. Hal tersebut berakibat wanita yang akan melahirkan akan sering buang air besar ataupun bahkan akan mengalami gangguan kehamilan misalnya diare. Pada waktu yang bersamaan, janin juga dapat menekan ke area kandung kemih yang akan mengakibatkan ibu hamil sering buang air kecil.

4. Lendir akan keluar yang bercampur bersama darah
Langkah untuk menjaga agar selama kehamilan bisa secara alami dapat melindungi sang bayi terhadap adanya infeksi, yakni dimana masa kehamilan keadaan sang bayi di dalam rongga rahim ibu akan tersumbat karena terdapat suatu gumpalan yang berupa lendir yang lengket di leher rahim, ataupun dapat disebut denga mucus. Ketika proses kelahiran di mulai, dimana beberapa kondisi dapat terjadi, misalnya terjadi pembukaan serviks, terpisah nya membran yang mengelilingi sang bayi, terdapat gumpalan mucus, serta terdapat cairan amniotic atau ketuban di dinding rahim, dan juga keluarnya darah serta mucus sebagai cairan yang lengket yang berwarna merah muda.

5. Terjadinya kontraksi
Menurut seorang professor, meskipun terdapat kontraksi yang sering disebut sebagai pertanda akan melahirkan. Akan tetapi banyak wanita hamil yang tertipu oleh adanya kontraksi tersebut. Untuk istilah kontraksi palsu tersebut disebut dengan kontraksi Braxton Hicks.

6. Mengalami perubahan di leher Rahim
Untuk beberapa saat sebelum terjadinya proses persalinan, maka leher rahim bisa melunak.7. Mengalami Pecahnya air ketuban
Beberapa kondisi yang terjadi pada ibu hamil, terjadinya pecah air ketuban ketika akan mengalami persalinan karena adanya desakan suatu kontraksi dan akan terjadi adanya tekanan akibat adanya kepala sang bayi di mulut serviks. Ketika air ketuban akan mulai pecah, hal ini dapat berupa semburan air ataupun hanya akan berupa rembesan yang akan keluar dari vagina. Dimana terjaidnya pecah air ketuban seorang wanita tidak akan merasakannya, hal tersebut diakibatkan karena tidak terdapat saraf di dalam membran yang berperan dalam menampung air amniotik steril.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates