Saturday , 29 April 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Mengenal Berbagai Penyebab Biduran

Mengenal Berbagai Penyebab Biduran

Mengenal Berbagai Penyebab Biduran

Mengenal Berbagai Penyebab Biduran

Mengenal Berbagai Penyebab Biduran

Mengenal Berbagai Penyebab Biduran – Biduran gali gato atau urtikaria adalah salah satu jenis reaksi alergi yang paling umum menyerang tiap orang. Biduran berwujud kulit yang mengembang pada beberapa sisi lalu menyebabkan rasa gatal yang sangat parah. Bulatan-bulatan merah yang timbul menyebabkan rasa panas, gatal dan sangat tidak nyaman. Biasanya biduran mereda dalam waktu beberapa jam. Biduran dapat muncul di wajah, tangan, kaki dan bagian tubuh lainnya. Reaksi alergi menjadi pemicu biduran, namun sebenarnya ada beberapa penyebab lain yang hanya merupakah masalah sepele. Berikut ini merupakan beberapa penyebab biduran.

Perubahan Cuaca
Biduran juga dapat terjadi karena pengaruh dari perubahan cuaca yang drastis. Beberapa penderita biduran dapat kambuh jika masuk ke daerah dengan cuaca yang terlalu panas atau sangat dingin. Tubuh akan bereaksi kuat sehingga menjadi biduran. Jika lebih dari empat jam tidak mereda sebaiknya segera mengunjungi dokter untuk diobati.

Olahraga Secara Berlebihan
Kebanyakan orang juga daapt terserang biduran akibat berolahraga secara berlebihan. Kemungkinan saat tubuh merasa terlalu panas serta lelah, biduran dapat muncul. Kadang-kadang biduran muncul saat tubuh sedang merasa kurang fit saat olahraga. Akan tetapi umumnya sekali terserang biduran karena pemicu ini, kemungkinan besar biduran dapat terjadi lebih sering lagi.

Obat-Obatan
Biduran juga dapat terjadi karena pengaruh obat-obatan. Berbagai macam obat yang dapat menimbulkan gejala biduran biasanya seperti obat penekan rasa sakit, aspirin, ibuprofen, obat penghilang rasa sakit, obat anti inflamasi serta pengatur tekanan darah. Kondisi ini umumnya terjadi pada pasien pasca operasi. Tes alergen dapat dilaksanakan guna mengetahui reaksi alergi terhadap obat.

Bahan Pewarna Makanan dan Bahan Pengawet
Orang dapat terkena biduran setelah mengonsumsi makanan dengan bahan pewarna makanan. Pewarna makanan mengandung zat tertentu yang dapat menyebabkan reaksi alergi. Kondisi ini umumnya terjadi pada anak-anak yang tidak bisa mengonsumsi makanan dengan bahan aditif. Snack dan berbagai macam keripik sering menyebabkan reaksi ini.

Bahan pengawet yang kerap kali menjadi bahan aditif untuk makanan seperti minuman, olahan daging dan snack juga dapat menimbulkan alergi. Reaksi alergi umum terjadi pada orang yang sangat sensitif dengan bahan-bahan tersebut.
Infeksi dalam Tubuh
Orang yang terjangkit infeksi karena penyakit tertentu dapat terserang biduran. Kondisi ini umumnya terdapat pada orang yang dirawat akibat penyakit infeksi yakni demam, rasa sakit berlebihan serta akibat obat tertentu. Infeksi tersebut dapat menyebabkan sistem imun tubuh melemah kemudian tidak sanggup menerima obat yang masuk ke dalam tubuh.

Alergi Makanan Tertentu
Biduran dapat terjadi akibat tubuh tidak mampu menerima jenis makanan tertentu. Makanan pemicu biduran yang umumnya diketahui seperti keju, ikan laut, kerang, dan telur. Keadaan ini umumnya sudah terjadi sejak usia dini serta dapat di deteksi dengan tes alergi. Makanan ini dapat menyebabkan reaksi alergi yang berlebihan karena kandungan tertentu yang tidak dapat dilawan oleh sel darah putih dalam tubuh.

Debu dan Bulu
Debu dan bulu binatang tertentu dapat memicu reaksi alergi yang menyebabkan biduran. Debu, serbuk sari dari bunga dan bulu anjing, kucing atau tikus merupakan alergen yang paling sering memicu biduran.

Influenza
Karena sistem imun lemah saat terserang influenza, biduran juga dapat terjadi. Reaksi ini terjadi saat tubuh tidak bisa meningkatkan sistem antivirus untuk melawan penyakit flu. Biduran yang seperti ini umumnya terjadi pada anak-anak tetapi biasanya akan sembuh dengan sendirinya setelah dewasa. Saat telah dewasa tubuh sudah kuat sehingga dapat melawan infeksi dengan baik.

Gigitan Serangga
Biduran dapat terjadi karena gigitan serangga seperti nyamuk atau serangga lainnya. Mulanya gigitan serangga hanya menimbulkan rasa gatal ringan di bagian yang terkena gigitan saja. Akan tetapi reaksi gatal tersebut dapat menyebar ke bagian di sekitarnya lalu menjadi daerah yang lebih luas.

Stress
Beberapa orang dapat terkena biduran karena stress. Stress menimbulkan reaksi alergi yang tidak terkendali. Pengaruh dari perubahan hormon dalam otak dapat menyebar ke seluruh bagian tubuh, termasuk saat tubuh tidak dapat melawan infeksi. Apalagi bila ditambah dengan reaksi alergi terhadap makanan seperti ikan dan telur.

Penyakit Autoimun
Penyakit autoimun dapat menyebabkan reaksi biduran dalam waktu lama. Kondisi ini sering dialami penderita penyakit lupus maupun pengidap HIV. Saat tubuh memiliki sistem imun yang disebut antibodi, maka senyawa ini dapat menyerang tubuh itu sendiri.

Penyakit Rheumatoid Arthritis
Penderita penyakit rheumatoid arthritis sering mengalami biduran. Kondisi ini terjadi pada orang tua yang menderita penyakit peradangan yang menyerang sendi-sendi pada tubuh. Tubuh akan menghasilkan sistem kekebalan tubuh namun malah menyerang bagian sendi itu sendiri. Biduran dapat muncul di bagian sendi kaki dan tangan lalu menyebar menuju bagian-bagian tubuh yang lain.

About seli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates