Thursday , 24 August 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Cara Mengetahui Kista Ovarium Sejak Dini

Cara Mengetahui Kista Ovarium Sejak Dini

Cara Mengetahui Kista Ovarium Sejak Dini

Cara Mengetahui Kista Ovarium Sejak Dini

Cara Mengetahui Kista Ovarium Sejak Dini

Cara Mengetahui Kista Ovarium Sejak Dini – Banyak orang sering mendengar tentang penyakit kista, akan tetapi ternyata banyak juga wanita yang belum mengetahui apa dengan pasti tentang penyakit kista dan bagaimana ciri-ciri atau tanda gejala penyakit kista ini. Penyakit kista ialah akumulas iki cairan atau masa setengah padat yang berada di dalam suatu kantung. Penyakit kista tidak hanya terjadi pada organ reproduksi, melainkan penyakit kista dapat juga menyerang pada organ tubuh lainnya seperti kista pada ginjal atau kista pada hati.

Pada umumnya penyakit kista menyerang wanita dan menyerang  pada wanita yang sudah  mendapatkan menstruasi. Penyakit kista ovarium merupakan salah satu jenis penyakit kista dimana terdapat kantung yang berisi cairan atau massa setengah padat yang berkembang di dalam ataupun pada permukaan ovarium.

Secara anatomi, wanita mempunyai 2 buah ovarium yang terletak pada sisi kanan dan sisi kiri rahim. Bentuk serta ukuran ovarium kira-kira sebesar kacang almond. Setiap bulan wanita akan menghasilkan sel telur yang berkembang dan dilepaskan dalam siklus bulanan atau biasa disebut menstruasi. Pada umumnya kista yang berkembang dalam ovarium berjenis Cystadenomas.

Pada jenis kista Cystadenomas berkembang dari jaringan ovarium dan berisi cairan encer atau berbahan lendir. Untuk jenis kista ini dapat berkembang pesat di dalam ovarium. Oleh karena itu, tidak menjadi hal yang aneh lagi jika kebanyakan penyakit kista ovarium berkembang diakibatkan oleh adanya gangguan dari fungsi normal dan siklus bulanan menstruasi.  Pemeriksaan untuk mengetahui ada tidaknya penyakit kista hanya dapat dilihat dengan menggunakan pemeriksaan USG (ultrasonography), sinar x-ray, atau dengan menggunakan pemeriksaan CT scan.

Berikut merupakan beberapa penyebab dari penyakit kista:

1.    Infeksi
2.    Tumor
3.    Peradangan kronis
4.    Faktor genetik
5.    Cacat sejak  janin

Sayangnya, pada penyakit kista sering kali gejalanya tidak disadari oleh penderitanya. Hal ini dapat disebabkan oleh ketidaktahuan penderita mengenai ciri-ciri penyakit kista sehingga keberadaan kista baru diketahui setelah ukurannya sudah semakin besar.

Berikut ini beberapa ciri-ciri penyakit kista yang harus diketahui antara lain:

1.    Nyeri pada panggul di mana rasa nyeri tersebut dapat menyebar ke punggung bawah bahkan sampai ke paha.
2.    Nyeri pada panggul sesaat sebelum menstruasi datang atau saat menstruasi akan berakhir.
3.    Nyeri panggul pada saat berhubungan badan.
4.    Nyeri pada saat buang air besar atau seperti adanya tekanan pada perut.
5.    Mual, muntah, dan juga nyeri pada payudara seperti yang dialami pada saat kehamilan.
6.    Perut merasa penuh atau terasa seperti begah.
7.    Perut terasa tertekan dikarenakan adanya pembesaran kista. Selanjutnya, rasa tertekan ini akan merambah dan mendesak ke kandung kemih, sedangkan ke belakang kista akan menekan rektum. Hal ini akan menyebabkan gangguan pada saat buang air kecil dan buang air besar.
8.    Nyeri perut hebat bagian bawah.
9.    Menstruasi yang sangat banyak dan terkadang menstruasi menjadi tidak teratur, serta pendarahan pada vagina yang sangat hebat. Hal ini dikarenakan oleh luas permukaan endometrium yang lebih menebal dan menyebabkan kontraksi rahim terganggu, sehingga terjadi pendarahan hebat.
10.    Perubahan pola menstruasi.
11.    Benjolan pada kista bila dalam keadaan lanjut bisa teraba di daerah perut.

Pada beberapa kasus kista, penyakit kista ovarium sering ditemukan pada saat kehamilan. Biasanya, hal ini diketahui adanya kista saat pemeriksaan rutin yang menggunakan USG. Biasanya kista ovarium yang terdapat pada saat kehamilan masih dalam kondisi yang jinak dan tidak memerlukan tindakan bedah.

Indikasi untuk tindakan bedah mungkin harus dilakukan jika kista mulai ganas dan dapat mengakibatkan komplikasi akut pada kehamilan. Dokter pun akan terus memantau kehamilan jika didapati adanya kista pada saat masa kehamilan tersebut.

Walaupun tidak ada cara khusus dalam hal mencegah terjadinya penyakit kista ini, tetapi anda dapat melakukan pemeriksaan seperti pemeriksaan panggul secara berkala atau melakukan pemeriksaan rutin untuk mencegah terjadinya pertumbuhan kista pada ovarium dan untuk deteksi dini kista. Selain itu, anda pun harus memperhatikan siklus bulanan atau siklus menstruasi yang anda alami untuk mengetahui kemungkinan ada atau tidaknya kista.

About novi iin safitriani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates