Wednesday , 28 June 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Peluang Bisnis Gula Semut

Peluang Bisnis Gula Semut

Peluang Bisnis Gula Semut

Peluang Bisnis Gula Semut

Peluang Bisnis Gula Semut

Peluang Bisnis Gula Semut – Bagi kalangan masyarakat di daerah Jawa, gula kelapa atau gula merah ini mungkin sudah terdengar tidak asing lagi di telinga mereka. Sebab, hampir setiap harinya banyak dari makanan dan juga minuman yang diproduksi dengan bahan baku gula kelapa ini. Selain diproduksi menjadi sebuah gula cetak, saat ini gula kelapa ini juga mulai dikembangkan ke dalam bentuk serbuk atau juga kristal. Biasanya gula kelapa dengan pengembangan menjadi serbuk ini dikenal oleh masyarakat dengan nama gula semut atau juga gula kristal. Melihat permintaan pasarnya yang begitu masih sangat tinggi untuk gula semut ini. tidak ada salahnya jika Anda mencoba untuk memanfaatkan keadaan tersebut demi bisa mendatangkan suatu keuntungan yang besar.

Target pasar
Tidak hanya pada pasar lokal saja yang bisa Anda sasar, namun beberapa diantaranya juga bisa mulai merambah pasar ekspor yaitu ke mancanegara.

Info bisnis gula semut
Di pasar bebas, gula semut ini disebut juga dengan brown sugar lalu palm sugar kemudian palm zuiker, atau juga powdered coconut sugar. Saat ini permintaan terhadap gula semut selalu terus mengalami suatu peningkatan dari waktu ke waktu. Dinamakan dengan gula semut karena bentuk dari gula ini sangat amat mirip dengan rumah semut. Umumnya bahan dasar yang digunakan untuk bisa memulai membuat gula semut ialah nira yang berasal dari pohon kelapa kemudian siwalan ataupun pohon aren. Gula semut yang memliki kualitas bagus biasanya berwarna akan kuning cerah, mempunyai aroma dengan khas kelapa yang kuat dan juga ukuran kristalnya juga seragam lalu bersifat kering.

Berikut ini adalah prosedur standar yang harus dilakukan pada saat proses pembuatan gula semut:

1. Penyaringan nira dengan melalui bantuan saringan 150 mesh
2. Pastikan untuk standarisasi pH nira sekitar pH 6.5
3. Pemanasan nira di dalam wajan stainless sampai dengan benar-benar mengental sambil terus untuk diaduk
4. Pengadukan dengan kondisi intensitas yang lebih cepat harus dilakukan setelah suhu sudah mencapai 120 derajat celcius Biasanya keadaan ini ditandai dengan munculnya buih atau juga gelembung yang lebih banyak dan juga kecil-kecil.
5. Setelah suhu ini mencapai 125 0C perlu untuk dilakukan tindakan pengecilan api pada kompor.
6. Proses dari pemanasan mulai dihentikan dan juga wajan penggorengan dapat diangkat dari atas kompor.
7. Pengadukan secara cepat tetap harus dilanjutkan sampai terbentuk kristal gula semut.
8. Pengayakan kristal ini menggunakan ukuran 10 mesh serta 18 mesh
9. Terakhir keringkan pada suhu 60 derajat Celsius sekitar 2 jam sampai kadar air kurang dari 3 persen.
10. Kemas dengan menggunakan packaging produk yang begitu amat menarik dan akhirnya gula semut pun sudah siap untuk dipasarkan.

Keuntungan bisnis
Umur simpan dari gula semut ini dapat lebih lama. Tidak hanya itu, gula semut juga ternyata rendah kalori oleh karenanya banyak konsumen yang mencoba untuk memanfaatkan gula semut untuk bisa menjaga kesehatan mereka terutama untuk bisa memenuhi kebutuhan makanan bagi para penderita diabetes.

Kendala bisnis gula semut
Sampai saat ini banyak para pelaku bisnis gula semut ini masih menggunakan cara tradisional di dalam proses produksinya. Proses dari produksinya pun memang memakan waktu yang cukup lama karena harus dimasak terlebih dahulu dan juga harus dikeringkan secara manual. Konsistensi di dalam menjaga kualitas produkpun menjadi kendala di dalam bisnis ini. Kenbnayak pebisnis belum mempunyai quality control yang cukup bagus sehingga kualitas dari produk yang dihasilkan belum dapat konsisten.

Kunci Sukses
Kunci sukses dari bisnis ini adalah meningkatan kualitas produk dengan cara meningkatkan quality control baik dari segi warna dan juga rasa gula, lalu menambahkan produk dengan kemasan yang begitu menarik, dan yang terpenting adalah melengkapi produk Anda dengan izin resmi dari dinas terkait.

Analisa Ekonomi

Asumsi
Repackaging gula semut dari para petani gula
Harga jual dari gula semut adalah Rp 20.000,00/ 250 gram

1. Modal awal
Modal untuk hand sealer = Rp 350.000,00
Modal untuk box container plastic = Rp 200.000,00
Modal untuk kemasan Stand-Up Pouch (1.000 pcs) = Rp 500.000,00
Modal untuk stok awal gula semut curah (50 kg) = Rp 2.000.000,00
Total dari modal awal = Rp 3.050.000,00

2. Biaya penyusutan
Penyusutan alat ini adalah selama 3 tahun
Penyusutan untuk hand sealer = Rp 350.000,00 x 1/36 = Rp 9.722,00
Penyusutan untuk box container plastic = Rp 200.000,00 x 1/36 = Rp 5.555,00+
Total dari biaya penyusutan = Rp 15.277,00/ bulan

3. Biaya operasional setiap bulan
Biaya kulakan gula semut selama 1 bulan = Rp 40.000,00 x 200 kg = Rp 8.000.000,00
Biaya untuk kemasan dan label produk (1.000 pcs) = Rp 500.000,00
Biaya untuk listrik dan transportasi = Rp 500.000,00
Biaya untuk penyusutan alat = Rp 15.277,00+
Total dari pengeluaran setiap bulan = Rp 9.015.277,00

4. Pendapatan setiap Bulan
Untuk penjualan gula semut = Rp 20.000,00 x 700 pack = Rp 14.000.000,00

5. keuntungan Bersih setiap Bulan
= Rp 14.000.000,00 – Rp 9.015.277,00 = Rp 4.984.723,00

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates